Jumat, Oktober 16, 2026

Empat Kali Aksi Massa, PT. Sinar Land Belum Ada Penyelesaian, Masyarakat dan Mahasiswa Siap Lanjutkan ke DPR dan Istana Negara

Jakarta, sinar–berita.com|Untuk keempat kalinya, masyarakat dan elemen Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNUS), kembali menggelar aksi demonstrasi di kantor Sinar Mas Land Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Disebutkan, aksi ini merupakan bentuk perjuangan masyarakat yang menuntut keadilan dan kepastian hukum atas sengketa tanah di Desa Ciangsana, kecamatan Gunung Putri, kabupaten Bogor, yang berkaitan dengan proyek Kota Wisata Ecovia.

Masyarakat yang memperjuangkan hak atas tanahnya masih menantikan kejelasan, keterbukaan, dan langkah konkret dari pihak-pihak terkait. Massa aksi menilai belum terdapat penyelesaian yang memadai atas tuntutan yang telah disampaikan.

Mereka mengaku, tidak pernah melakukan transaksi jual-beli maupun mengalihkan hak atas tanah mereka kepada pihak pengembang, sementara bidang tanah yang disengketakan diduga telah masuk dalam aktivitas pembangunan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai proses pembebasan lahan, dasar penguasaan tanah, dan perlindungan hak masyarakat.

“Perjuangan warga tidak semata-mata menyangkut persoalan aset, tetapi juga menyangkut kemanusiaan dan kepastian hidup masyarakat yang telah lama menempati serta mengklaim kepemilikan atas tanah tersebut,” ujar para demonstran.

Massa aksi menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh mengesampingkan hak masyarakat. Investasi dan pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap hukum, transparansi, dan keadilan sosial.

“Empat kali turun ke jalan, empat kali pula masyarakat memperjuangkan haknya. Namun, jika penyelesaian konkret belum juga terwujud, perjuangan ini tidak akan berhenti di sini,” tegas elemen masyarakat yang bergabung bersama Badan Eksekutif Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri yang dpimdi Indonesia ini..

menyatakan akan kembali menggelar aksi secara beruntun mulai pekan depan dengan menyasar kantor Sinar Mas Land, DPR RI, Istana Merdeka, serta titik-titik strategis lainnya untuk mendesak penyelesaian sengketa tanah tersebut.

Pada kesempatan yang sama, penanggungjawab aksi Mahmud Tamher SE empertanyakan di tanggung jawab dan keberanian pihak-pihak terkait untuk duduk bersama masyarakat, membuka dokumen pembebasan lahan serta menjelaskan dasar penguasaan tanah yang disengketakan, sementara itu proses pembangunan terus berjalan.

“Kami tegaskan, masyarakat tidak meminta perlakuan istimewa. Mereka hanya menuntut haknya diperiksa secara transparan dan diselesaikan berdasarkan hukum. Jika memang seluruh proses telah berjalan sesuai ketentuan, buka dokumennya dan jelaskan kepada masyarakat. Jangan biarkan pertanyaan warga terus menggantung tanpa jawaban yang dapat dipertanggungjawabkan,” ucap Mahmud Tamher menjelaskan.

Ada enam tuntutan Aksi Masa yakni;

  1. Mendesak Sinar Mas Land dan seluruh pihak terkait untuk segera membuka ruang dialog resmi dengan masyarakat dan kuasa hukumnya.
  2. Mendesak keterbukaan dokumen dan kronologi pembebasan lahan, termasuk dasar penguasaan tanah pada bidang yang disengketakan.
  3. Mendesak verifikasi dokumen secara transparan dan objektif dengan melibatkan warga, kuasa hukum, serta instansi berwenang.
  4. Meminta penghentian sementara aktivitas pembangunan pada bidang tanah yang masih disengketakan sampai terdapat kejelasan hukum dan mekanisme penyelesaian yang dapat dipertanggungjawabkan.
  5. Mendesak penyelesaian hak masyarakat sesuai hasil verifikasi dan ketentuan hukum, termasuk pengembalian tanah atau pembayaran ganti rugi apabila terbukti menjadi hak warga.
  6. Mendesak DPR RI dan pemerintah untuk mengawal penyelesaian sengketa tanah ini agar tidak terus berlarut-larut.

[***]

 

RICHARD ARITONANGhttps://www.sinar-berita.com/
sinar-berita.com adalah media publikasi cetak dan online yang juga menggunakan facebook, twitter, instagram

Related Articles

Muhammad Kadafi, Ketua DP Lintas Angkatan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI 2026–2031

Jakarta,  Bertempat Gedung LEMHANAS RI Jakarta, Muhammad Kadafi resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus Lintas Angkatan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia...

Empat Kali Aksi Massa, PT. Sinar Land Belum Ada Penyelesaian, Masyarakat dan Mahasiswa Siap Lanjutkan ke DPR dan Istana Negara

Jakarta, sinar-berita.com|Untuk keempat kalinya, masyarakat dan elemen Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNUS), kembali menggelar aksi demonstrasi di kantor Sinar Mas...

COSMAX Indonesia Raih Sertifikasi AEO dari Dirjen Bea dan Cukai

Jakarta, sinar-berita.com| COSMAX Indonesia memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pencapaian ini menempatkan...

COSMAX Indonesia Hadirkan Enam Poster di IFSCC 2026

Perth, sinar-berita.com| Memperkuat kehadirannya di panggung riset kosmetik global dalam Kongres Ke-36 International Federation of Societies of Cometic Chemists (IFSCC) 2026 yang diselenggarakan di...

PT COSMAX Indonesia Raih Most Immersive Award dan Sustainability Award

Kabupaten Tangerang, sinar-berita.com| Menghadirkan beragam inovasi produk dan konsep kecantikan serta merepresentasikan trend industri kecantikan tahun 2027, COSMAX Indonesia kembali ambil bagian dalam gelaran...

FPMI Datangi Mabes Polri, Desak Kapolri ‘Berantas’ Oknum Yang Coba Bekingi Mafia Gas

Jakarta, sinar-berita.com|Forum Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FPMI), dipimpin Ketua Umumnya Shella Maulana, hari ini mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan sikap tegas terhadap maraknya mafia...

Aroma Limbah PT JPN Diduga Penyebab Siswa SMPN 4 Jombang Mual

Jombang, sinar-berita.com| Aktivitas belajar mengajar di SMPN 4 Jombang. Jawa Timur tergangggu akibat munculnya bau menyengat yang diduga berasal dari limbah cair pengolahan ayam...

Langgar Rambu Lalin, Sopir Truk Diduga Gunakan SIM Palsu

Jombang, sinar-berita.com|Saat melakukan patroli hunting, di jalan Cempaka desa Mojongapit Jombang Jawa Timur, petugas Unit Turjawali Polres Jombang Jawa timur temukan pengemudi truk yang...

PT SGS Jombang Terus Mangkir dalam Sidang Kasus PHK Buruh

Jombang, sinar-berita.com| Perusahaan kayu lapis PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Kabupaten Jombang  Jawa Timur, kembali tidak hadir  dalam persidangan perkara perselisihan hubungan Industrial  yang...
- Advertisement -

Latest Articles