BENGKALIS, SINAR-BERITA.com – Desa Serai Wangi Kecamatan Talang Muandau kabupaten Bengkalis Riau, belakangan ini merebak diketahui aktifitas peredaran narkoba jenis shabu shabu.
Beberapa warga desa Serai Wangi diketahui, menjalankan barang terlarang tersebut, yang meresahkan masyarakat karena dapat merusak keselamatan manusia, terutama Generasi Muda setempat.
Seperti yang dikeluhkan salahsatu warga Suwarni (29) yang sangat merasa khawatir atas peredaran barang terlarang tersebut.
Dengan adanya informasi yang merebak khususnya di desa Serai Wangi, terkait maraknya kegiatan transaksi dan peredaran narkoba, warga berharap ada tindakan langsung secepatnya dari pihak kepolisian maupun Badan Narkotika Nasional (BNN).
“Aparat terkait harus segera melakukan kebijakan dengan menindak tegas para pengedar, dan melakukan pencegahan. Peredaran dan transaksi narkoba khususnya di desa Serai Wangi mesti diberantas sampai ke akar akarnya” ujar seorang warga yang merasa geram pada peredaran narkoba yang kian gencar itu.
Sebagian besar warga setempat mengkhawatirkan anak-anak mereka khususnya para pelajar, terbersit rasa penasaran ingin mencoba barang terlarang tersebut. Dimana kerap diketahui awal terjerumusnya seseorang menjadi pecandu narkoba, berawal dari rasa penasaran ingin mencoba dan mencoba lagi, yang akhirnya menjadi ketagihan dan jadi pecandu.
Seperti diketahui, kecanduan atau sering diistilahkan dengan kata ‘sakau’ pada pemakai narkoba, dapat mengganggu kesehatan fisik dan mental yang berperngaruh pada otak dan merenggut keselamatan nyawa manusia.
Seperti yang dialami salah satu warga Serai Wangi Julpan (25), yang adalah suami dari Suwarni menuturkan, Julpan mengalami kejang-kejang dan muntah setelah mengkonsumsi narkoba jenis sabu, dan hingga saat ini belum pulih normal.
Diketahui sebelumnya, korban kedapatan langsung tertangkap tangan dirumah temannya berinisial R (20) yang kedapatan memiliki narkoba jenis sabu yang disembunyikan di silicon Hp, dan dibungkus dengan plastik.
Kepala desa Tasik Serai Timur Erwin Siahaan dan Kepala desa Serai Wangi Amri Rambe dalam tanggapan langsungnya, keduanya sepakat mendukung pemberantasan peredaran narkoba di desa itu, dan berharap tindakan langsung aparat Kepolisian maupun BNN, agar tidak ada lagi korban berikut, sebagai akibat mengkonsumsi narkoba. (Roniko)







