Jumat, Oktober 16, 2026

Ekspedisi Patriot Undip Gelar Kegiatan FGD Dalam Memperkuat Arah Pengembangan Komoditas Unggulan Kawasan Transmigrasi Bungku Utara

sinar–berita.com, Morowali Utara – Tim Ekspedisi Patriot Universitas Diponegoro bersama Pemerintah Kabupaten Morowali Utara melalui Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Morowali Utara menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD), Rabu (3/12/2025).

Kegiatan ini menghadirkan jajaran pemerintah daerah, Bupati Morowali Utara Dr. dr. Delis Julkarson Hehi MARS, Sekretaris Daerah Morowali Utara Ir. Musda Guntur MM, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kartiyanis, Camat Bungku Utara Asgard Lawahe S.Pd serta jajaran Dinas Kabupaten lainnya.

FGD ini menampilkan pemaparan hasil Riset Tim Ekspedisi Patriot Kawasan Transmigrasi Bungku Utara yang telah berproses selama empat bulan di Kawasan Transmigrasi Bungku Utara, Morowali Utara Sulawesi Tengah sejak Agustus 2025.

Tim yang di pimpin Fajrin Pramana Putra S.P., M.Sc, berfokus pada riset pengembangan komoditas unggulan di Kawasan Transmigrasi Bungku Utara.

Sekretaris Bupati Morowali Utara, Musda Guntur mewakili Pemerintah Kabupaten Morowali Utara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Ekspedisi Patriot Undip yang telah bertugas di Kawasan Transmigrasi Bungku Utara dalam mengkaji kawasan untuk pembangunan ekonomi daerah.

“Pelaksanaan FGD ini adalah bentuk hasil kerja keras Tim Ekspedisi Patriot Undip selama 4 bulan di Kawasan Transmigrasi Bungku Utara yang bertujuan untuk membangun dan mengembangkan ekonomi transmigrasi yang menjadi tanggung jawab bersama dan dapat menjadi bahan pertimbangan Pemerintah Daerah dalam mengambil kebijakan,” ujarnya.

Temuan tim, Bendungan Ula semestinya menjadi kunci dalam pengembangan sektor pertanian dan perkebunan di Kecamatan Bungku Utara, karena Bendungan tersebut mampu mengairi sekitar 2.315 hektar areal persawahan dan perkebunan di Kecamatan Bungku Utara. Namun, bendungan tersebut justru menjadi hambatan utama karena belum berfungsi optimal.

Pembangunan bendungan terhenti pada tahun 2021 akibat pengalihan anggaran untuk penanganan Covid-19. Hingga kini, bendungan tersebut belum dapat mendistribusikan air ke sejumlah area lahan.

“Sertifikat Bendungan Ula masih menjadi milik Kementerian Transmigrasi, sehingga perlu dilakukan pertemuan antara pemerintah Provinsi dengan pihak PUPR untuk melanjutkan pembangunannya, dan itu akan menjadi rencana kerja tahunan yang akan berakhir di tahun 2027,” ujar Kartiyanis, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi.

Penyediaan benih dan pupuk masih menjadi tantangan dalam sektor perkebunan dan pertanian di Kawasan Transmigrasi Bungku Utara. Fajrin, Ketua Tim Ekspedisi Patriot Undip Bungku Utara Luaran 2 menyampaikan, penyediaan benih dan pupuk masih menjadi tantangan dalam sektor perkebunan dan pertanian di kawasan transmigrasi Bungku Utara.

Ia juga menyampaikan, perubahan tata guna lahan tanpa perencanaan yang matang, dapat menimbulkan persoalan jangka panjang. Maraknya alih fungsi lahan menjadi kebun sawit dikhawatirkan mengurangi lahan pangan, mengganggu keseimbangan lingkungan serta menghilangkan keragaman vegetasi yang berpotensi memicu banjir dan longsor.

