Rabu, Oktober 14, 2026

Api Depo Dekat Dipermukiman Padat Itu, Sisakan Puing Kesedihan

Jakarta, SINAR-BERITA.com|* Sedikitnya 17 korban meninggal dunia, 51 korban luka, 30 rumah tinggal hangus terbakar, 21 orang dilaporkan hilang dan 1018 jiwa dilaporkan masih mengungsi, akibat terbakarnya pipa bahan bakar minyak (BBM) Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara, Jumat malam (3/3/2023).

Korban meninggal dunia diidentifikasi terdiri atas 15 orang dewasa dan dua anak-anak. Sedangkan 51 korban luka, terdiri dari 49 orang dewasa dan dua anak-anak serta kerusakan rumah tinggal yang terbakar,sebagian besar ada dilingkungan RW1 dan RW02 Kelurahan Rawa Badak Selatan kecamatan Koja Jakarta Utara.

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla yang berkunjung langsung ke Markas PMI Jakarta Utara sekitar pukul 10.15 Wib, Sabtu (4/3/2023), memastikan PMI akan memenuhi segala yang dibutuhkan oleh pengungsi terdampak terbakarnya pipa Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara.

“Ya, PMI akan memberikan semua yang dbutuhkan oleh pengungsi yang ada di markas PMI Jakarta Utara, itu sudah menjadi tugas PMI Jakarta Utara’ kata Yusuf Kalla kepada awak media.

Hingga hari ini, Sabtu (4/3) masih ada sekitar 106 orang korban terdampak yang masih mengungsi di markas PMI Jakarta Utara, dari sebelumnya sebanyak 350 orang. Markas PMI merupakan salah satu tempat pengunsian dari empat kantong yang disediakan bagi korban terdampak.

Depo Pertamina Plumpang Berdekatan dengan Pemukiman Padat

Sebelumnya, awal tahun 2009, Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara, yang menyuplai 20 persen kebutuhan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia khususnya pulau Jawa ini, pernah terbakar. Waktu itu, beberapa pihak terkait berspekulasi, kebakaran tersebut disinyalir dengan keterlibatan aksi teroris.

Depo Suplay bahan-bakar minyak yang langsung ke konsumen ini, mulai digunakan pada tahun 1974, dimana pada waktu itu belum terdapat pemukiman rumah penduduk yang mengelilingi, sampai pada pertengan tahun 80-an, masyarakat mulai memasuki kawasan lahan kosong yang disebut Tanah Merah, kawasan sekitar Depo secara sporadis menjadi bertambah banyak hunian dan menjadi kawasan padat penduduk.

Seorang Warga mengaku sekitar pukul 20.00, Jumat (3/3/) dirinya mengendus bau menyengat khas bahan bakar, dan warga lainnya pula merasakan hal yang sama, sampai tidak lama kemudian tersembul api dsertai ledakan, yang membuat warga panik dan berhamburan.

Api berhasil dipadamkan oleh petugas dibantu aparat terkait laninnya, beberapa saat sebelum pukul 23.00 Wib. Hingga saat ini, pendinginan lokasi kebakaran dan upaya pencarian korban hilang masih dilakukan.

Edited By: Richard Aritonang

RICHARD ARITONANGhttps://www.sinar-berita.com/
sinar-berita.com adalah media publikasi cetak dan online yang juga menggunakan facebook, twitter, instagram

Related Articles

COSMAX Indonesia Raih Sertifikasi AEO dari Dirjen Bea dan Cukai

Jakarta, sinar-berita.com| COSMAX Indonesia memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pencapaian ini menempatkan...

COSMAX Indonesia Hadirkan Enam Poster di IFSCC 2026

Perth, sinar-berita.com| Memperkuat kehadirannya di panggung riset kosmetik global dalam Kongres Ke-36 International Federation of Societies of Cometic Chemists (IFSCC) 2026 yang diselenggarakan di...

PT COSMAX Indonesia Raih Most Immersive Award dan Sustainability Award

Kabupaten Tangerang, sinar-berita.com| Menghadirkan beragam inovasi produk dan konsep kecantikan serta merepresentasikan trend industri kecantikan tahun 2027, COSMAX Indonesia kembali ambil bagian dalam gelaran...

FPMI Datangi Mabes Polri, Desak Kapolri ‘Berantas’ Oknum Yang Coba Bekingi Mafia Gas

Jakarta, sinar-berita.com|Forum Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FPMI), dipimpin Ketua Umumnya Shella Maulana, hari ini mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan sikap tegas terhadap maraknya mafia...

Aroma Limbah PT JPN Diduga Penyebab Siswa SMPN 4 Jombang Mual

Jombang, sinar-berita.com| Aktivitas belajar mengajar di SMPN 4 Jombang. Jawa Timur tergangggu akibat munculnya bau menyengat yang diduga berasal dari limbah cair pengolahan ayam...

Langgar Rambu Lalin, Sopir Truk Diduga Gunakan SIM Palsu

Jombang, sinar-berita.com|Saat melakukan patroli hunting, di jalan Cempaka desa Mojongapit Jombang Jawa Timur, petugas Unit Turjawali Polres Jombang Jawa timur temukan pengemudi truk yang...

PT SGS Jombang Terus Mangkir dalam Sidang Kasus PHK Buruh

Jombang, sinar-berita.com| Perusahaan kayu lapis PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Kabupaten Jombang  Jawa Timur, kembali tidak hadir  dalam persidangan perkara perselisihan hubungan Industrial  yang...

Puntung Rokok, Diduga Pemicu Kebakaran Rumah di Tembelang Jombang

Jombang, sinar-berita.com| Bangunan rumah milik Supiah warga dusun Kontol kecamatan Tembelang kabupaten Jombang Jawa timur terbakar, Senin (21/9/2026). Kebakaran diduga dipicu puntung rokok mengenai...

Gelar RUPSLB, Ratu Kantongi Restu Pemegang Saham, Perkuat Penambahan Modal

Jakarta, sinar-berita.com|PT. Raharja Energi Cepu Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Acara Rapat yang diselenggarakan memperoleh persetujuan...
- Advertisement -

Latest Articles