Kulon Progo, sinar–berita.com|Berlangsung acara jalin silaturahmi dan sarasehan bersama H.Priyo Santoso SH.MH salah satu anggota DPRD Kabupaten Kulon Progo sekaligus merupakan salah satu unsur pembina Ormas Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (DPC IP-KI) Wilayah Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, Rabu (10/1/2024).
Sebagai wakil rakyat, H. Priyo Sanbtoso menggiatkan komunikasi sosial bekerjasama dengan organisasi Generasi Muda Kulon Progo (GMK 2009) dengan slogan, Dari Desa ke Desa Bertujuan untuk mendengarkan keluhan masyarakat dengan memfasilitasi dan memperjuangkan aspirasi masyarakat yang membutuhkan serta pendampingan untuk permasalahan yang dihadapi oleh warga, khususnya di wilayah kecamatan Galur maupun Lendah.
Acara jalin silaturahmi dan sarasehan tersebut dihadiri Ketua Paguyuban Trah HB III Desa Daru Kulon Progo KRT Sarwanto Hadi yang merupakan sesepuh dari Trah RM Bagus Singlon atau RM Ki Sodewo putra kandung Pahlawan Nasional BPH Diponegoro, dan perwakilan pengurus organisasi GMK Kulon Progo melalui sekertarisnya, Ari Kurniawan Kusmarjanto SE.

Priyo Santoso SH MH menyampaikan, sosialisasi raperda tentang pengelolaan sampah, dan sosialisasi kepahlawanan RM Bagus Singlon atau RM Ki Sodewo dalam melawan penjajahan kolonial Belanda di wilayah kabupaten Kulon Progo, untuk dukungan masyarakat terkait usulan gelar Pahlawan Nasional bertajuk, ‘Putra Mataram Yang Terlupakan’, disampaikan langsung oleh Keturunan ke-6 Pangeran Diponegoro, KRT Sarwanto Hadi.
Acara jalin silaturahmi dan sarasehan tersebut diisi pula dengan dialog terbuka atau tanya jawab oleh segenap para undangan yang hadir untuk menyampaikan gagasan atau pandangan dalam mengelola sampah, sebagai bentuk tanggung jawab moral bersama untuk peduli menjaga kebersihan lingkungan masing-masing, dan mendorong pemikiran pentingnya menjaga semangat gotong royong warga sebagai kearifan lokal, sekaligus menanamkan nilai-nilai perjuangan khususnya bagi generasi muda.

Undangan yang hadir meliputi, pedagang kaki lima, warga difabel, komunitas kuliner, paguyuban pedagang angkringan, kelompok ternak maupun kelompok budi daya perikanan, sekaligus perwakilan muda-mudi para Santri dari salah satu pondok pesantren yang di pimpin Ustadz Romadhon yaitu, Pondok Pesantren Al-Kahfi yang beralamat di desa Pandowan kecamatan Galur Kabupaten kulon Progo Daerah istimewa Jogjakarta. [Budi Legowo Santoso]







