Jakarta, sinar–berita.com| Berdasarkan hasil penelusuran, Pembangunan RTH Taman Pasar Ular Plumpang Kota Administrasi Jakarta Utara, program pengelolaan keanekaragaman hayati yang dianggarkan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Utara nomor SPK 2246/PN.01.02, dengan kontraktor pelaksana CV. Yuli Sartika Indah.
Kegiatan dimulai pada hari Senin 06 Oktober s/d 15 Desember 2023 tampak tidak mencantumkan Nilai Kontrak.
Hal itu menimbulkan pertanyaan, ada apa dengan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Utara.

Tidak hanya itu, terkait dengan pekerjaan sebuah papan nama proyek dengan harga satuan Rp.466.000.00 tidak dilaksanakan, melainkan hanya ditempel di bedeng pekerja.
Mengacu pada bill of quantity mestinya menggunakan tiang penyangga, tripleks 4 mm ukuran 240×120 cm dengan spanduk ukuran 240×120 cm volume 1 dan ini hanya contoh kecil.
Hasil penelusuran dilokasi kegiatan pekerjaan RTH Taman Pasar Ular Plumpang Jakarta Utara rentan dengan penyimpangan. Pasalnya, dari beberapa uraian pekerjaan kegiatan RTH Taman Pasar Ular mulai, volume, harga satuan diduga rentan dengan penyimpangan, antara lain, untuk pekerjaan pembersihan dan perataan lapangan dengan volume:1456,02 m2, harga satuan Rp15.671,00 dan jumlah harga Rp.22.817.289,42.
Untuk pekerjaan pengukuran luasan lahan vertikal & horizontal, volume kegiatan 2.258,73 m2. harga satuan Rp330,00 dan jumlah harga Rp745.380,90.
Untuk pembongkaran paving block dengan volume kegiatan 501,41 m2, harga satuan Rp6.464,00, jumlah harga Rp3.241.114,24
Pembongkaran perkerasan beton, volume kegiatan 301,30 m2, harga satuan Rp62.696,00 dan jumlah harga Rp18.890.304,80
Pembongkaran Pilar Kursi Beton dengan volume 32,00 bh, harga satuan Rp125.391,00 dan jumlah harga Rp4.012.512,00
Pembongkaran Bak Tanaman Beton dengan volume: 1,00 bh, harga satuan Rp489.715,00 dan total harga Rp489.715,00.
Pembongkaran Pilar Pagar dengan volume 24,00 bh, harga satuan Rp125.391,00, jumlah harga Rp3.009.384,00.
Dan lekerjaan angkutan material/sisa galian sejauh 10 Km (dengan Dump Truck),volume 225,88 m3, harga satuan Rp12.197,00, jumlah harga Rp2.755.058,36.
Ironisnya, untuk sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja:Antara lain, persiapan rencana K3, penyusunan dokumen dan pelaporan, volume: 1,00ls, harga satuan Rp.5.000.000,00, jumlah harga satuan Rp.5.000.000,00. Belum lagi untuk Promosi & Kampanye K3.
7
Tampak dilapangan hanya sebagian pekerja yang menggunakan APD, dan sangat disayangkan, kegiatan tersebut tidak mencantumkan nilai kontrak kegiatan,” tegas Sekjen LSM Gerakan Cinta Indonesia (LSM- GRACIA) Hisar Sihotang.
Hingga berita ini diturunka, Kepala Suku Dinas Pertamanan Dan Hutan Kota Jakarta Utara, Cristian H, sebelumnya sudah dipertanyakan lewat aplikasi WhatsApp miliknya, Kamis (2/11/2023).Hanya saja, yang bersangkutan terkesan enggan menanggapinya.[parulian]







