Jakarta, SINAR-BERITA.com |* Berdasarkan hasil riset, sebagian besar e-shopaholics adalah pengguna awal belanja online. Di Indonesia belanja online dimulai pada tahun 1999 saat Andrew Darwis mendirikan forum jual beli bernama Kaskus, lalu disusul dengan kehadiran platform Bhinneka.com. Belanja online tumbuh di tahun 2000-an, dengan munculnya beberapa e-commerce.
Selama tahun 2010-an, semakin banyak platform e-commerce lokal dan internasional masuk ke pasar Indonesia yang menawarkan berbagai produk dan kategori. Berbagai promosi, diskon, dan layanan pengiriman yang mudah juga dihadirkan, sehingga mendorong minat masyarakat untuk melakukan belanja online.
Selain itu, beragam inovasi juga terus dihadirkan, seperti pembayaran digital, program loyalitas, hingga penggunaan kecerdasan buatan untuk meningkatkan pengalaman belanja online. Dengan demikian, e-shopaholics ahli dalam menavigasi ekosistem e-commerce dan sangat mahir dalam menavigasi berbagai platform pembelian untuk membeli apa yang mereka inginkan.
“Berpengalaman dalam seluk-beluk belanja online, para e-shopaholics memiliki standar yang jauh lebih tinggi daripada pembeli online pada umumnya – mulai dari penelusuran awal hingga menerima paket setelah mengklik produk di e-commerce. Setiap tahap sangat penting untuk memastikan kesetiaan e-shopaholics. Melalui Suara UKM Negeri Vol. 3 ini, Ninja Xpress berharap dapat memberikan penjelasan mengenai e-shopaholics untuk mempersiapkan UKM Indonesia saat kita memasuki perjalanan e-commerce berikutnya,” jelas Andi Djoewarsa, Chief Marketing Officer Ninja Xpress, dalam keterangan pers nya di Jakarta, Senin (10/7/2023).

Riset Suara UKM Negeri Vol. 3 mengeksplorasi perilaku belanja para e-shopaholics, dengan empat ciri-ciri besar yaituImpressionable, dimana keputusan pembelian para e-shopaholics sangat dipengaruhi oleh media sosial dan influencer, kemudian invested, dimana e-shopaholics menghabiskan banyak waktu untuk riset produk dan membaca ulasan di berbagai platform.
Lalu Savvy, dimana e-shopaholics sering berbelanja online, di berbagai kategori produk dan sangat mahir dalam menggunakan berbagai jenis platform, perilaku loyal yaitu, e-shopaholics memiliki standar yang jauh lebih tinggi daripada pembelanja online pada umumnya.
Melalui Suara UKM Negeri Vol. 3, Ninja Xpress menegaskan kembali komitmennya untuk memahami lanskap yang terus berubah dalam rangka memberikan solusi pengiriman tanpa kerumitan kepada para penjual e-commerce yang dapat meningkatkan bisnis UKM melalui layanan photo video product, endorsement, hingga live selling di berbagai platform.
Hal ini menjawab kebutuhan akan Impressionable, Invested, dan Savvy pada e-shopaholics. Layanan Creative business solutions dilakukan tanpa berbayar untuk UKM yang mengirimkan barang melalui Ninja Xpress.
UKM dan komunitas di Jakarta dapat mengunjungi dan menggunakan berbagai fasilitas di Creative Hub Ninja Xpress Jakarta yang berlokasi di Jl. Pejaten Barat I No.1A RT.2/RW.8, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12510.

Sellercraft : alat manajemen pesanan online, Seller Wizard dari Sellercraft memastikan bahwa bisnis UKM tidak akan pernah kehilangan pesanan atau pelanggan dengan satu akun untuk berbagai platform.
Ninja Xpress juga selalu #SiapBantuSampaiTujuan mengantarkan sukses bagi pelaku UKM lokal dengan menghadirkan berbagai program yang siap mendukung perkembangan bisnis UKM lebih cepat dan strategis melalui Ninja Xpress seller booster yang terdiri dari Point Rewards, Creative Hub, KOL, Ninja Direct, hingga Ninja Fulfillment. [Shanty Rd]







