JAKARTA,sinar-berita.com |* Head of Public Policy and Government Relations Indonesian e-Commerce Association (IDEA) Rofi Uddarojat, optimis pertumbuhan ekonomi e- commerce akan meningkat 15 – 20% di tahun 2023. Hal tersebut dikemukakan oleh Rofi Uddarojat dalam MarkPlus Conference 2023 pada sesi Indonesia Industry Outlook 2023, Jumat (09/12/2022).
“Peningkatan ini didukung dengan adanya tiga faktor pendukung yakni, konsumsi dalam negeri yang dapat menopang e-commerce, yang kedua internet user di Indonesia sebesar 77persen (210 juta) dan terus meningkat, serta peningkatan digitalisasi untuk UMKM yang mencapai 12 juta on-board selama pandemi” ungkapnya.
Di momentum ini, Rofi juga mengulas soal fenomena Shoppertainment dan batasan antara entertainment dan shopping yang semakin tipis, karena semua platform akan memberikan perpaduan entertainment melalui menonton video sambil belanja. Hal ini melihat ramainya fenomena di China, dimana pengguna internet bukan lagi mencari barang ketika ingin berbelanja, tapi sifatnya komplementer dengan kegiatan hiburan, sehingga dua fenomena ini melebur, yang mengakibatkan pengguna internet tidak perlu lagi berpindah-pindah platform karena kebutuhan hiburan dan berbelanja menjadi satu.
“Brand itu mencari pasar yang niche: pengikut loyal akan langsung membeli produk yang diendorse oleh KOL yang diminatinya. Platform ini juga memiliki sistem komisi dengan para KOL. Pemain social-commerce sukses menggabungkan pola hidup social networking dan commercial selling.”, tutup Rofi.
Di MarkPlus Conference 2023 terutama pada sesi Indonesia Industry Outlook 2023 yang dimoderatori oleh Hermawan Kartajaya, Founder and Chairman of M Corp, tmengulas berbagai wawasan menarik lintas industri guna membuka cakrawala ribuan pemasar yang hadir di acara ini, agar keputusan bisnisnya dapat lebih terarah dan berdampak signifikan.[Shanty Rd]







