Jakarta, sinar berita|Melalui kolaborasi dengan Nusameta, BINUS University, menghadirkan Nusa Borobudur sebagai platform Metaverse inklusif di Indonesia, sebuah fenomena yang berkembang pesat dan menarik perhatian dunia pada abad ke-21.
Proyek ini dinilai mencerminkan komitmen BINUS dalam memanfaatkan teknologi untuk membawa pendidikan dan pariwisata ke era inovatif, juga menawarkan pengalaman virtual mendalam dan edukatif.
Dalam Talkshow, ‘The Future of Metaverse: How to Feel Immersive Learning and Become Creator Economy, Rabu (3/4/2024), dibahas mengenai potensi Nusameta sebagai platform untuk pengalaman belajar yang imersif, dimana peserta mendapatkan pemahaman tentang bagaimana Nusameta dapat merevolusi cara kita belajar dan berinteraksi dengan konten pendidikan.
Diskusi fokus pada bagaimana Nusameta memungkinkan pengalaman belajar yang lebih mendalam dan interaktif serta mempelajari berbagai contoh penerapan Metaverse dalam pendidikan, termasuk simulasi, tur virtual, dan pengajaran berbasis permainan.

Chief Product and Development Officer of Nusameta Budianto menjelaskan, talkshow itu juga akan mengeksplorasi konsep ekonomi kreator di Metaverse, dimana peserta digiring untuk memahami tentang bagaimana individu dapat menjadi pencipta konten digital, yang sukses, menghasilkan pendapatan melalui platform-platform yang ada di Nusameta.
“Dengan memanfaatkan teknologi dan kreatifitas yang berbasis lokal, Nusameta dapat menciptakan pengalaman belajar, membantu imajinasi siswa masuk ke dalam budaya dan tradisi dengan gaya mereka sendiri serta membuka pintu untuk memperdalam pemahaman tentang warisan budaya dan nilai-nilai tradisional dengan kearifan lokalnya”, ujarnya.
Guru Besar Sistem Informasi BINUS University Prof Meyliana menekankan, keberadaan metaverse yang sedang naik turun, tidak terlalu berpengaruh dalam fungsinya sebagai media pembelajaran karena pengalaman belajar yang imersif dan kaya dengan pengalaman akan jauh lebih menarik bagi para siswa dibandingkan dengan belajar secara tradisional.
Ia menjelaskan, melalui School of Information Systems, BINUS University berhasil ciptakan gebrakan baru dalam dunia pendidikan dan pariwisata, menghadirkan pengalaman unik menggunakan teknologi metaverse.
Prof. Meyliana juga menyatakan bahwa Nusa Borobudur adalah bukti nyata kontribusi BINUS University, sebagai kampus pertama yang hadir di platform metaverse Nusameta.
“Sekali kita menyatakan memiliki komitmen dalam pengembangan metaverse maka kita terus fokus untuk mengembangkan berbagai use case metaverse yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia,” tegasnya

Meningkatkan Pemahaman Sejarah dan Budaya Lokal
Dalam Showcasing Nusa Borobudur within The Early Testing of Nusameta Appliction di acara Tech Day pada 3 April 2024, School of Information Systems BINUS University menghadirkan Nusa Borobudur, yang menjadi sebuah inovasi meningkatkan kepuasan wisatawan, memberi pengalaman imersif serta meningkatkan pemahaman sejarah dan budaya lokal selama berwisata.
Direktur Manajemen Industri, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Syaifullah mengungkapkan, Nusa Borobudur di Nusameta dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan dan memperkuat keberagaman budaya Indonesia kepada siswa di seluruh negeri, dan memperdalam pemahaman tentang nilai-nilai budaya, dan merangsang minat melestarikan dan mempromosikan keberagaman budaya Indonesia.
Proyek Nusa Borobudur merupakan hasil karya Siti Elda Hierera, seorang dosen di School of Information Systems yang juga sedang menempuh studi S3 di BINUS University.
“Nusa Borobudur adalah penelitian saya dalam program disertasi mahasiswa S3 Doctor of Computer Science (DCS) BINUS University, yang dipromotori oleh Prof. Dr. Ir. Meyliana, dan Co-Promotor Dr. Arief Ramadhan dan, Dr. Fredy Purnomo.

Ia menjelaskan judul disertasinya, ‘Model Destinasi Wisata Cerdas Berkelanjutan berbasis Metaverse (Metaverse-based Sustainable Smart Tourism Destinations)’, sebuah penelitian yang berfokus meningkatkan pengalaman berwisata dengan menggunakan teknologi Metaverse, dan menggandeng industrinya langsung yaitu Nusameta.
“Dengan Nusameta Borobudur, diharapkan mahasiswa dapat mendapatkan pengalaman pembelajaran yang lebih dalam dan interaktif, serta akses pendidikan berkualitas bagi semua lapisan masyarakat di Indonesia,” harap Siti Elda Hierera.[Shanty]







