Jumat, Oktober 16, 2026

Badan Pangan Nasional: Bulog Telah Lakukan Beberapa Perbaikan Jelang Panen Raya

Sragen, SINAR-BERITA.com|● Panen raya padi yang dihadiri Presiden Joko Widodo di Desa Lajer Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah, pada Kamis, (9/3/2023), secara tidak langsung menandai bahwa Indonesia sudah mulai memasuki musim panen di Semester 1 2023.

Kondisi tersebut disambut baik Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA), di mana lembaga yang melaksanakan tugas pemerintah di bidang pangan tersebut siap mengawal panen raya melalui peningkatan serapan beras Perum Bulog. Hal tersebut disampaikan Kepala NFA Arief Prasetyo Adi, Sabtu, (11/3/2023), di Sragen.

Menurutnya, guna meningkatkan serapan sebelum memasuki musim panen Bulog secara bertahap sudah menyiapkan diri, salah satunya membangun Modern Rice Milling Plant (MRMP) di 10 lokasi yaitu : Subang, Kendal, Sragen, Karawang, Lampung, Bojonegoro , Magetan, Jember, Banyuwangi, dan Sumbawa. Dan 3 unit merupakan Rice Milling Unit ( RMU ). Saat ini RMU/Bulog memiliki 133 unit.

Melalui MRMP ini Bulog memiliki sejumlah unit mesin yang bisa digunakan untuk mengolah gabah, dari mulai penerimaan, pengeringan, kemudian sampai color sorter.

“Dengan adanya MRMP ini memungkinkan Bulog untuk bisa menyerap gabah dari petani atau Gapoktan. Jadi peluang Bulog menambah serapannya semakin besar karena tidak hanya mengandalkan pasokan dari penggilingan tetapi juga bisa langsung turun menyerap gabah petani,” ujarnya.

Agar upaya penyerapan langsung ke petani tersebut dapat berjalan, NFA mendorong Bulog secara aktif melakukan jemput bola.

“Kondisi yang sering ditemui, petani agak kesulitan langsung masuk ke Bulog di antaranya karena kondisi lokasi lahan pertanian yang sulit dijangkau, sehingga ke depan kita arahkan Bulog untuk jemput bola. Langkah tersebut menambah saluran penyerapan gabah/beras ke Bulog,” ucapnya.

Upaya jemput bola ini, menurut Arief, merupakan bagian dari perbaikan yang dilakukan Bulog. Pihaknya mengarahkan agar dalam pelaksanaannya Bulog melakukan contract farming dengan Gapoktan-gapoktan, sehingga produksinya bisa langsung disalurkan ke Bulog.

“Itu cukup membantu kita meningkatkan serapan sekaligus menjaga harga dasar di tingkat petani tidak jatuh,” ucapnya.

Arief mengatakan, selain perbaikan dari sisi pembangunan fasilitas produksi dan strategi jemput bola, dari sisi produksi dan kualitas produk pun Bulog telah mengalami banyak perbaikan.

“Kualitas produk beras Bulog saat ini telah jauh berbeda dan semakin baik. Hal tersebut dibuktikan saat pelaksanaan SPHP (Stabilisasi Pasokan Harga Pangan), beras SPHP Bulog telah masuk dan tersedia di modern market. Kita tahu modern market memiliki standar yang ketat terhadap kualitas,” tandasnya.

Selain itu, Arief menambahkan, pihaknya juga telah membekali BUMN Pangan tersebut dengan sejumlah regulasi atau payung hukum yang dapat mendukung peningkatan serapan  diantaranya surat penugasan pengadaan gabah/beras dari dalam negeri melalui penyerapan 2,19 juta ton dengan target pemenuhan 70% pada panen raya Maret sampai dengan Mei ini.

Penyerapan tersebut dapat dilakukan dengan berbagai skema seperti skema Cadangan Beras Pemerintah (CBP), fleksibilitas, atau melalui skema komersial.

Selain itu, dalam waktu dekat juga Bulog akan dibekali regulasi baru terkait Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Dengan HPP terbaru tersebut, diharapkan Bulog akan memiliki harga yang baik untuk menyerap sehingga turut berkontribusi menjaga keseimbangan harga gabah di tingkat petani, pedagang, dan konsumen.

