Kamis, Oktober 15, 2026

Hadapi Darurat Beras, Laskar Ampera ARH 66 Dukung Tindaklanjut Program Pertanian

Jakarta, sinar berita|Sejak menyatakan Indonesia Darurat Beras, Laskar Ampera Arief Rachman Hakim Angkatan Enam Enam nampaknya serius untuk terus berjuang menindaklanjuti hasil rapat DPP pada bulan Juni 2024, untuk menjalankan dan mendorong percepatan program pertanian padi, dengan aktif mendampingi para petani di sawah dan membuka mata pemerintah, untuk segera terlibat memberi dukungan nyata mengingat kondisi yang dirasakan kian genting.

Dengan merangkul kelompok tani, universitas-universitas, media dan seluruh praktisi pertanian, Laskar Ampera Arief Rachman Hakim Angkatan Enam Enam akan memberikan bukti nyata bahwa menekan harga pokok produksi beras adalah solusi yang jauh lebih cerdas dan efektif dibanding kebijakan peningkatan impor beras, ditengah serapan pupuk baru menyentuh angka 32% dari total e-RDKK ditengah ancaman kelaparan.

Sekretaris Jenderal DPP Laskar Ampera ARH 66 Binsar Effendi Hutabarat – dalam rapat Kordinasi bersama para awak media di kantor DPP Laskar Ampera ARH Angkatan Enam Enam di Jakarta, Kamis (4/7/2024 – menegaskan, Laskar Ampera ARH 66, sejak tahun 2014, memberi dukungan penuh ditengah ancaman keamanan ketika itu, dan terus bergerak untuk mewujudkan percepatan program pertanian padi.

“Masih melekat dalam ingatan masyarakat Papua, ketika presiden Jokowi mengunjungi Yahukimo dengan pengamanan ekstra pada periode pertama kepemimpinanya bersama kementerian terkait, mendeklarasikan pemerataan pembangunan,” tutur Effendi, aktivis 1966 itu .

Terbukanya jalur distribusi saat itu, memupuk semangat masyarakat Papua membentuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Jayatolamaduya (Jaya Wijaya, Tolikara, Lany Jaya, Mamberamo, Nduga, Yalimo, Yahukimo) guna memaksimalkan potensi lahan pertanian mereka yang subur agar kebutuhan pangan mereka tidak lagi tergantung pada wilayah lain.

“Faktanya apa? Sekarang, hanya sebagian kecil petani di wilayah Wamena seperti Hurulu, Pike, Momi dan Moai yang terus berjuang menanam padi ditengah gempuran sektor pertambangan yang justru jadi isu sentral disana, saat ancaman kelaparan didepan mata! Itu disampaikan Menteri Pertanian langsung,” imbuhnya.

Ia menegaskan, saat ini adalah waktunya memaksimalkan lahan-lahan pertanian seperti ini diseluruh Indonesia, dengan meningkatkan produksi beras, dan menanamkan kepercayaan diri petani.

“Masyarakat Papua punya harapan besar dan mereka mendukung, kita juga harus mendukung mereka, bukan memelihara konflik dengan masyarakat adat seperti yang terjadi pada pembangunan dermaga Foley di Raja Ampat, dimana pelabuhan sudah jadi, kok masyarakat adat belum dapat haknya?,”  tegasnya.[Arto]

RICHARD ARITONANGhttps://www.sinar-berita.com/
sinar-berita.com adalah media publikasi cetak dan online yang juga menggunakan facebook, twitter, instagram

Related Articles

COSMAX Indonesia Raih Sertifikasi AEO dari Dirjen Bea dan Cukai

Jakarta, sinar-berita.com| COSMAX Indonesia memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pencapaian ini menempatkan...

COSMAX Indonesia Hadirkan Enam Poster di IFSCC 2026

Perth, sinar-berita.com| Memperkuat kehadirannya di panggung riset kosmetik global dalam Kongres Ke-36 International Federation of Societies of Cometic Chemists (IFSCC) 2026 yang diselenggarakan di...

PT COSMAX Indonesia Raih Most Immersive Award dan Sustainability Award

Kabupaten Tangerang, sinar-berita.com| Menghadirkan beragam inovasi produk dan konsep kecantikan serta merepresentasikan trend industri kecantikan tahun 2027, COSMAX Indonesia kembali ambil bagian dalam gelaran...

FPMI Datangi Mabes Polri, Desak Kapolri ‘Berantas’ Oknum Yang Coba Bekingi Mafia Gas

Jakarta, sinar-berita.com|Forum Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FPMI), dipimpin Ketua Umumnya Shella Maulana, hari ini mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan sikap tegas terhadap maraknya mafia...

Aroma Limbah PT JPN Diduga Penyebab Siswa SMPN 4 Jombang Mual

Jombang, sinar-berita.com| Aktivitas belajar mengajar di SMPN 4 Jombang. Jawa Timur tergangggu akibat munculnya bau menyengat yang diduga berasal dari limbah cair pengolahan ayam...

Langgar Rambu Lalin, Sopir Truk Diduga Gunakan SIM Palsu

Jombang, sinar-berita.com|Saat melakukan patroli hunting, di jalan Cempaka desa Mojongapit Jombang Jawa Timur, petugas Unit Turjawali Polres Jombang Jawa timur temukan pengemudi truk yang...

PT SGS Jombang Terus Mangkir dalam Sidang Kasus PHK Buruh

Jombang, sinar-berita.com| Perusahaan kayu lapis PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Kabupaten Jombang  Jawa Timur, kembali tidak hadir  dalam persidangan perkara perselisihan hubungan Industrial  yang...

Puntung Rokok, Diduga Pemicu Kebakaran Rumah di Tembelang Jombang

Jombang, sinar-berita.com| Bangunan rumah milik Supiah warga dusun Kontol kecamatan Tembelang kabupaten Jombang Jawa timur terbakar, Senin (21/9/2026). Kebakaran diduga dipicu puntung rokok mengenai...

Gelar RUPSLB, Ratu Kantongi Restu Pemegang Saham, Perkuat Penambahan Modal

Jakarta, sinar-berita.com|PT. Raharja Energi Cepu Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Acara Rapat yang diselenggarakan memperoleh persetujuan...
- Advertisement -

Latest Articles