Kamis, Oktober 15, 2026

Prof. Yusril Ihza Mahendra: Pembangunan Sektor Hukum Paling Lemah di Pemerintahan Jokowi

Jakarta, SINAR-BERITA.com|* Ketua Umum Partai Bulan Bintang Prof Yusril Ihza Mahendra menilai pembangunan yang paling lemah pada masa pemerintahan Prediden Joko Widodo adalah pada sektor hukum. Menurutnya, keadilan dan kepastian hukum sepertinya semakin menjauh, padahal ini adalah masalah paling fundamental bagi sebuah Negara.

“Kalau keadilan tidak ada, yang kuat menang, yang lemah tersingkir dan terabaikan, maka ketidak puasan akan menumpuk dimana-mana. Ketidak adilan masalah pertanahan, ketika yang kuat selalu menang yang lemah (Rakyat kecil) selalu kalah, maka kekecewaan akan semakin menjadi-jadi,” kata Yusril di akun pribadinya, Senin, (6/2/2023).

Yusril menegaskan bahwa pemilik modal dan pengusaha selalu diuntungkan dan hak-hak buruh diabaikan, maka demo dan protes akan terus terjadi, sehingga keseimbangan dan keadilan bagi kedua belah pihak mutlak dalam konsep dan aturan. Pemerintah mengawasi, menjaga dan menegur pihak yang salah.

Yusril mencontohkan, Industri manufaktur harus dibuka luas untuk Daerah Pulau Jawa agar terjadi pemerataan dan penciptaan lapangan kerja, upah wajar dan jaminan hukum serta keadilan ditegakan Pemerintah.

“Kalau dua hal ini tidak ada, Industri manufaktur akan lari ke Vitnam, Kamboja dan Laos,” tegas Yusril.

Kepastian hukum tentang eksistesi Perusahaan harus dijaga ketat dengan sistem dan kontrol oleh Kemenkumham, jangan biarkan IT mudah dibobol dan diubah- ubah oleh Notaris sehingga kepastian hukum berantakan. Kalau begini keadaanya, siapapun takut mendirikan usaha di Negara ini.

Selain itu, lanjut Yusril, sistem pelayanan Imigrasi juga harus dievaluasi, jangan mudah kebobolan. Sistem elektronik yang dibangun tujuanya untuk mempercepat pelayanan tapi jangan menyerahkan segalanya kepada sistem elektronik IT tanpa kontrol yang ketat karena rawan penyalah gunaan.

“Contohnya, TKA China bebas-bebas masuk tanpa pengawasan ketat dan seleksi yang hati-hati terhadap jenis pekerjaan yang boleh dilakukan TKA, ini bukan saja menimbulkan masalah ketenagakerjaan, tetapi juga masalah sosial dan politik yang rawan serta menjadi ancaman stabilitas. Tiap hari masalah TKA China ini menjadi bahan berita dan bahan agitasi, propaganda di medsos. Tidak semua beritanya sesuai fakta, tetapi hal seperti itu mudah mempengaruhi orang awam dan membuat suasana menjadi tegang. Pemerintah tidak boleh berdiam diri menghadapinya.” jelasnya.

Edited By: Maria

RICHARD ARITONANGhttps://www.sinar-berita.com/
sinar-berita.com adalah media publikasi cetak dan online yang juga menggunakan facebook, twitter, instagram

Related Articles

COSMAX Indonesia Raih Sertifikasi AEO dari Dirjen Bea dan Cukai

Jakarta, sinar-berita.com| COSMAX Indonesia memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pencapaian ini menempatkan...

COSMAX Indonesia Hadirkan Enam Poster di IFSCC 2026

Perth, sinar-berita.com| Memperkuat kehadirannya di panggung riset kosmetik global dalam Kongres Ke-36 International Federation of Societies of Cometic Chemists (IFSCC) 2026 yang diselenggarakan di...

PT COSMAX Indonesia Raih Most Immersive Award dan Sustainability Award

Kabupaten Tangerang, sinar-berita.com| Menghadirkan beragam inovasi produk dan konsep kecantikan serta merepresentasikan trend industri kecantikan tahun 2027, COSMAX Indonesia kembali ambil bagian dalam gelaran...

FPMI Datangi Mabes Polri, Desak Kapolri ‘Berantas’ Oknum Yang Coba Bekingi Mafia Gas

Jakarta, sinar-berita.com|Forum Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FPMI), dipimpin Ketua Umumnya Shella Maulana, hari ini mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan sikap tegas terhadap maraknya mafia...

Aroma Limbah PT JPN Diduga Penyebab Siswa SMPN 4 Jombang Mual

Jombang, sinar-berita.com| Aktivitas belajar mengajar di SMPN 4 Jombang. Jawa Timur tergangggu akibat munculnya bau menyengat yang diduga berasal dari limbah cair pengolahan ayam...

Langgar Rambu Lalin, Sopir Truk Diduga Gunakan SIM Palsu

Jombang, sinar-berita.com|Saat melakukan patroli hunting, di jalan Cempaka desa Mojongapit Jombang Jawa Timur, petugas Unit Turjawali Polres Jombang Jawa timur temukan pengemudi truk yang...

PT SGS Jombang Terus Mangkir dalam Sidang Kasus PHK Buruh

Jombang, sinar-berita.com| Perusahaan kayu lapis PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Kabupaten Jombang  Jawa Timur, kembali tidak hadir  dalam persidangan perkara perselisihan hubungan Industrial  yang...

Puntung Rokok, Diduga Pemicu Kebakaran Rumah di Tembelang Jombang

Jombang, sinar-berita.com| Bangunan rumah milik Supiah warga dusun Kontol kecamatan Tembelang kabupaten Jombang Jawa timur terbakar, Senin (21/9/2026). Kebakaran diduga dipicu puntung rokok mengenai...

Gelar RUPSLB, Ratu Kantongi Restu Pemegang Saham, Perkuat Penambahan Modal

Jakarta, sinar-berita.com|PT. Raharja Energi Cepu Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Acara Rapat yang diselenggarakan memperoleh persetujuan...
- Advertisement -

Latest Articles