Jakarta, SINAR BERITA.com|* Seratus warga Jakarta Utara dilatih kemudi mobil melalui program Pelatihan Surat Izin Mengemudi (SIM) A Angkatan Ke-2 yang diselenggarakan Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Kota Administrasi Jakarta Utara. Pelatihan ini menjadi bekal peserta melamar perusahaan di kemudian hari.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Hari Nugroho mendukung program pelatihan SIM A yang terselenggara saat ini. Apalagi, pelatihan ini mendapat antusiasme masyarakat yang berkeinginan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) demi mendapatkan kesempatan bekerja di perusahaan.
“Tadi saya bertanya kepada peserta sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Kita latih mereka yang belum bekerja untuk mendapat bekal keahlian untuk mendapatkan kesempatan bekerja,” kata Hari Nugroho saat ditemui di Kantor Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Kota Administrasi Jakarta Utara, di Jl.Plumpang Semper No.41 Jakarta Utara Selasa (30/5/2023).
Meski begitu, dia mendorong Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Kota Administrasi Jakarta Utara mengusulkan anggaran program pelatihan kendaraan besar hingga alat berat di tahun depan.
Usulan ini guna memperbesar kesempatan bekerja bagi masyarakat ditengah potensi Jakarta Utara yang dominasi perusahaan industri seperti pelabuhan maupun pergudangan.

“Kedepannya tidak hanya SIM A, tapi juga SIM B maupun SIM untuk alat berat. Jadi mereka yang sudah punya keahlian itu nantinya bisa terserap perusahaan-perusahaan industri baik itu pelabuhan dan pergudangan yang sudah bekerjasama dengan kami,”ujarnya.
Senada dengannya, Anggota Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta, Hasan Basri Umar menunggu usulan anggaran program pelatihan SIM B atau alat berat untuk dibahas pada tahun depan.
Hal ini melihat potensi peusahaan Jakarta Utara yang membutuhkan tenaga kerja mengemudi mobil hingga operator alat berat.
“Insyaallah kalau itu diusulkan akan kami bahas dan kita sahkan di DPRD Provinsi DKI Jakarta karena itu memang yang dibutuhkan masyarakat,” jelasnya.
Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Kota Administrasi Jakarta Utara Noviar Dinaryanti menerangkan pelatihan SIM A angkatan ke-2 digelar selama dua belas hari, mulai Selasa (30/5/2023) sampai dengan Kamis (15/6/2023) mendatang.
Pelatihan ini diikuti sebanyak seratus peserta yang berasal dari enam kecamatan se-Jakarta Utara.
“Rencananya kami akan menggelar dua belas angkatan untuk program ini selama tahun 2023. Jadi total peserta yang kita latih nantinya berjumlah 1.200 warga,” tutup Noviar Dinaryanti.
Hanya saja, saat dikonfirmasi Kepala Sudin Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Kota Administrasi Jakarta Utara,Noviar Dinaryanti bungkam dan tidak memberikan tanggapan. Rabu.(31/5/2023).

Adapun materi-materi yang sedianya akan dikonfirmasi ialah mencakup, kapan di lakukan sosialisasi di enam kecamatan, berapa Jumlah anggaran untuk per orang dan berapa jumlah anggaran untuk 100 orang dalam pembuatan SIM A?
Apa iya dengan hanya 12 hari belajar, bisa menguasai lapangan untuk mengemudi, apakah perusahaan akan memakai pengemudi yang nota bene belum berpengalaman, dan untuk melatih yang 100 orang, menggunakan kendaraan siapa dan merk kendaraannya apa, termasuk lokasinya dimana, belum terkonfirmasi.
Hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan diduga tidak transparan dan malah menutup diri. [Parulian/Marpan]







