KOTA TEGAL, sinar-berita.com |- Perencanaan pembangunan Fly Over Tirus kota Tegal yang menghubungkan jalan Kapten Sudibyo dari arah Utara ke arah Selatan di jalan Teuku Umar Debong Tengah lalu ke arah Timur jalan KS Tubun, mulai terus dibahas oleh jajaran pemerintah Kota (Pemkot) Tegal dan DPRD kota Tegal untuk agar memaksimalkan tercapainya pembangunan serta langkah-langkah tepat dalam melaksanakannya.
Proyek fly over Tirus kota Tegal sudah masuk daftar program prioritas proyek nasional didalam Perpres (Peraturan Presiden) nomor 79 tahun 2019.
Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro menegaskan, pemerintah pusat akan memberikan bantuan untuk pembangunan, namun menurutnya, pemerintah pusat tetap menunggu kesiapan dari pemerintah daerah seperti kesiapan anggaran pembebasan lahan.
“Dari kami di PRD sudah mempersiapkan anggaran untuk pembebasan lahansebesar Rp30 milliar serta termasuk perubahan desain” ungkap Ketua DPRD Kota Tegal kepada Sinar Berita, Kamis (21/7/2022).

Sebelumnya, pada bula pebuari lalu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tegal Sugiyanto menyebut, pihaknya telah melakukan review DED Fly Over Tirus pada tahun 2016.
“Wilayah yang akan terdampak proyek FO Tirus terbagi tiga. Mulai dari tanah pribadi milik warga seluas 3.081,912 meter persegi, tanah PT KAI 1.348,582 meter persegi, dan tanah negara seluas 7.532,571 meter persegi,” beber Sugiyanto.
Pemkot kota Tegal mengharapkan pembangunan fly over Tirus kota Tegal terealisasi pembangunannya pada tahun 2023. Sebab keramaian jalan tersebut sudah padat, apalagi saat kereta api (KA) melintas, dan sudah banyak memakan korban kecelakaan.[Rico S]