“Perbaikan-perbaikan tersebut kita lakukan secara bertahap. Kalau orang mengamati Bulog, harusnya hari ini sudah banyak yang dilakukan,” ujarnya.

Arief menegaskan, langkah perbaikan ini tidak terlepas dari komitmen untuk meningkatkan serapan gabah/beras Bulog dalam rangka mengisi stok Cadangan Beras Pemerintah (CPP) sehingga target stock on hand CBP pada akhir 2023 sebesar 1,3 juta ton dapat tercapai. Selain itu, dengan serapan yang tinggi Bulog dapat memperkuat perannya sebagai stabilisator harga baik di tingkat produsen (petani) maupun di konsumen. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo yang menekankan agar harga beras berada di tingkat yang wajar baik di tingkat produsen, distributor, dan konsumen.

Dengan berbagai langkah perbaikan ini, Arief berharap kepercayaan stakeholder perberasan nasional terhadap Bulog semakin baik. “Bulog siap memperkuat perannya dalam ekosistem perberasan nasional. Ke depannya berbagai penugasan pemerintah terkait hilirisasi siap dijalankan Bulog. Masyarakat tidak perlu ragu menggunakan produk beras Bulog begitu juga penggilingan padi diharapkan dapat terus meningkatkan sinergitasnya dengan Bulog,” ungkapnya.[Shanty Rd]

RICHARD ARITONANGhttps://www.sinar-berita.com/
sinar-berita.com adalah media publikasi cetak dan online yang juga menggunakan facebook, twitter, instagram

Related Articles

COSMAX Indonesia Raih Sertifikasi AEO dari Dirjen Bea dan Cukai

Jakarta, sinar-berita.com| COSMAX Indonesia memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pencapaian ini menempatkan...

COSMAX Indonesia Hadirkan Enam Poster di IFSCC 2026

Perth, sinar-berita.com| Memperkuat kehadirannya di panggung riset kosmetik global dalam Kongres Ke-36 International Federation of Societies of Cometic Chemists (IFSCC) 2026 yang diselenggarakan di...

PT COSMAX Indonesia Raih Most Immersive Award dan Sustainability Award

Kabupaten Tangerang, sinar-berita.com| Menghadirkan beragam inovasi produk dan konsep kecantikan serta merepresentasikan trend industri kecantikan tahun 2027, COSMAX Indonesia kembali ambil bagian dalam gelaran...

FPMI Datangi Mabes Polri, Desak Kapolri ‘Berantas’ Oknum Yang Coba Bekingi Mafia Gas

Jakarta, sinar-berita.com|Forum Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FPMI), dipimpin Ketua Umumnya Shella Maulana, hari ini mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan sikap tegas terhadap maraknya mafia...

Aroma Limbah PT JPN Diduga Penyebab Siswa SMPN 4 Jombang Mual

Jombang, sinar-berita.com| Aktivitas belajar mengajar di SMPN 4 Jombang. Jawa Timur tergangggu akibat munculnya bau menyengat yang diduga berasal dari limbah cair pengolahan ayam...

Langgar Rambu Lalin, Sopir Truk Diduga Gunakan SIM Palsu

Jombang, sinar-berita.com|Saat melakukan patroli hunting, di jalan Cempaka desa Mojongapit Jombang Jawa Timur, petugas Unit Turjawali Polres Jombang Jawa timur temukan pengemudi truk yang...

PT SGS Jombang Terus Mangkir dalam Sidang Kasus PHK Buruh

Jombang, sinar-berita.com| Perusahaan kayu lapis PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Kabupaten Jombang  Jawa Timur, kembali tidak hadir  dalam persidangan perkara perselisihan hubungan Industrial  yang...

Puntung Rokok, Diduga Pemicu Kebakaran Rumah di Tembelang Jombang

Jombang, sinar-berita.com| Bangunan rumah milik Supiah warga dusun Kontol kecamatan Tembelang kabupaten Jombang Jawa timur terbakar, Senin (21/9/2026). Kebakaran diduga dipicu puntung rokok mengenai...

Gelar RUPSLB, Ratu Kantongi Restu Pemegang Saham, Perkuat Penambahan Modal

Jakarta, sinar-berita.com|PT. Raharja Energi Cepu Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Acara Rapat yang diselenggarakan memperoleh persetujuan...
- Advertisement -

Latest Articles