Kulon Progo, sinar–berita.com|Ratusan umat Kristiani berkumpul mengadsa ibadat Ekumene dalam rangka Pekan Doa se Dunia tahun 2024 Damai, di Gereja Katolik Santa Maria Bunda Penasehat Baik Paroki Wates di jalan Sanun nomor 23 Wates Kulon Progo Yogyakarta, Jumat (19/1/2024).
Kegiatan yang di inisiasi oleh Forum Persaudaraan Antar Gereja (Forpag) Kulon Progo bekerjasama dengan Tim Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan Wates Kulon Progo ini dimulai pukul 18.00Wib, dan dipimpin langsung oleh ketua Forpag Yosef Ranjabar.
Koordinator kegiatan L.S Edi Purwanto S.Sn menjelaskan, acara yang mengusung tema, ‘KasihilahTuhan Allah-Mu dan Kasihilah Sesamamu Manusia Seperti Dirimu Sendiri’ dkutip dari Injil Lukas pasal 10 ayat 27.

L.S. Edi Purwanto juga menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada umat Kristiani yang datang dari perwakilan gereja gereja, dan menyebutkan, kegiatan ibadat Eekumene ini sebagai upaya untuk menjalin persatuan kesatuan dan kebersamaan antar gereja untuk kesatuan umatkristiani yang ada di KulonProgo, agar saling peduli terhadap keprihatinan-keprihatinan dan masalah yang terjadi di Negara dan di dunia.
Ibadat dipimpin oleh Romo Dr. Aloys Budi Purnomo Pr, selaku Pastor Kepala Paroki Wates, Romo Iswahyudi selaku Komisi HAK Kevikepan Jogja Barat, Romo Basilius Edi Wiyanto Pr selaku Paroki Wates, dan Romo Modestus Supriyanto Pr. Paroki Nanggulan.
Hadir pula para Pendeta yaitu, Pdt. Kristian Prawoko dari GKJ Temon, Pdt. Ch. Edy Mulyanto dari GKJ Palihan, Pdt. Abdi Kristiyanto dari GKJ Ngulakan, Pdt. Em. Amin Suroso dari GKJ Ngulakan, Pdt. R. Hestitama dari GKJ Wates Selatan, Pdt. Thomas Wijayanta dari GKJ Nanggulan, dan Pdt. Martinus Dwi Anggara dari GKJ Wates.
Dalam ibadat, para pendoa dilakukan secara bergantian, dari empat Romo dan tujuh Pendeta. Sebagai Selebranutama, Romo Aloys Budi Purnomo Pr. dalam renungan singkatnya menyampaikan harapannya, semoga kesatuan umat kristiani merupakan sumber perdamaian dan jadi tanda kasih Kristus bagi seluruh umat manusia.

Rangkaian liturgy ibadat ekumene ini juga didukung dari dua group paduan suara dari GKJ Wates dan Gereja Katolik. Setelah berkat penutup, diselenggarakan acasra menikmati makan dan minuman alakadarnya, yang menambah keakraban suasana persaudaraan sejati.
Petrus Surjianta







