Tasikmalaya, SINAR-BERITA.com|* Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati menegaskan, badan usaha perlu pro aktif menyediakan dan mendistribusikan BBM untuk masyarakat.
Hal itu ditegaskan Erika ketika melakukan peninjauan langsung penyediaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Tasikmalaya Jawa Barat, Rabu (12/4/2023).
“Stock di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) harus terus menerus dimonitor. Segera kirim jika stock menipis. Tidak perlu menunggu permintaan dari SPBU. Jangan sampai stock habis, baru dikirim. Harus pro aktif,” terangnya.

Selain itu, Erika menjelaskan tiga perhatiannya dalam penyediaan dan distribusi BBM selama Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri (RAFI) 1444H, yaitu pertama mengenai supply BBM, pendistribusian BBM, dan faktor keamanan atau safety.
Sementara itu, Sales Area Manager Retail Bandung Pertamina Patra Niaga Fachrizal Imaduddin mengungkapkan pihaknya memerlukan dukungan para pihak dalam menyukseskan penyediaan dan distribusi BBM selama Ramadan dan Idul Fitri.
“Seperti dukungan dalam pendampingan mobil tanki BBM/LPG dalam memecah kepadatan jalur, pendampingan motorist satgas BBM di jalur tol, kemudahan koordinasi dalam 1 WAG, dan penjagaan obvitnas (obyek vital nasional) area SPBU/Fuel terminal,” ucapnya.
Sedangkan, Fuel Terminal Manager Tasikmalaya Akhmadun menyampaikan benerapa titik kritis, seperti macet total dan pasar tumpah. Maka, solusi yang disiapkan dengan melakukan alih supply ke fuel terminal terdekat dan koordinasi dengan kepolisian untuk prioritas lintas dan pengawalan.

Dalam kunjungan ini Erika tidak hanya mengunjungi Terminal BBM Tasikmalaya, tapi juga menyambangi tiga SPBU, yaitu SPBU Rest Area 57A, SPBU Rest Area 88A, dan SPBU Jalan Margaluyu Ciamis. [Shanty Rd]







