SINAR-BERITA.COM, JAKARTA – Perang Rusia versus Ukraina dikhawatirkan memicu eskalasi perang yang lebih besar, khususnya di Eropa Timur, yang dapat berdampak luas hingga ke Indonesia. Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) pun diminta mewaspadai dampak perang tersebut. Hal ini disuarakan oleh Pengamat militer dari intelijen Susaningtyas Kertopati.
Baru-baru ini Susaningtyas mengatakan pemerintah Indonesia patut mewaspadai dampak perang Rusia-Ukraina bagi perekonomian Indonesia.
“Sejumlah langkah strategis harus disiapkan secara matang mengantisipasi kemungkinan terburuk bagi kondisi sosial-politik di Indonesia,” kata Susaningtyas, di Jakarta, dikutip Suara.com, Minggu (27/2/2022).
Jadi efek dominonya yang paling penting adalah harga pangan impor naik diikuti kenaikan barang lokal, biaya logistik melonjak, harga BBM menanti subsidi yang lebih besar, lonjakan harga minyak tak dapat dihindari.
Selain antisipasi di dalam negeri, kata dia, Indonesia juga harus waspada kemungkinan negara tertentu mengambil kesempatan ketika dunia internasional sibuk menghadapi Rusia.
“Gelar operasi militer di Laut Natuna Utara harus tetap dilaksanakan. Jangan sampai terjadi serangan mendadak yang dapat merugikan pertahanan Indonesia,” jelas Nuning, sapaan Susaningtyas Kertopati.
Hal penting lainnya, kata dia, pemerintah Indonesia harus segera mengevakuasi WNI yang berada di Ukraina. [*/REDKBB]







