Rabu, Oktober 14, 2026

Cegah Kerawanan Pangan dan Gizi, NFA Gandeng 10 Fakultas Ilmu Gizi

Bogor, SINAR-BERITA.com|* Dalam rangka memperkuat sektor pangan nasional untuk menghadapi sejumlah tantangan ketahanan pangan dan gizi, Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) menggandeng 10 Fakultas Ilmu Gizi yang ada di 10 provinsi dalam kerja sama percepatan program strategis kewaspadaan pangan dan gizi.

Sekretaris Utama NFA Sarwo Edhy mengatakan, kolaborasi dengan civitas akademika tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Sinergitas Penguatan Pangan dan Gizi Dalam Rangka Pencegahan dan Penanganan Kerawanan Pangan dan Gizi bersama 10 Dekan Fakultas yang mengampu ilmu gizi.

“Sinergitas ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara NFA bersama Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia (AIPGI) yang telah ditandatangani pada 26 Juni 2023, kemarin. Kita langsung tindak lanjuti hari ini dengan perjanjian kerja sama agar segera acton, sehingga berbagai program yang telah dirumuskan, dapat cepat dieksekusi di daerah,” ujar Sarwo, usai menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi NFA dengan 10 Dekan Fakultas Ilmu Gizi di IPB International Convention Center, Selasa (27/06/2023).

Kesepuluh fakultas tersebut yakni, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Teuku Umar Aceh, Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan Sumatera Utara, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas Sumatera Barat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya Sumatera Selatan, Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor Jawa Barat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Jawa Timur, Fakultas Kesehatan Sains dan Teknologi Universitas Dhyana Pura Bali, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Manado Sulawesi Utara, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Sulawesi Barat, dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Sulawesi Selatan.

Selanjutnya, pelaksanaan kerja sama tersebut, tidak akan terlepas dari tiga kegiatan prioritas yang menjadi fokus dalam menjaga kewaspadaan pangan dan gizi, meliputi  Sistem Peringatan Dini Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG) yang akan dilakukan melibatkan 34 Provinsi dan 514 Kabupaten/kota, Gerakan Selamatkan Pangan dalam rangka Pencegahan Food Waste yang akan melibatkan 12 Provinsi, dan Pemberian Pangan Bergizi kepada Anak Usia Sekolah menuju Indonesia Emas 2045 yang akan dilaksanakan pada 10 Provinsi dan 50 Kabupaten/Kota.

“Sebelumnya, NFA sudah menyusun tiga kegiatan prioritas dalam menjaga Kewaspadaan Pangan dan Gizi, sehingga kerja sama dengan 10 fakultas ini akan diarahkan untuk mendukung percepatan pelaksanaan 3 program tersebut,” jelas Sarwo Edhy.

Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi NFA Nyoto Suwignyo mengatakan, kerja sama akan dimulai melalui program kegiatan Pemberian Pangan Bergizi kepada Anak Usia Sekolah. “Sebagai langkah awal, NFA akan berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Gizi di 10 Universitas tersebut dalam pendampingan organisasi perangkat daerah (OPD) Pangan di 10 Provinsi dan 50 Kabupaten/Kota, memberikan pangan bergizi kepada anak usia sekolah. Sasaran pangan bergizi kepada anak usia sekolah tersebut dalam rangka mempersiapkan Indonesia Emas 2014,” ujarnya.

Secara spesifik, ia juga mengatakan, kerja sama dengan 10 Fakultas Ilmu Gizi ini juga akan meliputi berbagai kegiatan seperti, pengumpulan, pertukaran, dan pemanfaatan data atau informasi terkait penguatan pangan dan gizi; koordinasi, komunikasi, sosialisasi, edukasi, dan advokasi terkait penguatan pangan dan gizi.

“Kerja sama ini sangat dinamis, untuk itu NFA bersama AIPGI juga bersepakat untuk bisa memperluas atau menambah ruang lingkup kerja sama berdasarkan perkembangan dan kebutuhan di lapangan,” ungkap Nyoto.

Isu Strategis

Kepala NFA Arief Prasetyo Adi menyambut baik terlaksananya kerja sama ketahanan pangan dan gizi bersama kelompok akademisi dan perguruan tinggi ini.

“Ketahanan pangan dan gizi selalu menjadi isu strategis nasional, maka sejalan dengan arahan bapak presiden Joko Widodo bahwa keterpenuhan gizi masyarakat harus di jaga dan dipastikan, karena sangat berkaitan dengan pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul,” paparnya.

Ia menambahkan, sesuai amanat Perpres 66 Tahun 2021, NFA melalui program strategis, melakukan penyaluran bantuan pangan untuk menurunkan stunting, kampanye penganekaragaman dan penyelamatan pangan, penetapan dan penilaian skor Pola Pangan Harapan (PPH), dan penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas – FSVA).