Camat Bungku Utara Asgard Lahawe mengungkapkan bahwa pada tahun 2007 wilayah tersebut pernah mengalami bencana longsor akibat pembukaan lahan, penebangan kayu, dan alih fungsi lahan menjadi kebun sawit di kawasan dataran tinggi. Oleh karena itu, diperlukan tindak lanjut dari pemerintah dan dinas terkait untuk merumuskan langkah strategis dalam menekan laju konversi lahan menjadi kebun sawit.

 

Diskusi yang berlangsung turut membuka ruang diskusi dalam menyampaikan pandangan, aspirasi mengenai kondisi perkebunan dan pertanian di wilayah kawasan transmigrasi, dan hasil FGD, menjadi data penting dalam menyusun rekomendasi strategis untuk mengembangkan komoditas unggulan yang relevan dan faktual.

Berlangsungnya FGD ini, diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kebijakan perkebunan dan pertanian yang berfokus pada potensi komoditas unggulan lokal, sekaligus mendorong sinergi antara pemerintah, akademisi, dan kelompok tani untuk mewujudkan perkembangan kawasan yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Penulis: Karin Sirait (Tim Ekspedisi Patriot Universitas Diponegoro)

 

RICHARD ARITONANGhttps://www.sinar-berita.com/
sinar-berita.com adalah media publikasi cetak dan online yang juga menggunakan facebook, twitter, instagram

Related Articles

Muhammad Kadafi, Ketua DP Lintas Angkatan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI 2026–2031

Jakarta,  Bertempat Gedung LEMHANAS RI Jakarta, Muhammad Kadafi resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus Lintas Angkatan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia...

Empat Kali Aksi Massa, PT. Sinar Land Belum Ada Penyelesaian, Masyarakat dan Mahasiswa Siap Lanjutkan ke DPR dan Istana Negara

Jakarta, sinar-berita.com|Untuk keempat kalinya, masyarakat dan elemen Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNUS), kembali menggelar aksi demonstrasi di kantor Sinar Mas...

COSMAX Indonesia Raih Sertifikasi AEO dari Dirjen Bea dan Cukai

Jakarta, sinar-berita.com| COSMAX Indonesia memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pencapaian ini menempatkan...

COSMAX Indonesia Hadirkan Enam Poster di IFSCC 2026

Perth, sinar-berita.com| Memperkuat kehadirannya di panggung riset kosmetik global dalam Kongres Ke-36 International Federation of Societies of Cometic Chemists (IFSCC) 2026 yang diselenggarakan di...

PT COSMAX Indonesia Raih Most Immersive Award dan Sustainability Award

Kabupaten Tangerang, sinar-berita.com| Menghadirkan beragam inovasi produk dan konsep kecantikan serta merepresentasikan trend industri kecantikan tahun 2027, COSMAX Indonesia kembali ambil bagian dalam gelaran...

FPMI Datangi Mabes Polri, Desak Kapolri ‘Berantas’ Oknum Yang Coba Bekingi Mafia Gas

Jakarta, sinar-berita.com|Forum Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FPMI), dipimpin Ketua Umumnya Shella Maulana, hari ini mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan sikap tegas terhadap maraknya mafia...

Aroma Limbah PT JPN Diduga Penyebab Siswa SMPN 4 Jombang Mual

Jombang, sinar-berita.com| Aktivitas belajar mengajar di SMPN 4 Jombang. Jawa Timur tergangggu akibat munculnya bau menyengat yang diduga berasal dari limbah cair pengolahan ayam...

Langgar Rambu Lalin, Sopir Truk Diduga Gunakan SIM Palsu

Jombang, sinar-berita.com|Saat melakukan patroli hunting, di jalan Cempaka desa Mojongapit Jombang Jawa Timur, petugas Unit Turjawali Polres Jombang Jawa timur temukan pengemudi truk yang...

PT SGS Jombang Terus Mangkir dalam Sidang Kasus PHK Buruh

Jombang, sinar-berita.com| Perusahaan kayu lapis PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Kabupaten Jombang  Jawa Timur, kembali tidak hadir  dalam persidangan perkara perselisihan hubungan Industrial  yang...
- Advertisement -

Latest Articles