Jumat, Oktober 16, 2026

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tangerang Sidak Kantor-Kantor Unit Pelaksana Teknis, Bergegas Hindari Wartawan

Tangerang, sinar berita|Sepertinya sangat urgent terkait  perkembangan dan perubahan fisik wilayah Kabupaten Tangerang yang bersamaan dengan pengembangan pembangunan bisnis properti  dan  disaat rehat rapat , awak media “sinar berita” menanyakan kepada pimpinan kantor  UPT 5 Dinas PUPR Pemkab  Tangerang, yang wilayah kerjanya bersentuhan langsung  oleh kegiatan  proyek pembangunan.

Menjadi pertanyaan, ada apa dengan  Kepala Dinas (Kadis PUPR) Pemkab Tangerang yang kemarin, Selasa (10/9/2024),menyambangi beberapa kantor kantor Unit Pelaksana Teknisnya.

Ketika awak media sinar berita melakukan konfirmasi kepada Agung, salah satu kepala UPT terkait hasil rapat dengan dengan kepala Dinas PUPR  Pemkab Tabgerang Iwan Firmansyah terkait masifnya pembangunan fisik proyek swata terhadap seluruh aset pengairan, Agung pun berkilah menepisnya.

“Sudah…, sudah! Jangan berisik bikin  tambah pusing, mending cerita yang lain,” tandas Agung.

Bisa dibayangkan, kepusingan yang dikemukakan oleh Agung disinyalir disebabkan bahwa belakangan ini sering ada pergeseran kewenangan dan ‘aturan main’ didalam struktur organisasi pemerintahan antara pusat dan daerah,  khususnya dibidang pekerjaan umum, di wilayah Tangerang provinsi Banten. Dimana hingga saat ini,  tupoksi (tugas pokok dan fungsi) kantor UPT dinas PUPR Pemkab Tangerang  semakin ‘tergerus’ oleh kehadiran instansi UPI (unit pengelolah Irigasi) dari Kementerian PUPR. Faktanya,  banyak  pekerja lapangan  kantor UPT,  ‘hijrah’ ke kantor UPI,

Demikian pula, dalam satu kesempatan awak sinar berita mewawancarai Ketua Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Paku Haji Tangerang kabupaten, tentang hijrahnya ketua Gapoktan itu dari instansi UPT ke kantor UPI, ketua Gapoktan Paku Haji ini membenarkan hal itu.

“Ooo, itu jelas buat saya, karena di kantor UPI banyak kegiatan proyek, sedangkan di Kantor UPT itu,  sering kosong melompong,  kan saya juga harus punya duit untuk kelanjutan hidup ini,” tegas Haji Sadet, secara ketus namun terkesan realistis.

Membandingkan  tidak berimbangnya volume pekerjaan antara milik kantor UPI dan UPT secara kuantitatif, dan kewenangan pihak kantor UPT Pemkab  Tangerang hanya menggarap saluran pembuang saja. Sementara itu, yang  lainnya semua milik garapan kantor UPI, dan  banyak lokasi Saluran Pembuang dari Dinas Pengairan  Pemkab Tangerang, bersentuhan langsung dengan proyek   pengembangan  properti yang besar-besar.

Narasi diatas hanya gambaran umum semata, terkait hak dan kewajiban serta kewenangan tupoksinya. Namun, ada lagi yang lebih spesifik yakni,  terkait kegiatan OP atau Operasional dan Pemeliharaan, yang harus dikoreksi anggaran kegiatannya, terkait perubahan fungsi lahan.

Sebut saja di Kecamatan Kosambi, khususnya desa Cileumpang dan Cilampe, yang sudah tergerus oleh pengembang properti group Pantai Indah Kapuk (PIK). Padahal, tadinya, banyak aset Pengairan milik Pemkab Tangerang yang cukup luas dirawat oleh kegiatan OP. Namun, secara peridik, lahan-lahan itu sudah berkurang bahkan lenyap.

Pertanyaannya, apakah pernah ada verifikasi dan validasi dari kantor PUPR  Pemkab Tangerang terkait aset kekayaan pengairan secara transparan, sehingga saat menganggarkan dana kegiatan OP? Dan, akankah efektif sesuai dengan bobot volume?