Ketua Umum AIPGI Hardinsyah mengatakan, implementasi dari kerja sama ini salah satunya adalah pendampingan pemberian makanan bergizi, yang meliputi, pelaksanaan penyusunan databaseline dan endline, edukasi gizi dan monitoring evaluasi.

“Perguruan Tinggi akan melakukan pemetaan terlebih dahulu untuk memperoleh data dasar atau baseline, program akan berlangsung selama dua bulan. Kemudian akan ada pengumpulan data akhir untuk melihat bagaimana perubahan mainset, pengetahuan, dan perilaku anak,” ujarnya.

Ia mengatakan, selain tahapan tersebut, juga dilakukan intervensi berupa pemberian edukasi seputar pangan dan gizi.

“Jadi disamping ada upaya memberikan pangan bergizi, 10 kali dalam setiap bulan, yang lebih penting lagi mendidik murid memberikan edukasi pangan dan gizi. Edukasi ini juga disampaikan kepada para guru dan orang tua murid agar programnya terus berjalan berkelanjutan,” jelasnya.

Adapun sejumlah tantangan ketahanan pangan dan gizi yang saat ini menjadi perhatian NFA diantaranya, upaya pencapaian target angka Prevalence of Undernourishment (PoU). Di mana berdasarkan angka PoU tahun 2022, sebanyak 28,1 juta jiwa (10,21%) penduduk Indonesia mengkonsumsi energi (kalori) kurang dari standar minimum untuk hidup sehat, aktif dan produktif. [S/Rd]

RICHARD ARITONANGhttps://www.sinar-berita.com/
sinar-berita.com adalah media publikasi cetak dan online yang juga menggunakan facebook, twitter, instagram

Related Articles

COSMAX Indonesia Raih Sertifikasi AEO dari Dirjen Bea dan Cukai

Jakarta, sinar-berita.com| COSMAX Indonesia memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pencapaian ini menempatkan...

COSMAX Indonesia Hadirkan Enam Poster di IFSCC 2026

Perth, sinar-berita.com| Memperkuat kehadirannya di panggung riset kosmetik global dalam Kongres Ke-36 International Federation of Societies of Cometic Chemists (IFSCC) 2026 yang diselenggarakan di...

PT COSMAX Indonesia Raih Most Immersive Award dan Sustainability Award

Kabupaten Tangerang, sinar-berita.com| Menghadirkan beragam inovasi produk dan konsep kecantikan serta merepresentasikan trend industri kecantikan tahun 2027, COSMAX Indonesia kembali ambil bagian dalam gelaran...

FPMI Datangi Mabes Polri, Desak Kapolri ‘Berantas’ Oknum Yang Coba Bekingi Mafia Gas

Jakarta, sinar-berita.com|Forum Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FPMI), dipimpin Ketua Umumnya Shella Maulana, hari ini mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan sikap tegas terhadap maraknya mafia...

Aroma Limbah PT JPN Diduga Penyebab Siswa SMPN 4 Jombang Mual

Jombang, sinar-berita.com| Aktivitas belajar mengajar di SMPN 4 Jombang. Jawa Timur tergangggu akibat munculnya bau menyengat yang diduga berasal dari limbah cair pengolahan ayam...

Langgar Rambu Lalin, Sopir Truk Diduga Gunakan SIM Palsu

Jombang, sinar-berita.com|Saat melakukan patroli hunting, di jalan Cempaka desa Mojongapit Jombang Jawa Timur, petugas Unit Turjawali Polres Jombang Jawa timur temukan pengemudi truk yang...

PT SGS Jombang Terus Mangkir dalam Sidang Kasus PHK Buruh

Jombang, sinar-berita.com| Perusahaan kayu lapis PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Kabupaten Jombang  Jawa Timur, kembali tidak hadir  dalam persidangan perkara perselisihan hubungan Industrial  yang...

Puntung Rokok, Diduga Pemicu Kebakaran Rumah di Tembelang Jombang

Jombang, sinar-berita.com| Bangunan rumah milik Supiah warga dusun Kontol kecamatan Tembelang kabupaten Jombang Jawa timur terbakar, Senin (21/9/2026). Kebakaran diduga dipicu puntung rokok mengenai...

Gelar RUPSLB, Ratu Kantongi Restu Pemegang Saham, Perkuat Penambahan Modal

Jakarta, sinar-berita.com|PT. Raharja Energi Cepu Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Acara Rapat yang diselenggarakan memperoleh persetujuan...
- Advertisement -

Latest Articles