Kamis, Oktober 15, 2026

Freeport JIIPE (Jawa Integrated Industrial Port Estate)

JAKARTA, sinar-berita.com |- INILAH salah satu monumen besar Presiden Jokowi: proyek hilirisasi produk Freeport. Jadi kenyataan. Hampir.

Saya ke lokasi proyek itu pekan lalu. Saya ingin tahu apakah rencana besar itu benar-benar dilaksanakan.

Dari proyek ini akan dihasilkan 30 ton emas murni. Juga 600.000 ton tembaga. Dengan kemurnian 99,9 persen. Lalu perak, 200 ton. Masih banyak produk lain seperti platinum dan paladium. Hampir semua produk kimia tambang dihasilkan di situ. Kecuali lithium.

Dahlan Iskan Tokoh PERS dan Pemimpin Umum JAWA POS

Lokasi proyek ini di Gresik, dekat Surabaya. Yakni di kawasan industri Jiipe: Java Integrated Industrial Port Estate. Di pinggir laut. Di bibir Selat Kamal. Dari Jiipe ini bisa terlihat, dengan jelas, sisi barat Pulau Madura.

Proyek Jiipe ini seluas 3.000 hektare. Dulunya tambak tradisional. Ditambah hasil reklamasi seluas 400 hektare. Di tanah reklamasi inilah pelabuhan Jiipe dibangun. Pelabuhannya dalam: draftnya 14 meter. Kapal kelas Panamax bisa sandar di sini.

Tahap pertama pelabuhan itu sudah jadi. Bahkan sudah difungsikan. Material proyek banyak yang didatangkan lewat pelabuhan baru ini.

Berarti, ke depan, seluruh konsentrat dari Freeport di Papua dikapalkan ke lokasi ini. Tidak lagi dikirim ke berbagai negara seperti Jepang dan Korea.

Di Jiipe, konsentrat itu diproses. Menghasilkan emas. Juga tembaga. Juga perak. Juga hasil tambang lainnya.

Kapan semua itu bisa dilakukan di Jiipe Gresik? Paling lambat pertengahan 2024. Sebelum Pilpres. Kalau terus dikebut. Presiden Jokowi masih akan sempat meresmikannya.

Presiden Jokowi sudah tiga kali ke Jiipe. Sejak peletakan batu pertama. Perkembangan proyeknya terus dimonitor. Tentu Presiden Jokowi sendiri yang akan meresmikannya kelak.

Proyek itu kini memang lagi dikebut. Tiang-tiang pancang lagi dihujamkan ke bumi. Diperlukan 22.000 titik pancang di proyek itu. Tiap titik tidak hanya satu tiang pancang. Bisa tiga atau empat. Betapa larisnya produk tiang pancang Adhi Karya maupun Wijaya Karya. Apalagi kedalaman pancang itu bisa 45 meter.

Tidak semua lahan Jiipe untuk Freeport. Tapi lahan untuk hilirisasi produk Freeport itu luas sekali. Seluas 1 km2. Atau 100 hektare. Tahun depan, ketika proyek mencapai tahap puncak, sekitar 14.000 karyawan akan bekerja di situ.

Intinya, hilirisasi Freeport ini tidak lagi hanya gagasan atau keputusan. Sudah sedang dilaksanakan.

Keputusan hilirisasi semua produk tambang itu sebenarnya sudah diputuskan tahun 2008. Waktu itu Freeport sudah lebih ”maju” dari sektor nikel atau bauksit. Setidaknya Freeport sudah mengolah tanah Papua yang dikeruk itu (ore) menjadi konsentrat. Pengolahannya dilakukan di dekat Timika. Konsentrat itu diekspor. Lewat pelabuhan Timika.

Waktu itu, nikel dan bauksit masih ekspor dalam bentuk tanah dan air (ore). Hanya sebagian kecil yang diolah oleh PT Antam.

Dunia nikel terus berusaha mengulur waktu, agar tetap dibolehkan ekspor ore. Pemerintah awalnya gentar. Takut kehilangan penghasilan devisa.

Kini setelah dipaksakan, hilirisasi nikel harus dicatat sebagai sukses besar. Meninggalkan Freeport.

Lalu giliran Freeport yang harus mengejar. Awalnya Freeport berusaha mengulur waktu. Agar tetap diizinkan ekspor dalam bentuk konsentrat. Alasannya: Freeport kan sudah mengolah ore menjadi konsentrat.

Dalam proses ore menjadi konsentrat ini Freeport hanya mengambil sekitar 30 persennya. Sisanya ditinggal di Papua. Dalam bentuk limbah hasil cucian.

Setelah saham Freeport dikuasai Indonesia (51 persen) keputusan hilirisasi itu pindah ke tangan pemegang saham mayoritas.

Done!

Diputuskanlah hilirisasi 100 persen. Dilakukan di dalam negeri. Di Gresik. Di Jiipe.

Kawasan industri Jiipe ini milik dua kongsi: PT AKR Group (60 persen) dan BUMN Pelindo (40 persen). Tapi kepemilikan kawasan pelabuhannya dibalik: Pelindo 60 persen, AKR 40 persen.

Kini sudah banyak industri yang masuk ke Jiipe. Sari Roti pun sudah punya pabrik di sana. Saya baru tahu bahwa Sari Roti itu perusahaan Jepang. Berkongsi dengan Salim Group.

