JAKARTA, SINAR-BERITA.COM – Melayani masyarakat menjadi tangung jawab seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), tanpa mengenal batas waktu, bahkan saat hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah ini, tidak sedikit ASN yang tetap menjalankan kewajibannya sebagai pelayan masyarakat.
Merayakan Idul Fitri tanpa keluarga mungkin menjadi hal yang tak mudah bagi banyak orang, namun bagi Alfisya Yudi, loyalitas terhadap pekerjaan dan pelayanan adalah nomor satu. Baginya, lebaran tahun ini terasa berbeda.
Yudi yang bertugas di Rutan kelas 1 Cipinang Jakarta Timur ini, harus menjalankan tugasnya pada hari raya besar umat Muslim tahun ini.
“Lebaran tahun ini, menjadi sedikit berbeda, karena dengan status sebagai pelaku tugas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, kami harus tetap mrmberikan layanan.” jelas Yudi yang ditemui, Kamis (5/5/2022).
Sebelum statusnys menjadi ASN, dituturkan Yudi, dirinya selalu pulang kampung halaman satu minggu sebelum Idul Fitri. Rutinitas tersebut menjadi berbeda ketika dirinya diterima menjadi abdi Negara 2 tahun lalu.
Kebiasaan mudik kekampung halamannya di Malang Jawa Timur, harus dia tahan untuk mengemban tugas yang lebih penting yakni menjaga warga binaan.
Namun dirinya mengaku, tetap bersyukur bisa merasakan Idul Fitri sembari bertugas untuk negara. Salahsatu yang dia syukuri adalah, jalan menuju tempatnya bekerja, yang biasanya padat macet, menjadi lengang saat lebaran.
Pengabdianya kepada negara harus dijalankan meski dirinya juga merasakan sedih tidak bisa berkumpul dengan keluarga besarnya.
Namun diakuinya, dirinya berpegang teguh bahwa saat menjadi ASN, harus profesional menjalankan tugas kapanpun, dimanapun ditempatkan, memberikan pelayanan yang optimal merupakan kewajiban yang harus terus dilakukan hingga masa purna tugasnya. [Maria]