Didaerah Kecamatan Pakuhaji, di utara Tangerang tepatnya di desa Kohot, juga terjadi perubahan fungsi wilayah oleh kegiatan pengembang swasta, hingga banyak Asset Pengairan tergangg.

Tentu bisa ditebak, kehadiran Kepala Dinas PUPR Pemkab Tangerang Selasa (10/9) ke beberapa kantor UPT Pengairan  di wilayah kelurahan Koang Jaya Tangerang Kota, sebagai wujud kepedulian beban tanggung jawabnya terhadap ‘sejengkal’ resiko Hukum, terkait persoalan Aset dan Inventaris Milik Negara

Namun disayangkan, saat bubaran rapat pada sore hari itu,  Kadis PUPR Kabupaten Tangerang Iwan firmansyah, Kepala Bidang  Perencanaan, Kepala Bidang Pembangunan serta seluruh Kepala UPT,  bergegas pulang. Padahal,  awak sinar berita telah memohon ijin waktu untuk wawancara. Dan hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh jawaban secara affirmative terkait kejanggalan-kejanggalan ‘lenyapnya’ aset Pengairan digerus proyek-proyek raksasa milik swarta itu.[Cokih]

 

RICHARD ARITONANGhttps://www.sinar-berita.com/
sinar-berita.com adalah media publikasi cetak dan online yang juga menggunakan facebook, twitter, instagram

Related Articles

Muhammad Kadafi, Ketua DP Lintas Angkatan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI 2026–2031

Jakarta,  Bertempat Gedung LEMHANAS RI Jakarta, Muhammad Kadafi resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus Lintas Angkatan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia...

Empat Kali Aksi Massa, PT. Sinar Land Belum Ada Penyelesaian, Masyarakat dan Mahasiswa Siap Lanjutkan ke DPR dan Istana Negara

Jakarta, sinar-berita.com|Untuk keempat kalinya, masyarakat dan elemen Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNUS), kembali menggelar aksi demonstrasi di kantor Sinar Mas...

COSMAX Indonesia Raih Sertifikasi AEO dari Dirjen Bea dan Cukai

Jakarta, sinar-berita.com| COSMAX Indonesia memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pencapaian ini menempatkan...

COSMAX Indonesia Hadirkan Enam Poster di IFSCC 2026

Perth, sinar-berita.com| Memperkuat kehadirannya di panggung riset kosmetik global dalam Kongres Ke-36 International Federation of Societies of Cometic Chemists (IFSCC) 2026 yang diselenggarakan di...

PT COSMAX Indonesia Raih Most Immersive Award dan Sustainability Award

Kabupaten Tangerang, sinar-berita.com| Menghadirkan beragam inovasi produk dan konsep kecantikan serta merepresentasikan trend industri kecantikan tahun 2027, COSMAX Indonesia kembali ambil bagian dalam gelaran...

FPMI Datangi Mabes Polri, Desak Kapolri ‘Berantas’ Oknum Yang Coba Bekingi Mafia Gas

Jakarta, sinar-berita.com|Forum Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FPMI), dipimpin Ketua Umumnya Shella Maulana, hari ini mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan sikap tegas terhadap maraknya mafia...

Aroma Limbah PT JPN Diduga Penyebab Siswa SMPN 4 Jombang Mual

Jombang, sinar-berita.com| Aktivitas belajar mengajar di SMPN 4 Jombang. Jawa Timur tergangggu akibat munculnya bau menyengat yang diduga berasal dari limbah cair pengolahan ayam...

Langgar Rambu Lalin, Sopir Truk Diduga Gunakan SIM Palsu

Jombang, sinar-berita.com|Saat melakukan patroli hunting, di jalan Cempaka desa Mojongapit Jombang Jawa Timur, petugas Unit Turjawali Polres Jombang Jawa timur temukan pengemudi truk yang...

PT SGS Jombang Terus Mangkir dalam Sidang Kasus PHK Buruh

Jombang, sinar-berita.com| Perusahaan kayu lapis PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Kabupaten Jombang  Jawa Timur, kembali tidak hadir  dalam persidangan perkara perselisihan hubungan Industrial  yang...
- Advertisement -

Latest Articles