sinar berita|Indonesia adalah negara yang memiliki kekayaan dan keindahan luar biasa diantaranya, danau yang tersebar di berbagai pulau. Danau adalah salah satu bentuk ekosistem yang menempati daerah relative kecil pada permukaan bumi dibandingkan dengan laut dan daratan. Bagi manusia, kepentingan danau jauh lebih berarti dibandingkan dengan luas daerahnya. Keberadaan ekosistem danau memberikan fungsi menguntungkan bagi kehidupan manusia (Connell & Miller 1995).
Pemanfaatan danau sebagai sumber air minum dan sumber air untuk keperluan sehari-hari, danau juga dimanfaatkan sebagai sumber air baku industri, sarana transportasi air, energi, irigasi, pariwisata, serta sumber protein usaha perikanan.
Indonesia memiliki 840 danau dengan total luas mencapai7.103 kilometer persegi, digunakan sebagai sumber air maupun untuk pemenuhan kebutuhan sosial dan ekonomi. Selain itu, danau juga berpotensi untuk menyokong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata.

Pada tahun 2017, Indonesia melalui Kementerian PPN/Bappenas, bekerjasama dengan Knowledge Sector Initiative (KSI), menggelar Lokakarya Nasional “Pengelolaan Danau Berkelanjutan: Sinergi Program dan Peran para Pemangku Kepentingan”, di Jakarta, 9 dan 10 Mei 2017.
Lokakarya tersebut mendiskusikan beberapa isu strategis yang sangat penting untuk diselesaikan antara lain, pencemaran air akibat aktivitas di dalam dan sekitar kawasan ekosistem danau, tata ruang penggunaan wilayah kawasan danau holistik, peraturan dan manajemen terintegrasi dan sinergi dalam pengelolaan serta pemanfaatan kawasan danau untuk aktivitas pariwisata berkelanjutan.
Namun, dalam Loka karya ini ditemukan masalah serius yaitu, pemanfaatan danau dan kawasan di sekitarnya kurang terkendali, menyebabkan kondisi ekosistem danau mengalami degradasi semakin berat.
Di tahun 2024 isu tentang danau menjadi perhatian dunia. Indonesia menyelenggarakan forum air sedunia ke-10 atau 10Th Wolrd Water Forum yang digelar pada 18-25 mei 2024 di Nusa Dua Bali, menghasilkan pengusulan Hari Danau Sedunia atau World Lake Day.
Danau merupakan sumber pasokan air yang menghidupi manusia sekaligus memiliki fungsi sosial dan ekonomi masyarakat. Peringatan Hari Danau Sedunia tidak sekadar simbolis, namun sebagai salah satu kunci utama untuk menjaga kelestarian danau di seluruh dunia.
Gunter Pauli dalam bukunya berjudul, The Blue Economy: 10 Years, 100 Innovationns, 100 million Jobs, memperkenalkan teori ekonomi biru yang mencakup seluruh kegiatan ekonomi berkaitan dengan lautan dan perairan pedalaman termasuk danau dan sungai.
Konsep ekonomi biru di Indonesia saat ini dirasakan menitikberatkan pada ekosistem laut saja padahal, Indonesia memiliki danau yang sampai saat ini menjadi legenda dunia dengan warisan keanekaragaman geologi, keanekaragaman hayati, keanekaragaman budaya, dan keindahan pesona alamnya yaitu, Danau Toba.
Di sisi lain, ekosistem Danau Toba saat ini telah mengalami kerusakan dan degradasi akibat aktivitas manusia yang tidak memperhatikan pengelolaan secara tepat dan berkelanjutan. Untuk itu, diperlukan pengelolaan danau terpadu berbasis pada pendekatan holistic dari aspek ekonomi, sosial, budaya, tata ruang, dan lingkungan.

Pengelolaan danau berkelanjutan tidak hanya dikerjakan oleh satu lembaga/institusi secara eksklusif, namun membutuhkan upaya bersama dari berbagai pihak, baik swasta maupun masyarakat. Peta Jalan (Road Map) di Kawasan Stategis Danau Toba harus segera disusun mengingat saat ini belum ada penyusunan Peta Jalan Danau Toba secara berkelanjutan dengan pendekatan Ekonomi Biru.
Edited By: Rian Fajar Aritonang







