Jakarta, SINAR-BERITA. com |* Mastercard Strive Indonesia – sebuah Inisiasi mempersiapkan usaha kecil agar dapat meraih kesuksesan di era ekonomi digital – mengumumkan bergabungnya sembilan mitra baru yang akan memperluas jangkauan programnya, Kamis (31/8/2023).
Para mitra baru ini berasal dari berbagai Industri seperti e-commerce, perbankan, dan modal ventura, dan akan bekerja bersama dengan para Inisiator program ini, yaitu Mastercard Center for Inclusive Growth, Dewan Nasional Keuangan Inklusif, dan Mercy Corps Indonesia.
Diluncurkan pada bulan April 2023 lalu, Mastercard Strive Indonesia bertujuan untuk memberdayakan 300.000 pelaku usaha pada tahun 2025, dengan target khusus pada usaha yang dimiliki oleh Perempuan.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Mastercard Strive Indonesia menggandeng sejumlah Mitra baru yang akan mendukung berbagai elemen dalam program ini:
- Shopee dan MicroMentor Indonesia, yang akan membantu membangun keterampilan digital @ melalui pemanfaatan perangkat digital yang mencakup penyebaran informasi, pelatihan, pendampingan, pemrosesan pembayaran, dan pemasaran digital.
- Payment gateway Doku untuk mempercepat adopsi digital bagi usaha kecil dengan meningkatkan opsi pembayaran yang nyaman dan aman, termasuk alat digital dan program pelatihan untuk mengembangkan bisnis mereka secara digital.
- bank bjb, akan menyediakan edukasi literasi keuangan, pengelolaan keuangan berbasis digital, serta berbagai sumber daya edukatif bagi usaha kecil. Fokus utama mereka adalah untuk mengatasi kendala-kendala yang ada dan membuka peluang akses terhadap layanan kredit.
- Penelitian mengenai digitalisasi usaha kecil akan dilakukan oleh 60 Decibels yang akan menjadi dasar bagi Asian Venture Philanthropy Network (AVPN) dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk membangun Strive Digitalization Learning Networks, sebuah platform untuk berkolaborasi, berbagi pengetahuan, dan menginformasikan kebijakan yang mendukung usaha kecil.
- Komunitas usaha kecil Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI) dan Perwira PMI akan membentuk jaringan mentor untuk pengembangan usaha kecil.

Mastercard Strive Indonesia berpusat pada penguatan ekosistem pendukung usaha kecil dengan menjawab tiga tantangan utama yang dihadapi oleh UMKM, yaitu mendapatkan modal, go digital, serta mengembangkan jaringan dan pengetahuan.
UMKM memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia, dengan jumlah mencapai 65 juta atau 99 persen dari total jumlah perusahaan nasional. UMKM juga berkontribusi terhadap 61 persen dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia.!
Direktur Pengembangan UMKM dan Koperasi Bappenas Ahmad Dading Gunadi menjelaskan, jaringan ini akan menjadi nilai tambah bagi studi yang mengidentifikasi tantangan yang akan dihadapi usaha kecil di Indonesia dalam 10 sampai 20 tahun mendatang. Pendekatan Ini akan membantu Bappenas dalam merumuskan perencanaan strategis untuk meningkatkan kemampuan adaptasi dan ketahanan UMKM di masa yang akan datang.
“Sebagai pemimpin Digitalization Learning Network, Bappenas berkomitmen untuk memberikan perspektif penting yang selaras dengan poin-poin penting dalam rancangan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN),” ujarnya.
Executive Director Mercy Corps Indonesia Ade Soekadis mengatakan, inisiatif Strive Indonesia untuk berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan merupakan bukti dari pendekatan Strategis Mercy Corps Indonesia dalam menciptakan peluang ekonomi untuk mendukung Pertumbuhan yang inklusif.
“Kami berkomitmen untuk Mendorong perubahan kebijakan untuk mendukung ekosistem UMK dengan membangun Digital Learning Network, yang akan secara aktif terlibat dalam berbagai kegiatan diskusi dan seminar,” ujar Ade Soekadis.
Vice President, Social Impact Asia Pacific, Mastercard Center for Inciusive Growth Subhashini Chandran mengatakan, pasar e-commerce di Indonesia telah menjadi yang terbesar di Asia Tenggara, dengan mencakup hampir SO persen pangsa pasar dan diproyeksikan menyentuh US$ 95 miliar pada tahun 2025.
“Meskipun begitu, baru 29 persen dari UMKM yang telah memanfaatkan e-commerce Untuk mengakses pasar dan bertumbuh. Mastercard Strive Indonesia akan terus berusaha untuk Menciptakan lingkungan yang mendukung melalui kemitraan guna membantu UMKM masuk dalam ekonomi digital den berkembang,” jelas Subhashini Chandran.

Tentang Mastercard (NYSE: MA), www.mastercard.com
Mastercard adalah perusahaan teknologi global dalam industri pembayaran. Misi kami adalah untuk menghubungkan dan mendukung ekonomi digital yang menguntungkan bagi semua orang, di mana saja, dengan membuat transaksi menjadi aman, sederhana, cerdas, dan mudah diakses.
Dengan menggunakan data dan jaringan yang aman, kemitraan, dan semangat, inovasi dan solusi kami membantu individu, lembaga keuangan, pemerintah, dan bisnis untuk mewujudkan potensi terbesar mereka.
Nilai-nilai kesopanan kami, atau DO, mendorong budaya kami dan semua yang kami lakukan di dalam dan di luar perusahaan. Dengan koneksi di lebih dari 210 negara dan wilayah, kami membangun dunia yang berkelanjutan yang membuka berbagai kemungkinan yang tak ternilai bagi semua Orang. [Shanty Rd]







