JAKARTA, sinar-berita.com |– Lifebuoy bersama Halodoc mengumumkan kolaborasi dalam kampanye #PerlindunganKeluargaSehat yang memberikan konsultasi dokter gratis kepada masyarakat Indonesia, Kamis (1/9/22).
Hadir sebagai pembicara, Prof Dr Zubairi Djoerban SpPD KHOM, Dewan Penasihat Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI)-menyampaikan keynote speech, Erfan Hidayat – Unilever Head of Marketing Personal Care Skin Cleansing, Felicia Kawilarang – Chief Marketing Officer Halodoc, Dr Devie Kristiani SpA – Dokter Spesialis Anak, dan Nagita Slavina – Selebriti dan ibu dua anak.
Lewat kolaborasi, Lifebuoy dan Halodoc mengedukasi orang tua agar semakin peduli jaga kesehatan anak dan keluarga, dan tidak ragu berkonsultasi dengan dokter. Kemudahan layanan telehealth dipercaya mampu jawab kecemasan orang tua yang tinggi terkait kesehatan anak, yang akhirnya mendorong perilaku swamedikasi di Halodoc, topik terkait kesehatan anak dan keluarga terus menunjukkan tren positif, dengan lebih dari 2 juta user per bulan mengakses artikel kesehatan terkait anak dan keluarga.

Orang tua memiliki peran sangat penting dalam menjaga kesehatan dan kebersihan keluarga, terutama anak-anak. Memahami hal tersebut, Lifebuoy, sebagai brand yang sudah mendukung kesehatan keluarga Indonesia selama 88 tahun, berkolaborasi bersama Halodoc, sebagai ekosistem kesehatan digital, meluncurkan kampanye #PerlindunganKeluargaSehat, dengan memberikan layanan konsultasi dokter gratis di seluruh Indonesia hingga 2023.
Kolaborasi tersebut memberikan kemudahan bagi orang tua untuk berkonsultasi dengan dokter tepercaya dan mendapatkan penanganan kesehatan yang cepat, mudah, dan tepat bagi anak mereka kapanpun dan dimanapun, melalui platform aplikasi Halodoc.
“Sebagai sabun kesehatan nomor satu di dunia, Lifebuoy memiliki komitmen untuk menjadi sahabat keluarga dalam memberikan perlindungan dari kuman dan menjaga agar anak tidak mudah jatuh sakit, dan kini kami juga ingin memberikan solusi yang tepat bagi orang tua di saat anak jatuh sakit. Kami juga percaya bahwa peran telehealth seperti Halodoc mampu menjawab kebutuhan orang tua akan layanan kesehatan yang bisa diakses secara cepat, mudah, dan tepercaya,” tutur Erfan Hidayat, Head of Skin Cleansing Unilever Indonesia.

Sementara itu, Chief Marketing Officer Halodoc, Felicia Kawilarang, mengatakan, Halodoc senang dapat bekerjasama dengan Lifebuoy yang memiliki fokus sejalan dengan Halodoc dalam menjaga anak dan keluarga agar tidak mudah jatuh sakit. Sebagai ekosistem kesehatan digital. Dirinya menilai, orang tua memiliki peran krusial dalam memastikan kesehatan keluarga.
“Kami juga melihat bahwa masih terdapat pain point yaitu terkait bagaimana orang tua bisa mendapatkan akses layanan kesehatan yang terpercaya dan dapat diandalkan. Sehingga, kolaborasi ini akan membantu fokus kami dalam memperluas pemanfaatan telehealth, yang mampu menjadi kotak P3K bagi para orang tua dan dapat diakses kapanpun dan dimanapun, serta memberikan #PerlindunganKeluargaSehat yang optimal” tutur Felicia.
Kolaborasi Lifebuoy dan Halodoc ini juga merupakan upaya aktif kedua belah pihak agar orang tua terhindar dari perilaku swamedikasi, yang cenderung disebabkan oleh tingkat kecemasan orang tua yang tinggi mengenai kesehatan anak. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) 2019, sebanyak 71,46% masyarakat Indonesia memilih untuk melakukan swamedikasi ketimbang berkonsultasi ke dokter dan angka ini pun terus meningkat sejak tahun 2017.
Sementara itu, tingkat kecemasan orang tua terhadap kesehatan anak juga tercermin dari adanya traffic tinggi pada artikel dan informasi kesehatan terkait kesehatan anak dan keluarga di platform Halodoc, dengan lebih dari 2 juta users per bulan mengakses artikel dengan topik tersebut.
“Pada umumnya, tingkat kecemasan orang tua ketika anak sakit itu tinggi, sehingga orang tua ingin secepatnya memberikan obat kepada si kecil. Tentu kita pahami bahwa itu adalah refleksi dari kasih sayang orang tua yang sedemikian besar untuk anaknya. Namun perlu diingat bahwa ‘anak bukan miniatur orang dewasa’ sehingga obat-obat yang aman diberikan kepada orang dewasa belum tentu aman untuk anak-anak,” papar dr Devie.
Konsumen yang belum memiliki aplikasi Halodoc dapat mengunduh aplikasi tersebut dari Appstore dan Playstore atau memindai barcode yang ada di belakang kemasan sabun cair Lifebuoy Total 10. Kemudian setelah masuk ke dalam aplikasi Halodoc, klik ‘Chat dengan Dokter’ dan pilih dokter dari empat pilihan spesialisasi yang tersedia. Masukkan kode ‘Livebuoy Halodoc’ pada halaman pembayaran dan konsultasi segera dapat dilakukan.
Konsumen yang sudah memiliki aplikasi Halodoc dapat langsung membuka aplikasi dan klik ‘Chat dengan Dokter’, memasukkan kode ‘Livebuoy Halodoc’ pada halaman pembayaran dan segera berkonsultasi.

Sementara itu, Dewan Penasihat Satgas Covid-19 PB IDI, Prof. Dr. Zubairi Djoerban, SpPD, KHOM, dalam kata sambutannya menyampaikan, sangat menghargai inisiatif dari Unilever melalui brand Lifebuoy yang bekerjasama dengan Halodoc untuk memberikan akses layanan kesehatan yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.
“Ini membuktikan bahwa kolaborasi merupakan kunci penting untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat. Dengan kemudahan yang sudah diberikan, saya berharap akan lebih banyak lagi orang yang tidak ragu berkonsultasi ke dokter agar keluarga Indonesia jadi sehat dan tidak mudah jatuh sakit” ungkapnya.
Kampanye #PerlindunganKeluargaSehat ini juga didukung oleh Nagita Slavina, selebriti yang juga seorang ibu dari dua anak.
“Sebagai seorang ibu dari dua anak, tentu saya juga merasakan kekhawatiran atas kesehatan anak-anak saya. Itu sebabnya saya senang sekali dengan solusi layanan konsultasi dokter gratis yang diberikan oleh Lifebuoy dan Halodoc. Saya sangat berharap orang tua di Indonesia dapat memanfaatkan layanan ini dan jadi tidak ragu lagi untuk berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan dan informasi yang tepat di saat anak jatuh sakit.” tutur Nagita. [Shanty Rd]







