Kamis, Oktober 15, 2026

ETOS Institut Atensi Polda Banten Soal Galian Illegal di Lebak

Jakarta, SINAR-BERITA.com|*Direktur Eksekutif Etos Institut Iskandarsyah buka suara tentang adanya laporan masyarakat Lebak ke Kapolda Banten terkait Galian ilegal.Menurut Iskandarsyah, Kapolda Banten harus mengusut tuntas proyek galian tanah merah yang sangat menyusahkan Rakyat.

“Jadi, Kapolda Banten harus mengusut tuntas dan menangkap siapa-siapa saja dibalik usaha galian tanah merah tersebut, termasuk dugaan keterlibatan oknum-oknum anggota DPRD Lebak dan BUMD, harus dihajar,” tegas Iskandarsyah, saat diwawancarai wartawan di rumah makan Pondok Range, Menteng Jakarta Pusat, Jum,at (10/2/2023).

Lebih lanjut kata Iskandarsyah, pihaknya meminta atensi khusus ke Kapolda Banten dalam perkara mafia galian ilegal di Lebak. Ia meyakini bahwa Polda Banten tak akan sulit menyelesaikan persoalan tersebut.

“Sudahlah, jangan terus menyakiti hati rakyat, sudah cukup rakyat kecil dibuat susah, jangan sampai nanti rakyat marah, kalau sampai rakyat marah, tak ada satupun kekuatan bisa menahan termasuk kekuatan uang,” tegas Iskandarsyah.

Sebelumnya, Direktur Utama Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Rangkasbitung Frangky Naingolan juga menanggapi viralnya dimedia sosial pemberitaan adanya laporan masyarakat ke Polda Banten, tentang maraknya galian tanah merah Ilegal di Lebak. Menurut Frangky, pihaknya menyerahkan kasus tersebut kepada Lawyer LKM untuk melakukan somasi.

“Betul, kita sudah serahkan ke Lawyer LKM untuk somasi sumber yang menyebutkan galian didanai oleh LKM, ” kata Frangky Naingolan.

Selain itu kata Frangky pihaknya juga tak menyalahkan media, karena dia sendiri melihat surat tersebut, hanya saja, lanjut Frangky ia menyayangkan tak adanya informasi terlebih dahulu ke LKM.

Sementara itu, Tokoh masyarakat paling berpengaruh di provinsi Banten dan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Mulyadi Jayabaya, angkat bicara terkait adanya surat laporan masyarakat ke Polda Banten mengenai maraknya galian tambang Ilegal di Lebak.

Menurut Jayabaya, sangat wajar jika ada laporan masyarakat karena tanpa izin dan merusak lingkungan.

Sementara itu, salah seorang Pengusaha galian tanah merah di Lebak merasa pihaknya tertekan atas pemberitaan adanya laporan masyarakat ke Polda Banten, dimana dalam surat laporan dijelaskan, telah diterima dari ibu Santi berupa tagihan DO galian seijin (alat cakra), periode 12 – 14 Janunari 2023 sebanyak 58 Rit BMA x 3.350.000, (Sembilan belas juta empat ratus tiga puluh ribu rupiah ) dikroscek penerima Nurafifah 17 Januari 2023.

” Saya merasa tertekan dari pihak LKM Rangkasbitung bahkan saya akan disomasi oleh pihak LKM sebab saya dianggap sebagai sumber munculnya pemberitaan ini.” Keluh Santi. [Maria]

RICHARD ARITONANGhttps://www.sinar-berita.com/
sinar-berita.com adalah media publikasi cetak dan online yang juga menggunakan facebook, twitter, instagram

Related Articles

COSMAX Indonesia Raih Sertifikasi AEO dari Dirjen Bea dan Cukai

Jakarta, sinar-berita.com| COSMAX Indonesia memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pencapaian ini menempatkan...

COSMAX Indonesia Hadirkan Enam Poster di IFSCC 2026

Perth, sinar-berita.com| Memperkuat kehadirannya di panggung riset kosmetik global dalam Kongres Ke-36 International Federation of Societies of Cometic Chemists (IFSCC) 2026 yang diselenggarakan di...

PT COSMAX Indonesia Raih Most Immersive Award dan Sustainability Award

Kabupaten Tangerang, sinar-berita.com| Menghadirkan beragam inovasi produk dan konsep kecantikan serta merepresentasikan trend industri kecantikan tahun 2027, COSMAX Indonesia kembali ambil bagian dalam gelaran...

FPMI Datangi Mabes Polri, Desak Kapolri ‘Berantas’ Oknum Yang Coba Bekingi Mafia Gas

Jakarta, sinar-berita.com|Forum Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FPMI), dipimpin Ketua Umumnya Shella Maulana, hari ini mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan sikap tegas terhadap maraknya mafia...

Aroma Limbah PT JPN Diduga Penyebab Siswa SMPN 4 Jombang Mual

Jombang, sinar-berita.com| Aktivitas belajar mengajar di SMPN 4 Jombang. Jawa Timur tergangggu akibat munculnya bau menyengat yang diduga berasal dari limbah cair pengolahan ayam...

Langgar Rambu Lalin, Sopir Truk Diduga Gunakan SIM Palsu

Jombang, sinar-berita.com|Saat melakukan patroli hunting, di jalan Cempaka desa Mojongapit Jombang Jawa Timur, petugas Unit Turjawali Polres Jombang Jawa timur temukan pengemudi truk yang...

PT SGS Jombang Terus Mangkir dalam Sidang Kasus PHK Buruh

Jombang, sinar-berita.com| Perusahaan kayu lapis PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Kabupaten Jombang  Jawa Timur, kembali tidak hadir  dalam persidangan perkara perselisihan hubungan Industrial  yang...

Puntung Rokok, Diduga Pemicu Kebakaran Rumah di Tembelang Jombang

Jombang, sinar-berita.com| Bangunan rumah milik Supiah warga dusun Kontol kecamatan Tembelang kabupaten Jombang Jawa timur terbakar, Senin (21/9/2026). Kebakaran diduga dipicu puntung rokok mengenai...

Gelar RUPSLB, Ratu Kantongi Restu Pemegang Saham, Perkuat Penambahan Modal

Jakarta, sinar-berita.com|PT. Raharja Energi Cepu Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Acara Rapat yang diselenggarakan memperoleh persetujuan...
- Advertisement -

Latest Articles