Pontianak,SINAR–BERITA.com|Kementerian Perindustrian dorong pertumbuhan dan perkembangan wirausaha baru IKM agar dapat menyerap tenaga kerja dan mendukung ekonomi nasional, melalui kegiatan Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru Industri Kecil dan Menengah di Provinsi Kalimantan Barat.
Kegiatan bimbingan teknis dirancang untuk memberikan pengetahuan teknis dasar dalam membuat produk potensi daerah dengan memanfaatkan bahan baku yang ada dan memberikan pengetahuan tentang bagaimana berwirausaha.
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Ir. Reni Yanita M.Si mengatakan, Kementerian Perindustrian RI melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka, memiliki berbagai jenis program kegiatan yang bertujuan meningkatkan daya saing IKM.
Program kegiatan tersebut diperuntukkan tidak hanya bagi para pelaku usaha yang telah menjalankan usahanya, namun juga diperuntukkan bagi para wirausaha baru yang akan memulai bisnisnya.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menambah populasi IKM di provinsi Kalimantan Barat dengan melakukan pelatihan dan pendampingan. Selain itu, diharapkan dalam masa mendatang para pelaku IKM dapat menjadi rantai pasok bagi industri besar. Selanjutnya, para peserta bimbingan teknis diharapkan agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti acara bimbingan teknis sehingga dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja juga meningkatan perekonomian setempat” papar Reni.
Direktur Industri Aneka dan Industri Kecil dan Menengah Kimia, Sandang, dan Kerajinan, Ditjen IKMA Ir. Ni Nyoman Ambareny M.Si mengatakan, Ditjen IKMA siap memfasilitasi kebutuhan para IKM di Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Mempawah, dan Kabupaten Landak.

“Ditjen IKMA siap bersinergitas untuk tahun-tahun mendatang agar IKM di kota dan Kabupaten itu dapat bersaing dengan daerah lain, dan memasarkan produk-produk tersebut sebagai oleh-oleh dari di Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Mempawah, dan Kabupaten Landak” ucapnya.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kab Kubu Raya Dr. M. Norasari Arani mengatakan, para peserta harus fokus dan serius mengikuti pelatihan yang diberikan oleh para instruktur agar dapat menyerap ilmu dan mempraktekkannya sehingga dapat menjadi IKM yang mandiri dan berdaya saing tinggi.
“Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kab Kubu Raya berterima kasih kepada Kementrian Perindustrian yang telah memberikan pelatihan ini karena dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Kalimantan Barat,” tuturnya.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak Junaidi S.IP M.Si mengatakan kota Pontianak mempunyai tujuh sentra IKM dan di tahun 2023 terdapat 1226 IKM yang sudah mempunyai NIB.
“Disperindag kota Pontianak siap bersinergi dengan Kementrian Perindustrian untuk meningkatan perekonomian melalui pelatihan-pelatihan yang diberikan kepada para IKM di Kota Pontianak,” jelasnya.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kab Mempawah Johana Sari Margiani S.Sos M.Si mengatakan program pelatihan kepada para pelaku IKM dari Kementerian Perindustrian sangat bagus sekali dan didukung oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kab Mempawah.
“Para pelaku wirausaha harus dapat mengikuti perkembangan zaman dengan mendigitalisasi penjualan dan promosi produknya melalui berbagai platform media sosial,” katanya.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Landak Rosalia Elisabeth SH mengatakan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Landak akan bersinergi dengan Kementerian Perindustrian untuk terus melakukan pelatihan kepada para pelaku IKM.
“Pemasaran dan desain kemasan produk merupakan hal yang perlu diperhatikan agar menarik minat para konsumen untuk membeli produk kita,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI Maman Badurrahman, diwakili Tenaga Ahli Komisi VII DPR RI Andry bSE mengatakan, kegiatan penumbuhan dan pengembangan WUB IKM ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Perindustrian, Komisi VII DPR RI, dan Pemerintah daerah Kalimantan Barat untuk mendorong penumbuhan dan pengembangan wirausaha baru IKM di Provinsi Kalimantan Barat yang telah diselenggarakan dalam tahun terakhir.
“Kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat mendorong perekonomian di daerah Kalimantan Barat,” tuturnya.
Kegiatan Bimbingan Teknis WUB IKM di Kota Pontianak dilaksanakan pada hari Jumat sampai Senin tanggal 22 – 25 September 2023 bertempat di Hotel Aston Pontianak. [Shanty Rd]







