JAKARTA, sinar-berita.com |*PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) terus berkomitmen mengedukasi masyarakat terkait kanker di Indonesia. Salah satu kegiatan rutin yang dilakukan ialah mengajak masyarakat deteksi kanker payudara, melalui acara Breast Cancer Awareness Month, yang tahun ini bertema It’s Time to RISE and Never Stop Hoping.
Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling banyak didiagnosis pada wanita di seluruh dunia. Setiap tahunnya terdapat 506.000 orang meninggal dunia, dan di Indonesia, ada lebih dari 65.000 kasus baru dan 60-70 persen pasien kanker payudara yang datang ke rumah sakit sudah dalam stadium tiga dan empat.
Aktivis di Organisasi Aksi Solidaritas dan Kemanusiaan, Ida Rahmawati mengatakan, pentingnya kesadaran untuk melakukan edukasi, skrining dan deteksi dini kanker payudara, sebagai usaha pencegahan dan juga mengurangi resiko kanker tidak progresif ke stadium lebih lanjut.
Menurutnya, hal ini yang sejalan dengan program yang sudah dilakukan pemerintah, diantaranya, mlalui campaign SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) dan SADANIS (pemeriksaan payudara klinis).
“Peran caregiver (keluarga, suami/isteri, anak, dan lain-lain) dan komunitas sebagai support group bagi pejuang kanker juga sangat penting, untuk meningkatkan motivasi, dukungan emosional dan juga kepercayaan diri bagi pejuang kanker, bahwa mereka tidak sendiri dan berdampak positif dalam hidup mereka,” tutur Istri Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin ini, di FX Sudirman Jakarta, Minggu (30/10/2022).
Presiden Komisaris PT Kalbe Farma Tbk, Irawati Setiady mengemukakan komitmen Kalbe untuk terus berperan aktif dalam memberikan edukasi terkini dan meningkatkan awareness seputar kanker payudara, yang bertujuan untuk bersama sehatkan bangsa dan meningkatkan kehidupan yang lebih baik.

Ira menekankan bahwa Kalbe tidak dapat berjalan sendiri, maka melakukan kolaborasi dengan seluruh pejuang, penyintas dan caregiver kanker, tenaga medis, rumah sakit, dan seluruh stakeholder terkait kanker.
Kegiatan yang sejalan dengan visi dan misi Kalbe ini disambut baik oleh aktris sekaligus penyintas dan pemerhati kanker, Shahnaz Haque, yang mengatakan, dukungan keluarga dan orang terdekat sangat penting untuk mendukung keadaan mental dan emosional pejuang kanker.
“Saat saya divonis mengidap kanker, dunia serasa berhenti dan saya tidak semangat untuk melakukan apa pun. Di sini pentingnya kehadiran orang-orang terdekat, yaitu untuk menumbuhkan semangat untuk terus sehat, membangun kekuatan mental dan emosional, tidaklah mudah dan tidak bisa dilakukan sendiri,” ucap Shahnaz.
Leader One Onco dr. Selvinna M.Biomed, aspek fisik dan klinis melalui pemberian nutrisi penting terhadap pasien kanker yang sedang menjalani terapi hingga untuk mencegah kekambuhan. Sebab, status nutrisi pada pasien kanker berhubungan dengan respons terapi, prognosis, dan kualitas hidup.
Malnutrisi dan komplikasi sering terjadi pada pejuang kanker, yakni 24 persen pada stadium dini dan lebih dari 80 persen pada stadium lanjut. Pemenuhan nutrisi optimal dapat menghambat terjadinya penurunan berat badan dan infeksi lebih lanjut, sehingga terapi nutrisi yang tepat dapat membantu keberhasilan pengobatan pasien kanker.
“Salah satu pendukung nutrisi bagi pejuang kanker adalah Nutrican, yang merupakan makanan pelengkap dan pengganti sebelum, selama, maupun sesudah menjalani terapi. Nutrican merupakan produk nutrisi kanker pertama di Indonesia, salah satu inovasi dari Kalbe yang dirancang khusus dengan tinggi energi dan protein,” tutup dr. Selvinna.[Shanty Rd]







