Jakarta, SINAR-BERITA.com|* Jajaran pengurus pusat, daerah serta seluruh anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) Ikatan Pemuda Indonesia (IPI) menyampaikan turut berbelasungkawa atas meninggalnya Ibu Pasu Panjaitan, istri Bernat Marpaung di usia 60 tahun. Almarhumah meninggal pada Minggu 30 April 2023 dan dimakamkan di TPU Kota Bekasi, Rabu 3 Mei 2023, melalui upacara kematian tradisi adat batak.
Almarhumah dan suaminya sudah memiliki cucu tercinta bernama Arcelio Marpaung, cucu pertama inilah yang merupakan Putra dari Pantas Halomoan Marpaung (anak almarhum) dan istri Mey Lestari Nainggolan (putri ke dua Edward Nainggolan), yang melekat sebagai pangilan terhormat bagi almarhumah dan suami dengan panggilan Opung Arcelio Boru Panjaitan (almarhumah) dan suami dengan panggilan Opung Arcelio Marpaung.
Prosesi upacara pemakaman almarhum yang merupakan besan dari Ketua Umum Ormas IPI Edward Nainggolan M.Sc, dilaksanakan dalam upacara kematian adat Batak dalam status Sari Matua, yang bermakna, dimana almarhumah sudah memiliki cucu, namun masih meninggalkan anak yang belum menikah, maka di dalam peti posisi tangan dilipat di atas perut.
Posisi tangan tersebut memiliki makna bahwa almarhumah masih ada tanggungan atau beban yang ditinggalkannya di dunia.
Sementara itu, pengurus dan anggota Ormas IPI dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi serta anggota IPI DKI Jakarta, turut larut dalam suasana kekeluargaan mengikuti semua prosesi upacara adat Batak, kebaktian Gereja hingga pemakaman almarhumah di TPU Kota Bekasi.
Ketua Umum Ormas IPI Edward Nainggolan menyambut baik kehadiran pengurus dan anggota IPI dalam prosesi acara adat dan pemakaman almarhumah yaitu, Ibu Mertua dari Putri ke dua yang bernama Mey Lestari Nainggolan.
“Terimakasih buat seluruh pengurus dan anggota IPI seluruh Nusantara yang turut berbelasungkawa atas kematian Ibu Pasu Boru Panjaitan,” tuturnya di rumah duka, perumahan Pondok Ungu Permai Kota Bekasi, Rabu (3/5/ 2023). [Marpan]







