Jakarta, SINAR-BERITA.com|* Pesatnya pertumbuhan kesadaran masyarakat kebutuhan asuransi dan minat wakaf, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) dan PT Pos Indonesia melakukan kerjasama strategis untuk menjangkau kebutuhan finansial masyarakat Indonesia secara lebih luas.
Kerjasama ini ditandai dengan diluncurkannya Aku Berbagi, sebuah platform asuransi syariah dimotori Generali Indonesia, yang sudah bisa diakses melalui aplikasi milik Pos Indonesia, Pospay.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat untuk dapat memiliki proteksi jiwa secara lebih mudah karena proses yang instan secara digital dengan premi yang terjangkau, dilengkapi manfaat wakaf dan pembayaran kontribusi yang juga lebih praktis.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I-2023 tercatat sebesar 5,03% (yoy) dan ke depan, pertumbuhan ekonomi 2023 diprakirakan tetap kuat pada batas atas kisaran 4,5-5,3%.

Di sisi lain, selain proteksi, keinginan masyakarat untuk bisa berbagi bersama juga ditunjukkan dengan survei yang dilakukan dimana 72% masyarakat Indonesia jadi makin rajin berdonasi sejak pandemi.
Badan Wakaf Indonesia (BWI) mencatat perolehan wakaf uang mencapai Rp1,4 triliun per Maret 2022. Angka ini mengalami kenaikan jika dibandingkan perolehan wakaf uang yang terkumpul sepanjang 2018 – 2021 senilai 855 miliar rupiah
Indeks Wakaf Nasional (IWN) 2022 juga tercatat hampir dua kali lebih besar dibandingkan dengan nilai IWN 2021 dan potensi sektor perwakafan di Indonesia, terutama wakaf uang, ditaksir dapat mencapai angka Rp180 triliun per tahun.

Seremoni kerjasama ini dilakukan hari ini (22/06/2023), dihadiri oleh tim manajemen Generali Indonesia, Edy Tuhirman selaku CEO yang didampingi oleh R. Arry B. Wibowo selaku Direktur, Chief of Legal and Sharia Business dan Tito Edwin Hasudungan Hutabarat selaku Chief of Partnership Distribution dan tim manajemen Pos Indonesia, Haris selaku Direktur Bisnis Jasa Keuangan. [Shanty Rd]







