Kamis, Oktober 15, 2026

Kepala NFA Pastikan Kontinuitas Bantuan Pangan dengan Data KRS BKKBN

Jakarta, sinar–berita.com|Pencapaian target penurunan angka gagal tumbuh atau stunting di tahun 2024 menjadi 14 persen perlu diemban secara kolaboratif. Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) ikut andil dalam menginisiasi bantuan pangan penanganan stunting sejak April 2023 dengan menggunakan basis data Keluarga Berisiko Stunting (KRS) yang disusun oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Kepala NFA Arief Prasetyo Adi dalam Forum Data Keluarga Nasional yang digelar oleh BKKBN di Jakarta pada Selasa (28/11/2023) mengharapkan pendataan KRS  bisa terus menerus  memvalidasi datanya, karena tentu selalu ada perubahan di masyarakat. Arief menegaskan, pemutakhiran data dari BKKBN menjadi penting dan akan menjadi kunci sukses dalam melakukan intervensi pangan.

 “Setelah data dimutakhirkan oleh BKKBN, kita sampaikan bersama-sama ke bapak Presiden Joko Widodo, melalui Kemenko PMK (Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan), supaya bisa cepat addressingnya, penanganannya, tindak lanjutnya, akurasinya, sehingga kita bisa kurangi stunting secara bersama-sama,” ungkap Arief.

Arief mengungkapkan, ID Food ditugaskan untuk penanganan stunting dengan menyalurkan bantuan pangan berupa 1 pak telur ayam dan 1 kg daging ayam selama selam bulan di tujuh provinsi, dengan prioritas penanganan stunting sesuai data dari BKKBN.

Bantuan pangan penanganan stunting tahap kedua yang telah bergulir sejak 11 September, realisasinya secara nasional semakin mendekati target selesai yakni mencapai 89,66 persen dengan jumlah penerima sebanyak 1.446.089 KRS.

“Untuk tahun depan, NFA bersama Kementerian BUMN kembali menugaskan ID Food  menyalurkan paket bantuan pangan seperti ini kepada 1,4 Juta KRS di tujuh Provinsi Prioritas, yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, dan Sumatra Utara,” urai Kepala NFA.

“Tidak hanya demi pengentasan stunting, bantuan pangan penanganan stunting ini juga menghubungkan dengan peternak rakyat. Peternak sebagai penyedia telur dan daging ayam, tentunya dibeli ID FOOD dengan harga yang baik. Konektivitas seperti ini dahulu tidak tersambung, tapi hari ini kita bisa sambungkan,” ungkap Arief.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menyatakan apresiasinya kepada NFA karena menjadi institusi yang menaruh perhatian besar terhadap upaya penurunan angka stunting di Indonesia.

 “Kami ucapkan terima kasih kepada NFA karena sangat perhatian pada BKKBN, terutama terkait data KRS di tahun 2023 ini. Bersama kementerian dan lembaga lain, NFA telah menyalurkan bantuan pangan kepada total 2.837.212 keluarga,” urai Hasto dalam sambutannya saat membuka acara Forum Data Keluarga Nasional.

Ia menegaskan, BKKBN akan terus melakukan pendataan karena Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2014 mengamanatkan itu. [Shanty Rd]

RICHARD ARITONANGhttps://www.sinar-berita.com/
sinar-berita.com adalah media publikasi cetak dan online yang juga menggunakan facebook, twitter, instagram

Related Articles

COSMAX Indonesia Raih Sertifikasi AEO dari Dirjen Bea dan Cukai

Jakarta, sinar-berita.com| COSMAX Indonesia memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pencapaian ini menempatkan...

COSMAX Indonesia Hadirkan Enam Poster di IFSCC 2026

Perth, sinar-berita.com| Memperkuat kehadirannya di panggung riset kosmetik global dalam Kongres Ke-36 International Federation of Societies of Cometic Chemists (IFSCC) 2026 yang diselenggarakan di...

PT COSMAX Indonesia Raih Most Immersive Award dan Sustainability Award

Kabupaten Tangerang, sinar-berita.com| Menghadirkan beragam inovasi produk dan konsep kecantikan serta merepresentasikan trend industri kecantikan tahun 2027, COSMAX Indonesia kembali ambil bagian dalam gelaran...

FPMI Datangi Mabes Polri, Desak Kapolri ‘Berantas’ Oknum Yang Coba Bekingi Mafia Gas

Jakarta, sinar-berita.com|Forum Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FPMI), dipimpin Ketua Umumnya Shella Maulana, hari ini mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan sikap tegas terhadap maraknya mafia...

Aroma Limbah PT JPN Diduga Penyebab Siswa SMPN 4 Jombang Mual

Jombang, sinar-berita.com| Aktivitas belajar mengajar di SMPN 4 Jombang. Jawa Timur tergangggu akibat munculnya bau menyengat yang diduga berasal dari limbah cair pengolahan ayam...

Langgar Rambu Lalin, Sopir Truk Diduga Gunakan SIM Palsu

Jombang, sinar-berita.com|Saat melakukan patroli hunting, di jalan Cempaka desa Mojongapit Jombang Jawa Timur, petugas Unit Turjawali Polres Jombang Jawa timur temukan pengemudi truk yang...

PT SGS Jombang Terus Mangkir dalam Sidang Kasus PHK Buruh

Jombang, sinar-berita.com| Perusahaan kayu lapis PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Kabupaten Jombang  Jawa Timur, kembali tidak hadir  dalam persidangan perkara perselisihan hubungan Industrial  yang...

Puntung Rokok, Diduga Pemicu Kebakaran Rumah di Tembelang Jombang

Jombang, sinar-berita.com| Bangunan rumah milik Supiah warga dusun Kontol kecamatan Tembelang kabupaten Jombang Jawa timur terbakar, Senin (21/9/2026). Kebakaran diduga dipicu puntung rokok mengenai...

Gelar RUPSLB, Ratu Kantongi Restu Pemegang Saham, Perkuat Penambahan Modal

Jakarta, sinar-berita.com|PT. Raharja Energi Cepu Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Acara Rapat yang diselenggarakan memperoleh persetujuan...
- Advertisement -

Latest Articles