Rabu, Oktober 14, 2026

Pelaku Penganiayaan dan Pembakaran Rumah di Taput Diduga Bunuh Diri

TAPANULI UTARA, SINAR-BERITA – Seorang warga Dusun Desa Selamat, Kecamatan Purbatua, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), THS (42), diduga melakukan menganiayaan terhadap tiga tetangganyai. Selain menganiaya para korban, pelaku juga diduga turut membakar rumah salah seorang korbannya dini hari, Jumat(25/2/2022)

Kasi Humas Polres Taput, Aiptu W. Baringbing dalam keterangannya mengatakan para korban yang dianiaya pelaku  yakni, Kompader Hutagalung (51), Epe Tambunan (69), dan Hotmiang Panggabean (43)

“Mereka dianiaya pelaku pada malam dini hari,” ujarnya kepada wartawan

Baringbing menjelaskan, berdasarkan hasil interogasi, pada dini hari pelaku pertama kali mendatangi rumah korban Epi Tambunan. Di sana pelaku awalnya menggedor-gedor pintu rumah korban.

“Setelah korban membuka pintu pelaku langsung membacoknya dengan parang,”ucapnya. Setelah melukai korban pertama, selanjutnya pelaku mendatangi rumah Tardas Dante Sitompul (61) yang ada di sebelahnya. “Setelah pintu dibuka, pelaku membacok isteri Tardas Dante Sitompul, Hitmiang Panggabean. Korban mengalami luka di bagian kepala,”katanya.

Tidak puas sampai di situ, menurut Baringbing, pelaku kembali mendatangi dan mendobrak rumah tetangga lainnya milik Kompader Hutagalung. Di sana saat pintu sempat terbuka, Kompader Hutagalung dan Istri Kristina Sitompul berusaha menahan pintu agar pelaku tidak bisa masuk ke dalam rumah. Saat itu terjadi pergumulan antara pelaku dengan kedua korban. Pada saat terjadi dorong-dorangan, pelaku pun langsung membacok tangan Kompader Sitompul.

“Selanjutnya diduga karena tidak bisa masuk menerobos rumah korban, secara membabibuta, pelaku diduga mengambil bensin yang sudah di persiapkan sebelumnya dan menyiramkannya sehingga rumah korban pun hangus terbakar,”ungkapnya.

Kemudian setelah melihat rumahnya sudah terbakar, Kompader Hutagalung dan Istrinya Kristina Sitompul lari dari pintu belakang sembari berteriak minta tolong. Warga pun langsung berdatangan berusaha memadamkan api agar tidak merembes kerumah yang lain dan sebagian lagi membawa para korban ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat.

Setelah melakukan aksi brutalnya pelaku diduga langsung melarikan diri ke rumahnya. Belakangan diduga pelaku langsung meminum racun insektisida sibabas 500 EC dan meninggal dunia seketika.

Baringbing mengatakan, berdasarkan hasil interogasi, diduga kuat sebelum melakukan aksinya pelaku sudah mempersiapkan rencana penganiayaan dan pembakaran rumah tetangganya itu. Dia juga menegaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara adapun motif pelaku dalam melakukan aksi brutalnya diduga karena merasa sakit hati kepada para tetangganya.

“Motif sementara pelaku diduga karena merasa dikucilkan tetangga sehingga dia (pelaku) sakit hati dan dendam,” tandas Barimbung.

Baringbing membantah adanya informasi beredar bahwa pelaku diduga stres sehingga nekat melakukan aksi brutalnya. Menurutnya, dalam kesehariannya pelaku dalam keadaan sehat.

“Kalau ada informasi pelaku dinyatakan stres itu tidak benar, pelaku dalam keadaan sehat hanya saja dia merasa sakit hati kepada tetangganya sendiri,”imbuhnya.

Penulis: Heldin Sirait
Editor: RA

Related Articles

COSMAX Indonesia Raih Sertifikasi AEO dari Dirjen Bea dan Cukai

Jakarta, sinar-berita.com| COSMAX Indonesia memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pencapaian ini menempatkan...

COSMAX Indonesia Hadirkan Enam Poster di IFSCC 2026

Perth, sinar-berita.com| Memperkuat kehadirannya di panggung riset kosmetik global dalam Kongres Ke-36 International Federation of Societies of Cometic Chemists (IFSCC) 2026 yang diselenggarakan di...

PT COSMAX Indonesia Raih Most Immersive Award dan Sustainability Award

Kabupaten Tangerang, sinar-berita.com| Menghadirkan beragam inovasi produk dan konsep kecantikan serta merepresentasikan trend industri kecantikan tahun 2027, COSMAX Indonesia kembali ambil bagian dalam gelaran...

FPMI Datangi Mabes Polri, Desak Kapolri ‘Berantas’ Oknum Yang Coba Bekingi Mafia Gas

Jakarta, sinar-berita.com|Forum Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FPMI), dipimpin Ketua Umumnya Shella Maulana, hari ini mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan sikap tegas terhadap maraknya mafia...

Aroma Limbah PT JPN Diduga Penyebab Siswa SMPN 4 Jombang Mual

Jombang, sinar-berita.com| Aktivitas belajar mengajar di SMPN 4 Jombang. Jawa Timur tergangggu akibat munculnya bau menyengat yang diduga berasal dari limbah cair pengolahan ayam...

Langgar Rambu Lalin, Sopir Truk Diduga Gunakan SIM Palsu

Jombang, sinar-berita.com|Saat melakukan patroli hunting, di jalan Cempaka desa Mojongapit Jombang Jawa Timur, petugas Unit Turjawali Polres Jombang Jawa timur temukan pengemudi truk yang...

PT SGS Jombang Terus Mangkir dalam Sidang Kasus PHK Buruh

Jombang, sinar-berita.com| Perusahaan kayu lapis PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Kabupaten Jombang  Jawa Timur, kembali tidak hadir  dalam persidangan perkara perselisihan hubungan Industrial  yang...

Puntung Rokok, Diduga Pemicu Kebakaran Rumah di Tembelang Jombang

Jombang, sinar-berita.com| Bangunan rumah milik Supiah warga dusun Kontol kecamatan Tembelang kabupaten Jombang Jawa timur terbakar, Senin (21/9/2026). Kebakaran diduga dipicu puntung rokok mengenai...

Gelar RUPSLB, Ratu Kantongi Restu Pemegang Saham, Perkuat Penambahan Modal

Jakarta, sinar-berita.com|PT. Raharja Energi Cepu Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Acara Rapat yang diselenggarakan memperoleh persetujuan...
- Advertisement -

Latest Articles