Yogyakarta, sinar-berita.com* Menko Polhukam Mahfud MD menyebut ada pihak yang memberikan paspor gratis kepada masyarakat yang hendak bekerja diluar negeri, khusus di kapal-kapal.
“Saya besok Kamis mau ke Batam, mau mendalami kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO),” kata Mahfud disela acara ceramahnya di Mesjid Universitas Gajah Mada, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (2/4/2023).
Mahfud mengatakan ada pihak yang memberikan paspor gratis yang hendak bekerja diluar negeri. Menurutnya, sebagian besar mereka bekerja dikapal-kapal, namun tak digaji, karena ada pusat-pusat dimana orang itu diberi paspor gratisan lalu dikirim keluar negeri, kerja dikapal-kapal, kerja diluar negeri, nggak digaji, disiksa,” ujarnya.
Sebelumnya Mahfud mengungkap dugaan kesengajaan penenggelaman kapal pekerja migran Indonesia berdasarkan laporan Badan Perlindungan Pekerja Imigran Indonesia (BP2MI).
“Ya, bisa jadi, banyak terjadi seperti itu.” kata Mahfud.
Oleh karena itu Mahfud berencana meninjau sejumlah titik perairan yang diduga menjadi lokasi penenggelaman kapal pekerja imigran.
“Saya akan ketempat-tempat tertentu yang diduga melakukan pelanggaran tindak pidana penjualan orang,” ujarnya.
Mahfud belum banyak merinci perihal kasus ini. Namun ia menyebut banyak terungkap berbagai modus kasus dugaan perdagangan orang.

“Tindak pidana ini juga jahat, dimana orang – orang dikirim keluar negeri lalu dijadikan budak-budak , lalu ditenggelamkan. Kalau sakit dilempar kelaut, itu kasus seperti itu banyak terjadi didunia ini,” ungkapnya.
Dan Indonesia, imbuh Mahfud MD, mulai terjerat atau terjebak ke hal-hal seperti itu dimana kejahatan perdagangan orang itu sudah dimulai.
“Oleh sebab itu, ya kita tindak tegas, ada undang-undangnya,” tegas Mahfud menambahkan. [Maria]