Bank Indonesia juga akan membangun gedung di sini: lahannya 17 hektare. Grup Djarum pun sudah masuk. Mungkin untuk masa depan industri elektroniknya yang maju pesat.

“Dengan adanya bahan baku seperti emas, tembaga, dan perak di sini, pabrik-pabrik yang terkait bahan baku itu baiknya ke sini,” ujar Naresh Anchalia, direktur operasi Jiipe. Ke hilirnya banyak sekali turunannya.

Tentu hasil terbanyak proyek Freeport itu nanti adalah slak. Jumlahnya bisa 1,1 juta ton/tahun. Sebenarnya ini jenis limbah. Tapi limbah itu ada harganya. Pabrik semen sangat membutuhkan. Industri konstruksi memerlukannya: 1,1 juta ton tahun.

AKR adalah perusahaan lama. Milik orang Surabaya: Soegiarto Adikoesoemo. Di tahun 1970-an Soegiarto sudah mendirikan pabrik sorbitol: PT Sorini. Itu pabrik sorbitol pertama di Indonesia. Bahan bakunya singkong.  Sorbitol adalah bahan baku pasta gigi, juga bahan baku obat-obatan.

Agar mencapai level food grade, Sorini lantas ekspansi ke Tiongkok. Ia mendirikan pabrik sorbitol yang lebih besar di Liuzhou, dekat Guilin.

Grup AKR terus ekspansi ke bidang kimia, berdirilah Aneka Kimia Raya. Lalu masuk ke bahan bakar minyak. Pompa bensin terbanyak setelah Pertamina adakah milik AKR.

Pabriknya yang di Tiongkok lantas dijual. Total. Soegiarto fokus usaha di Indonesia. Ia mengembangkan industrial estate di Gresik itu.

Kini manajemen AKR di tangan generasi kedua. Soegiarto punya menantu yang hebat, Haryanto Adikoesoemo. Pimpinan puncak grup ini dipegang oleh sang menantu. Keluarga ini adalah simbol tertinggi hubungan kerukunan dan kepercayaan antara menantu-mertua. Soegiarto adalah mertua terbaik. Haryanto adalah menantu terbaik. Dan sukses besar.

By: Dahlan Iskan

Published: Richard Aritonang

RICHARD ARITONANGhttps://www.sinar-berita.com/
sinar-berita.com adalah media publikasi cetak dan online yang juga menggunakan facebook, twitter, instagram

Related Articles

COSMAX Indonesia Raih Sertifikasi AEO dari Dirjen Bea dan Cukai

Jakarta, sinar-berita.com| COSMAX Indonesia memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pencapaian ini menempatkan...

COSMAX Indonesia Hadirkan Enam Poster di IFSCC 2026

Perth, sinar-berita.com| Memperkuat kehadirannya di panggung riset kosmetik global dalam Kongres Ke-36 International Federation of Societies of Cometic Chemists (IFSCC) 2026 yang diselenggarakan di...

PT COSMAX Indonesia Raih Most Immersive Award dan Sustainability Award

Kabupaten Tangerang, sinar-berita.com| Menghadirkan beragam inovasi produk dan konsep kecantikan serta merepresentasikan trend industri kecantikan tahun 2027, COSMAX Indonesia kembali ambil bagian dalam gelaran...

FPMI Datangi Mabes Polri, Desak Kapolri ‘Berantas’ Oknum Yang Coba Bekingi Mafia Gas

Jakarta, sinar-berita.com|Forum Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FPMI), dipimpin Ketua Umumnya Shella Maulana, hari ini mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan sikap tegas terhadap maraknya mafia...

Aroma Limbah PT JPN Diduga Penyebab Siswa SMPN 4 Jombang Mual

Jombang, sinar-berita.com| Aktivitas belajar mengajar di SMPN 4 Jombang. Jawa Timur tergangggu akibat munculnya bau menyengat yang diduga berasal dari limbah cair pengolahan ayam...

Langgar Rambu Lalin, Sopir Truk Diduga Gunakan SIM Palsu

Jombang, sinar-berita.com|Saat melakukan patroli hunting, di jalan Cempaka desa Mojongapit Jombang Jawa Timur, petugas Unit Turjawali Polres Jombang Jawa timur temukan pengemudi truk yang...

PT SGS Jombang Terus Mangkir dalam Sidang Kasus PHK Buruh

Jombang, sinar-berita.com| Perusahaan kayu lapis PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Kabupaten Jombang  Jawa Timur, kembali tidak hadir  dalam persidangan perkara perselisihan hubungan Industrial  yang...

Puntung Rokok, Diduga Pemicu Kebakaran Rumah di Tembelang Jombang

Jombang, sinar-berita.com| Bangunan rumah milik Supiah warga dusun Kontol kecamatan Tembelang kabupaten Jombang Jawa timur terbakar, Senin (21/9/2026). Kebakaran diduga dipicu puntung rokok mengenai...

Gelar RUPSLB, Ratu Kantongi Restu Pemegang Saham, Perkuat Penambahan Modal

Jakarta, sinar-berita.com|PT. Raharja Energi Cepu Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Acara Rapat yang diselenggarakan memperoleh persetujuan...
- Advertisement -

Latest Articles