Kamis, Oktober 15, 2026

KND dan HAM Bentuk Forum Masyarakat Disabilitas Papua Pegunungan

Wamena, sinar berita|Berbagai kelompok latar belakang masyarakat disabilitas serta para aktivis HAM di Wamena, mendeklarasikan sebuah forum yang konsern terhadap isu disabilitas yang berlangsung dikampus Yapis Wamena Selasa, (25/6/2024).

Momentum deklarasi yang bertema, Masyarakar Disabilitas Papua Pegunungan merupakan masyarakat yang peduli terhadap isu-isu disabilitas yang selama ini belum mendapat kesetaraan hak.

Ketua unit layanan disabilitas (ULD) U Care Una IM Yapis Wamena Heriliyani, dalam deklarasinya berharap agar forum yang baru dibentuk ini dapat memperkuat kolaborasi antara ULD dan para pegiat HAM disabilitas di Papua Pegunungan.

“Tentu ini adalah momentum yang baik.untuk ULD dan teman teman yang peduli terhadap isu disabilitas. Dengan forum ini kita akan berkolaborasi baik untuk memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitasnyang inklusi ” ujarnya.

Sementara itu  perwakilan dari Dinsos Jayawijaya Lukas berharap, kehadiran Forum Masyarakat Disabilitas Papua Pegunungan kedepannya berkolaborasi dengan ULD Yapus Wamena dapat memberi harapan secara khusus bagi penyandang disabilitas yang ingin bersekolah.

“Terdapat kasus penyandang disabilitas yang memiliki prestasi menjadi atlit namun tidak memiliki ijazah, sehingga tidak dapat tersaring di OPDis maupun pekerjaan, maka kita perlu mendorong agar kedepanya para penyandang disabilitas dapat memiliki kesempatan untuk bersekolah,” katanya.

Selain itu, Komisioner Komnas Disabilitas Kikin yang hadir dalam deklarasi tersebut menegaskan, Forum Masyarakat Disabilitas Papua Pegunungan bertujuan mengumpulkan instansi – instansi terkait yang konsern terhadap isu disabilitas.

“Forum Masyarakat Disabilitas Papua Pegunungan diharapkan mampu melindungi dan memenuhi hak setiap penyandang disabilitas guna berpartisipasi dan berkontribusi bagi bangsa dan negara serta daerah secara setara.” tambahnya.

Kikin juga berharap agar Forum yang baru dibentuk itu dapat bergerak maksimal dengan menjalin komunikasi baik antara pemerintah provinsi dan pemerintah daeran di delapan kabupaten papua pegunungan.

kesempatan itu, anggota DPRD terpilih kabupaten Jayawijaya Yusuf Hubi mengatakan wilayah kerja ULD harus bisa memperluas jangkauan pendataan penyandang disabilitas hingga kedelapan kanupaten di papua pegunungan.

“Kita komitmen mengawal isu disabilitas dengan sasaran pertama yaitu pendataan, melalui OPDis, dan organisasi lain. Mungkin juga forum-forum diskusi terkait disabilitas perlu digencarkan dan disosialisasikan agar mwmperkuat pemahaman masyarakat terkait isu disabilitas serta hak-haknya agar papua pegunungan manjadi rumah yang inklusif bagi penyandang disabilitas.” tuturnya. [Maria]

 

 

RICHARD ARITONANGhttps://www.sinar-berita.com/
sinar-berita.com adalah media publikasi cetak dan online yang juga menggunakan facebook, twitter, instagram

Related Articles

COSMAX Indonesia Raih Sertifikasi AEO dari Dirjen Bea dan Cukai

Jakarta, sinar-berita.com| COSMAX Indonesia memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pencapaian ini menempatkan...

COSMAX Indonesia Hadirkan Enam Poster di IFSCC 2026

Perth, sinar-berita.com| Memperkuat kehadirannya di panggung riset kosmetik global dalam Kongres Ke-36 International Federation of Societies of Cometic Chemists (IFSCC) 2026 yang diselenggarakan di...

PT COSMAX Indonesia Raih Most Immersive Award dan Sustainability Award

Kabupaten Tangerang, sinar-berita.com| Menghadirkan beragam inovasi produk dan konsep kecantikan serta merepresentasikan trend industri kecantikan tahun 2027, COSMAX Indonesia kembali ambil bagian dalam gelaran...

FPMI Datangi Mabes Polri, Desak Kapolri ‘Berantas’ Oknum Yang Coba Bekingi Mafia Gas

Jakarta, sinar-berita.com|Forum Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FPMI), dipimpin Ketua Umumnya Shella Maulana, hari ini mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan sikap tegas terhadap maraknya mafia...

Aroma Limbah PT JPN Diduga Penyebab Siswa SMPN 4 Jombang Mual

Jombang, sinar-berita.com| Aktivitas belajar mengajar di SMPN 4 Jombang. Jawa Timur tergangggu akibat munculnya bau menyengat yang diduga berasal dari limbah cair pengolahan ayam...

Langgar Rambu Lalin, Sopir Truk Diduga Gunakan SIM Palsu

Jombang, sinar-berita.com|Saat melakukan patroli hunting, di jalan Cempaka desa Mojongapit Jombang Jawa Timur, petugas Unit Turjawali Polres Jombang Jawa timur temukan pengemudi truk yang...

PT SGS Jombang Terus Mangkir dalam Sidang Kasus PHK Buruh

Jombang, sinar-berita.com| Perusahaan kayu lapis PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Kabupaten Jombang  Jawa Timur, kembali tidak hadir  dalam persidangan perkara perselisihan hubungan Industrial  yang...

Puntung Rokok, Diduga Pemicu Kebakaran Rumah di Tembelang Jombang

Jombang, sinar-berita.com| Bangunan rumah milik Supiah warga dusun Kontol kecamatan Tembelang kabupaten Jombang Jawa timur terbakar, Senin (21/9/2026). Kebakaran diduga dipicu puntung rokok mengenai...

Gelar RUPSLB, Ratu Kantongi Restu Pemegang Saham, Perkuat Penambahan Modal

Jakarta, sinar-berita.com|PT. Raharja Energi Cepu Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Acara Rapat yang diselenggarakan memperoleh persetujuan...
- Advertisement -

Latest Articles