JAKARTA, sinar-berita.com |– Kabar baik buat para pecinta kegiatan wisata luar ruang dan petualangan. Setelah dua tahun menunggu akhirnya Indonesia Outdoor Festival atau INDOFest 2022 kembali hadir di tengah-tengah masyrakat dengan semangat baru. Pameran outdoor terbesar Ini akan berlangsung selama empat hari. Mulai tanggat 1 hingga 4 September 2022 di Hall B Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, DKI Jakarta.
Mengusung tema ‘Spirit of New Journey’, event terkenal dengan sebutan ‘Lebarannya Anak Outdoor’ ini sudah hadir kali ke-6 untuk memenuhi hasrat para komunitas hingga stakeholder penyedia peralatan kegiatan luar ruang dan petualangan terbesar se-Asia Tenggara yang selama dua tahun terkahir terdampak pandemi.
Chlef Executive Officer COS Event Disyon Toba menjelaskan, setelah terakhir kali diselenggarakan pada tahun 2020, pandemi memberi dampak signifikan bagi para brand hingga Industri outdoor services.

Pandemi membuat semua kegiatan terhenti, namun ketika semua berangsur pulih, kami hadir kembali dengan semangat baru dan tentunya produk-produk inovasi dari brand lokal maupun Internasional.
“Dampak pandemi untuk Industri outdoor services pasti memiliki dampak yang signifikan. Kami berharap tahun ini jadi momentum bangkitnya industri outdoor. Para stakeholder bergerak ke area yang sama sehingga tidak ada jarak antara produk, penyedia jasa atau services hingga ke penggiatnya, sehingga menularkan hal-hal baru, karena dua tahun masyarakat tidak menikmati kegiatan luar ruang,” ujarnya.
Dyson Toba juga mengatakan, pihaknya terus berinovasi menyesuaikan perilaku customer. Karena menurutnya, perilaku customer pasca pandemi sudah berubah, untuk itu perlu penyusunan program, penawaran produk perjalanan hingga menyediakan produk terbaik yang disesuaikan ulang baik dari segi desain hingga gaya bagi masyarakat saat ini.
“Saat ini perilaku masyarakat untuk traveling sudah berubah kearah melakukan perjalanan yang lebih pendek, kalau dulu orang bisa melakukan perjalanan 5 sampai 7 hari, saat ini masyarakat melakukan perjalanan lebih pendek karena mungkin faktor biaya, atau mungkin sedang fokus menata kembali lantaran terdampak pandemi. Jadi kita akan hadirkan produk-produk yang lebih ekonomis untuk menyesuaikan pasar. Namun kita tetap menyiapkan juga produk-produk yang best seller,” ujarnya.[Shanty Rd]







