Rabu, Oktober 14, 2026

Pengiklan di Indonesia Beradaptasi dengan Aturan Privasi Data Baru

JAKARTA, sinar-berita.com |- InMobi, penyedia konten, monetisasi, dan teknologi pemasaran terkemuka yang membantu pertumbuhan bisnis, merilis hasil studi yang dilakukan oleh Forrester Consulting tentang ‘Masa Depan Periklanan Seluler dalam Mengatasi Penghentian Data dan Identitas’ (Future of Mobile Advertising in Tackling Data and Identity Deprecation).

Studi ini menelaah  dampak privasi data pada periklanan di Indonesia, menawarkan pemahaman mendalam tentang kesiapan pelaku bisnis dan rencana tindakan mereka di tengah perkembangan privasi data konsumen dan menemukan bahwa dari sejumlah perusahaan di Indonesia yang bergerak di bidang periklanan, 17% berada di tahap awal dan 46% berada di tahap menengah terkait kematangan praktik manajemen privasi data konsumen.

Hanya 37% perusahaan yang mengklaim kematangan dalam menyeimbangkan privasi data konsumen dan keterlibatan pelanggan yang dipersonalisasi, serta dalam memberikan solusi yang berarti bagi klien mereka.

Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa 90% responden (terdiri dari pengambil keputusan bisnis) di Indonesia percaya bahwa mengingkatkan jangkauan dan konversi untuk meningkatkan profitabilitas menjadi prioritas yang sangat penting dalam pemasaran.

Hal ini kemudian menyangkut pada tantangan terkait privasi, di mana 65% responden mengakui kemampuan pengguna untuk memblokir pengenal mereka terhadap pengiklan (identifier for advertisers/IDFA) sebagai tantangan utama pemasaran.

Saat berbicara tentang laporan tersebut, Rishi Bedi, Managing Director untuk Asia Pasifik di InMobi, berkomentar, ekosistem periklanan di Indonesia menunjukkan tingkat kesiapan yang moderat terhadap data dan identitas.

“Publisher di kawasan ini lebih maju dalam praktik privasi data konsumen daripada brand dan agensi media yang tampaknya berjuang untuk membangun budaya yang menghargai privasi dan mengikuti peraturan yang ada. Memperoleh dukungan eksekutif untuk pengelolaan data dan program tata kelola yang baik dapat membantu bisnis mengatasi tantangan ini,” ungkapnya.

Studi ini membagikan wawasan tambahan tentang kekhawatiran pengiklan terkait pedoman privasi data baru, serta persepsi mereka tentang opsi penargetan iklan alternatif di masa mendatang;

63% responden menyoroti bahwa perhatian utama pada penghapusan identitas iklan secara bertahap adalah ketersediaan data berkualitas untuk membangun persona konsumen atau memahami atribut ekonomi.

59% responden menyatakan khawatir atas ketidakmampuan untuk mengambil tindakan atas data pembeli dan pelanggan.

46% responden sudah menggunakan penargetan kontekstual sebagai metode iklan alternatif untuk menyajikan pesan yang dipersonalisasi kepada konsumen berdasarkan demografi, preferensi, dan perilaku dalam aplikasi.

35% responden melakukan penargetan berbasis aturan yang memungkinkan bisnis beralih pengalaman aplikasi berdasarkan ‘aturan’ seperti geografi pengguna, sistem operasi, browser, perangkat, dan lainnya.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Masa Depan Periklanan Seluler dalam Mengatasi Data dan Laporan Penghentian Identitas, kunjungi https://go.inmobi.com/tackling-identity-with-mobile-2022-apac/ atau hubungi mobilemarketing@inmobi.com  [Shanty Rd]

 

 

RICHARD ARITONANGhttps://www.sinar-berita.com/
sinar-berita.com adalah media publikasi cetak dan online yang juga menggunakan facebook, twitter, instagram

Related Articles

COSMAX Indonesia Raih Sertifikasi AEO dari Dirjen Bea dan Cukai

Jakarta, sinar-berita.com| COSMAX Indonesia memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pencapaian ini menempatkan...

COSMAX Indonesia Hadirkan Enam Poster di IFSCC 2026

Perth, sinar-berita.com| Memperkuat kehadirannya di panggung riset kosmetik global dalam Kongres Ke-36 International Federation of Societies of Cometic Chemists (IFSCC) 2026 yang diselenggarakan di...

PT COSMAX Indonesia Raih Most Immersive Award dan Sustainability Award

Kabupaten Tangerang, sinar-berita.com| Menghadirkan beragam inovasi produk dan konsep kecantikan serta merepresentasikan trend industri kecantikan tahun 2027, COSMAX Indonesia kembali ambil bagian dalam gelaran...

FPMI Datangi Mabes Polri, Desak Kapolri ‘Berantas’ Oknum Yang Coba Bekingi Mafia Gas

Jakarta, sinar-berita.com|Forum Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FPMI), dipimpin Ketua Umumnya Shella Maulana, hari ini mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan sikap tegas terhadap maraknya mafia...

Aroma Limbah PT JPN Diduga Penyebab Siswa SMPN 4 Jombang Mual

Jombang, sinar-berita.com| Aktivitas belajar mengajar di SMPN 4 Jombang. Jawa Timur tergangggu akibat munculnya bau menyengat yang diduga berasal dari limbah cair pengolahan ayam...

Langgar Rambu Lalin, Sopir Truk Diduga Gunakan SIM Palsu

Jombang, sinar-berita.com|Saat melakukan patroli hunting, di jalan Cempaka desa Mojongapit Jombang Jawa Timur, petugas Unit Turjawali Polres Jombang Jawa timur temukan pengemudi truk yang...

PT SGS Jombang Terus Mangkir dalam Sidang Kasus PHK Buruh

Jombang, sinar-berita.com| Perusahaan kayu lapis PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Kabupaten Jombang  Jawa Timur, kembali tidak hadir  dalam persidangan perkara perselisihan hubungan Industrial  yang...

Puntung Rokok, Diduga Pemicu Kebakaran Rumah di Tembelang Jombang

Jombang, sinar-berita.com| Bangunan rumah milik Supiah warga dusun Kontol kecamatan Tembelang kabupaten Jombang Jawa timur terbakar, Senin (21/9/2026). Kebakaran diduga dipicu puntung rokok mengenai...

Gelar RUPSLB, Ratu Kantongi Restu Pemegang Saham, Perkuat Penambahan Modal

Jakarta, sinar-berita.com|PT. Raharja Energi Cepu Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Acara Rapat yang diselenggarakan memperoleh persetujuan...
- Advertisement -

Latest Articles