PERDANA MENTERI KAMBOJA YANG JUGA KETUA ASEAN 2022 HUN SEN dilaporkan menghubungi Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sabtu (21/1/2022) kemarin. Presiden Jokowi disebut membicarakan krisis Myanmar dengan Hun Sen dalam komunikasi tersebut.
Hun Sen diketahui baru daja mengunjungi Myanmar pada bulan ini. Tak seperti pendahulunya tahun lalu, Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah, Hun Sen ingin merangkul junta militer. Menurut rilis Kementerian Luar Negeri, Jokowi menegaskan pendekatan ASEAN harus didasarkan pada lima poin konsensus yang disepakati pada April 2021 lalu.
Di lain sisi, Jokowi juga menyesalkan pemerintahan junta Min Aung Hlaing yang tidak menunjukkan komitmen serius menerapkan lima poin consensus yang disusun ASEAN, junta militer Myanmar justru membuat roadmap sendiri.
Konsensus ASEAN tak boleh dicampuradukkan dengan usulan Myanmar tersebut” kata Jokowi. Dirinya juga menegaskan, junta militer Myanmar harus memberi akses bebas bagi utusan khusus ASEAN untuk menemui semua pihak yang terlibat konflik di Myanmar.
“Selama tidak ada kemajuan signifikan pelaksanaan Five Points Concensus, maka keputusan bahwa Myanmar hanya diwakili oleh non-political representative di pertemuan-pertemuan ASEAN penting untuk dipertahankan,” demikian sikap Jokowi sebagaimana rilis Kemlu-RI (red)







