Rabu, Oktober 14, 2026

Kapolda Sumut :Problematika Kejahatan Dapat Dicegah Dengan Pendekatan Budaya, Ekonomi dan Perilaku

Jakarta, SINAR-BERITA.com |* Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Efendi mengatakan manusia adalah makhluk peradaban yang didalamnya ada kebudayaan, nilai-nilai kemanusian dan sosial. Untuk menekan angka kriminal khususnya di ruang-ruang publik, Kapolda lebih mengedepankan persuasif.

“Kita perlu memetakan setiap bentuk kejahatan dan mengidentifikasi persoalannya. Problematikan kejahatan dapat dibedah dengan pendekatan budaya ekonomi dan perilaku. Menempakan manusia sebagai pusat perhatian maka sejatinya sedang mencarikan tempat yg terbaik pada peradaban pemuliaan nilai-nilai dan hakekat kehidupan,” katanya.

Ia menjelaskan banyak masukan dan informasi yang sudah diterimanya, apalagi dalam hal kecemasan masyarakat untuk mendapatkan rasa aman dan nyaman di ruang-ruang publik. Kapolda memerintahkan seluruh anggota dijajarannya, tidak hanya melakukan penindakan tapi juga mencari akar masalahnya.

“Saat ini, banyak berita viral khususnya terduga pelaku yang mengarah kepada tindak pidana, kebanyakan anak dibawah umur atau pelajar misalnya, kejahatan jalanan atau yang dikenal dengan genk motor. Sosialisasi kepada pelajar khususnya untuk pencegahan harus sering dilakukan, agar generasi penerus bangsa tidak terjebak dalam perkembangan sosial dan tehnokogi yg mendorong perbuatan tindak pidana,” ucapnya.

Hal ini disampaikan Irjen Agung Setya Imam Efendi saat berdiskusi dengan beberapa Pemimpin Redaksi di Kota Medan, Minggu (23/7/2023).

Prinsipnya, kata Kapolda, ekonomi harus berjalan dan keamanan serta rasa nyaman di ruang-ruang publik harus tercipta Itulah tugas Polri. Penjara bukanlah satu-satunya cara untuk membina manusia yang terlibat pelanggaran hukum. Irjen Agung Setya mengambil contoh, salah satu negara di eropa khususnya Belanda, kondisi penjaranya kosong dari pelaku tindak pidana. Hal ini dikarenakan masyarakatnya sadar perlunya cara baru yg efektif utk menjaga kehidupan dr perilaku jahat.

Memang semuanya butuh proses, apalagi di Sumut. Tapi tidak ada yang tidak mungkin. Artinya, membangun kesadaran masyarakat lebih baik dari pada menerapkan hukuman berdasarkan hukum positif di Indonesia,” ujarnya.

Kapolda juga berpesan kepada para Kapolres untuk tidak kendor dalam memberikan pelayanan dan jangan pernah takut untuk bertemu langsung dengan masyarakat. Dalam setiap pertemuan di masyarakat, imbuhnya,  polisi akan banyak mendapatkan informasi, dan informasi tersebut harus segera dicarikan solusinya, apalagi terkait dengan Kamtibmas. [Edi/Arto]

 

 

RICHARD ARITONANGhttps://www.sinar-berita.com/
sinar-berita.com adalah media publikasi cetak dan online yang juga menggunakan facebook, twitter, instagram

Related Articles

COSMAX Indonesia Raih Sertifikasi AEO dari Dirjen Bea dan Cukai

Jakarta, sinar-berita.com| COSMAX Indonesia memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pencapaian ini menempatkan...

COSMAX Indonesia Hadirkan Enam Poster di IFSCC 2026

Perth, sinar-berita.com| Memperkuat kehadirannya di panggung riset kosmetik global dalam Kongres Ke-36 International Federation of Societies of Cometic Chemists (IFSCC) 2026 yang diselenggarakan di...

PT COSMAX Indonesia Raih Most Immersive Award dan Sustainability Award

Kabupaten Tangerang, sinar-berita.com| Menghadirkan beragam inovasi produk dan konsep kecantikan serta merepresentasikan trend industri kecantikan tahun 2027, COSMAX Indonesia kembali ambil bagian dalam gelaran...

FPMI Datangi Mabes Polri, Desak Kapolri ‘Berantas’ Oknum Yang Coba Bekingi Mafia Gas

Jakarta, sinar-berita.com|Forum Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FPMI), dipimpin Ketua Umumnya Shella Maulana, hari ini mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan sikap tegas terhadap maraknya mafia...

Aroma Limbah PT JPN Diduga Penyebab Siswa SMPN 4 Jombang Mual

Jombang, sinar-berita.com| Aktivitas belajar mengajar di SMPN 4 Jombang. Jawa Timur tergangggu akibat munculnya bau menyengat yang diduga berasal dari limbah cair pengolahan ayam...

Langgar Rambu Lalin, Sopir Truk Diduga Gunakan SIM Palsu

Jombang, sinar-berita.com|Saat melakukan patroli hunting, di jalan Cempaka desa Mojongapit Jombang Jawa Timur, petugas Unit Turjawali Polres Jombang Jawa timur temukan pengemudi truk yang...

PT SGS Jombang Terus Mangkir dalam Sidang Kasus PHK Buruh

Jombang, sinar-berita.com| Perusahaan kayu lapis PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Kabupaten Jombang  Jawa Timur, kembali tidak hadir  dalam persidangan perkara perselisihan hubungan Industrial  yang...

Puntung Rokok, Diduga Pemicu Kebakaran Rumah di Tembelang Jombang

Jombang, sinar-berita.com| Bangunan rumah milik Supiah warga dusun Kontol kecamatan Tembelang kabupaten Jombang Jawa timur terbakar, Senin (21/9/2026). Kebakaran diduga dipicu puntung rokok mengenai...

Gelar RUPSLB, Ratu Kantongi Restu Pemegang Saham, Perkuat Penambahan Modal

Jakarta, sinar-berita.com|PT. Raharja Energi Cepu Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Acara Rapat yang diselenggarakan memperoleh persetujuan...
- Advertisement -

Latest Articles