KABUPATEN TEGAL, sinar-berita.com|* Pembaretan anggota barisan serbaguna nahdlatul ulama (Banser NU) kabupaten Tegal dilakukan di Gedung PCNU Long March menuju Makam Ki Gede Sebayu desa Danawarih kecamatan Balapulang, Minggu (25/12/2022).
Anggota Pembaretan tersebut di ikuti 3.221 personil Banser baru, yang dipimpin langsung oleh Ketua Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Tengah Gus Sholahudin Aly serta didampingi Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor kabupaten Tegal Nur Fanani dan Satkorcab Banser kabupaten Tegal M Mashadi Zaeni.

Menurut M Zaeni, kegiatan tersebut merupakan bagian yang tidak bisa terpisahkan dari Diklatsar Banser, sehingga anggota Banser yang sudah dinyatakan lulus dalam Diklatsar diharuskan mengikuti kegiatan pembaretan.
“Ini merupakan kegiatan wajib yang harus diikuti oleh anggota Banser, terutama yang telah dinyatakan lulus dalam Diklatsar. Tujuannya, guna meningkatkan loyalitas dan kepatuhan kepada pimpinan,” tegas Satkorcab Banser kabupaten Tegal M Mashadi Zaeni dalam keterangannya, Minggu (25/12/2022).
Kemudian, Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor kabupaten Tegal Nur Fanani menyampaikan dan mengingatkan kepada seluruh kader Ansor Banser agar merapatkan barisan, sekaligus solid lagi, khususnya jelang memasuki tahun politik. Dirinya menegaskan tak ingin kader diadu domba dan mudah diceraiberai. Sebab menurut Fanani, Ansor adalah Banser, bukan gerombolan orang, tetapi organisasi (jam’iyah).
“Artinya, siapa saja tidak boleh memberikan komando, selain pengurus yang diberi wewenang dan disumpah oleh organisasi. Kita ini orang-orang yang terorganisir, Selalu bergerak dalam satu barisan, tetap dalam satu komando,” ungkap Fanani.

Nur Fanani menambahkan, anggota Banser kabupaten Tegal yang mengikuti pembaretan berasal dari 18 Rayon (Kecamatan) di kabupaten Tegal, dengan tambahan 3.221 personel baru. Saat ini jumlah anggota Banser kabupaten Tegal sekitar 18 ribu anggota. [Rico/Andi]







