Kota Tegal, SINAR-BERITA.com |* Siapkan sistem informasi untuk data pokok pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal inginkan pendidikan yang terintegrasi untuk bergerak, berbudaya dan berprestasi (Siperi Berdasi). Rabu, 2/8/2023
Kepala Disdikbud Kota Tegal M Ismail Fahmi, melalui Kepala Sub Bagian (Kasubag) Perencanaan dan Evaluasi, Febri Prasetyawan mengatakan hal itu di Kota Tegal, Rabu (2/8/2023).
Dipaparkannya, ‘Siperi Berdasi’ dirancang sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan pendidikan di Kota Tegal, dalam penanganan data sebagai sumber perencanaan.
Hal ini bertujuan meningkatkan pelayanan pendidikan khususnya di Kota Tegal, dalam penanganan data untuk sumber perencanaan, sehingga dengan adanya aplikasi ini dapat memberikan inovasi dalam percepatan permasalahan tersebut di Kota Tegal.
Sejauh ini, terang Ismail Fahmi, belum tersedia data pendidikan yang akurat dan tepat, sebagai acuan dalam perencanaan maupun pengawasan. Hal itu menjadi pemicu belum optimalnya sarana dan mekanisme pendataan yang efisien dan efektif berbasis teknologi informasi sebagai sumber data primer.
“Disaat membutuhkan data dari sekolah-sekolah masih dilakukan secara manual, jelas sangat menguras waktu dan energi, Untuk itu, kami melakukan aksi perubahan dengan memberikan inovasi sebagai percepatan memecahkan masalah, dengan tetap mengikuti aturan serta kebijakan dan perkembangan teknologi,” ucapnya.
Adapun aksi yang dilakukan yakni mengintegrasikan data, melalui fasilitas aliran data (backbone) dari server Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbudristek ke daerah (Kota Tegal).
Setelah database dialirkan, aplikasi Siperi Berdasi berperan menjadi aplikasi untuk memudahkan stakeholder membaca hasil aliran data tersebut.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Pusdatin dan Diskominfo Kota Tegal. Metodenya, backbone dari pusat akan dialirkan ke server daerah dan diolah melalui aplikasi Siperi Berdasi sesuai dengan kebutuhan, sehingga akan menampilkan informasi data pendidikan Kota Tegal dengan cepat,” tandasnya
Sumber data sekolah ini merupakan data yang diinput satuan pendidikan dari Dapodik mauppun Education Management Information System (EMIS) Kemenag.
Dengan adanya aliran data tersebut, maka tidak akan terjadi duplikasi input, ‘Siperi Berdasi’, jelas memanfaatkan aliran data dari Dapodik dan Emis yang masuk ke server Dapodik, kemudian masuk ke server Pusdatin, yang dialirkan ke Pemerintah Kota Tegal.
Adanya aplikasi Siperi Berdasi akan lebih cepat memudahkan stakeholder untuk memperoleh data satuan pendidikan beserta entitas di dalamnya, seperti siswa, pendidik, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana sekolah, baik data rekap maupun secara detail. [Rico]







