Jakarta, sinarberita|Desa Sendangsari terletak di sebelah Utara Kapenewon Pengasih berbatasan dengan desa Sidomulyo dari sebelah barat berbatasan dengan desa Karangsari, sebelah timur dengan Desa Banyuroto kemudian di selatan berbatasan dengan Desa pengasih.
Desa Sendangsari yang berada masuk dalam kecamatan Pengasih, dari masing-masing pedukuhan, terdapat 47 RT dan 24 RW, dengan jumlah penduduk kurang lebih 11.530 jiwa, sebagian besar masyarakatnya bekerja sebagai petani. Destinasi wisata yang ada di kelurahan desa Sendangsari salah satunya tempat wisata pemandian kolam renang dari mata air Sumber bernama Clereng, embung Blubuk, dan Among Lare.
Paparan yang dekemukakan oleh Jumono, seorang tokoh pemuda setempat, yang juga pernah menjabat sebagai ketua karangtaruna setempat di era tahun 2002 sampai 2007 menyebutkan, di desa Sendangsari terdapat kesenian tradisional Jatilan, Panjidur, Angguk Putri, Ketoprak, Wayang Kulit dan Incling.
Bila dikelola dengan baik, Jumono optimistis, potensi yang ada akan menjadi pemicu kemajuan bagi lingkungan hidup dan perekonomian setempat, khususnya UMKM, diprediksi mampu mendongkrak pendapatan perekenomian desa tersebut secara menyeluruh.
“Kegiatan Karangtaruna desa Sendangsari Karya Manggala meliputi berbagai event dengan tujuan membangun semangat gotong royong dalam pengembangan daya kreativitas di kalangan pemuda serta remaja. Membangun karya ide untuk kemajuan bersama, salah satunya dalam waktu dekat ini karangtaruna Karya Manggala akan menyelenggarakan event jalan sehat bagi semua lapisan masyarakatnya, dalam rangka refleksi memperingati hari Sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 2024 mendatang,” papar Jumono.

Jumono menyambut baik dan menyatakan aprtesiasinya atas terbitnya media cetak Swara Pembangunan yang di harapkan turut mendorong program pembangunan pemerintah setempat, khususnya desa Sendangsari, dan melakukan fungsi kontrolnya unutk pembangunan desa-desa di seluruh Indonesia.[Budi Legowo]







