Yogyakarta, sinar–berita.com | Di tengah padatnya destinasi wisata selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Candi Prambanan tetap menjadi salah satu pilihan utama wisatawan yang ingin menikmati liburan bersama keluarga. Tak hanya karena keindahan arsitekturnya yang megah, kompleks candi Hindu terbesar di dunia ini juga menawarkan pengalaman berwisata yang lengkap, mulai dari kegiatan budaya, kuliner, hingga fasilitas modern yang ramah keluarga.

Menurut General Manager Prambanan & Ratu Boko, Ratno Timur, tingginya minat wisatawan terhadap Taman Wisata Candi Prambanan tidak lepas dari berbagai inovasi dan kegiatan yang digelar sepanjang libur akhir tahun.
“Antusiasme pengunjung sangat tinggi pada perayaan Nataru kemarin. Kami menghadirkan rangkaian acara seperti Pasar Medang, Dolan Ria Prambanan, hingga festival musik Swara Prambanan yang dimeriahkan artis ternama seperti Denny Caknan, Padi Reborn, For Revenge, Tenxi Naykilla, dan Jono Joni,” ujarnya.
Ratno menambahkan, sebelum dimulainya rangkaian acara, digelar doa bersama lintas agama yang diikuti oleh para pemuka dari Islam, Hindu, Buddha, Kristen, dan Katolik. “Doa ini menjadi simbol kebersamaan dan harapan agar bangsa kita senantiasa damai dan sejahtera,” katanya.
Selain menikmati pertunjukan seni dan budaya, wisatawan juga dapat menjelajahi area kompleks Candi Prambanan yang luas, termasuk Candi Lumbung, Candi Bubrah, dan Candi Sewu. Untuk memudahkan mobilitas, pengelola menyediakan layanan kendaraan listrik reguler dengan tarif Rp25.000 per orang, serta golf car premium dengan harga Rp200.000 per unit sesuai paket perjalanan.

Bagi keluarga yang membawa anak-anak, tersedia Taman Analana, area ramah anak di mana pengunjung dapat belajar membatik, mewarnai, hingga mencoba permainan tradisional seperti congklak, egrang, dan holahop. Tak ketinggalan, kawasan ini juga menghadirkan pengalaman kuliner khas dengan menu andalan seperti Sup Iga Gatotkaca, Bakso Iga Garuda Yaksa, dan Mie Goreng Ayu Shinta, yang bisa dinikmati sambil memandangi panorama Candi Prambanan.
Data pengelola menunjukkan, selama pekan libur Nataru 2025, jumlah kunjungan wisatawan mencapai lebih dari 200.000 orang, meningkat sekitar 10–11 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
“Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa Prambanan tetap menjadi destinasi favorit wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” ujar Ratno.
Tak hanya fokus pada hiburan, pengelola juga memperhatikan aspek kenyamanan dan inklusivitas. Layanan priority access disediakan untuk lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas, dengan petugas yang siap membantu di sejumlah titik strategis.
Untuk harga tiket, pengunjung domestik dikenakan tarif Rp50.000 per orang pada hari kerja dan Rp65.000 pada akhir pekan serta hari libur nasional. Tiket anak-anak masing-masing Rp25.000 dan Rp35.000.
Ratno memastikan, komitmen utama pengelola adalah terus meningkatkan pelayanan dan kenyamanan pengunjung.
“Kami ingin setiap wisatawan yang datang ke Candi Prambanan membawa pulang pengalaman yang berkesan dan menyenangkan,” pungkasnya. [Red]







