JAKARTA, sinar-berita.com |* Industri kecantikan kini telah menjadi salah satu industri yang semakin menjanjikan.
Pasar Beauty dan Personal Care di Indonesia bernilai USD 6,3 miliar (lebih dari Rp 91,6 triliun) pada tahun 2021 dan diperkirakan akan tumbuh pesat pada tahun 2022 seiring meredanya efek pandemi.
Badan Pengawas Obat & Makanan (BPOM) juga mencatat kosmetika sebagai kategori produk yang mendapatkan ijin edar terbanyak di Indonesia dalam 5 tahun terakhir, yaitu sebanyak 411.410 produk baru.
Bahan baku yang tepat dan berkualitas menjadi bagian terpenting untuk mencapai hal tersebut. Itulah mengapa Perkosmi (Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia, Asosiasi Kosmetik di Indonesia) kembali mengadakan acara Indonesia Cosmetics Ingredients (ICI), Expo, and Seminar pada tahun 2022 ini.

Ketua Umum Perkosmi Sancoyo Antarikso memaparkan, sudah 45 tahun Perkosmi terlibat aktif dalam memajukan industri kosmetika tanah air baik skala usaha kecil, hingga skala besar nasional maupun multinasional, bertindak sebagai suara dari industri kosmetika Indonesia, mewakili beragam perusahaan yang terlibat dalam pembuatan, pemasokan, dan penjualan produk kosmetika dan perawatan pribadi.
“Kosmetika produksi lokal semakin mendapatkan tempat di hati konsumen tanah air, Perkosmi juga akan terus mendorong lahirnya kebijakan strategis dan mengadvokasi perbaikan kebijakan demi lingkungan bisnis yang lebih baik dan menguntungkan. Perkomsi terus secara konsisten mengadakan ICI sejak tahun 2006 hingga sekarang,” ujar Sancoyo.
Setelah sempat tertunda selama 2 tahun, ICI tahun ini digelar kembali pada 25 – 27 Oktober 2022 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat dengan tema ‘Raih Pasar Kosmetik Dengan Trend & Teknologi Terkini’.

Dengan semakin pesatnya perkembangan industri kosmetika, BPOM percaya bahwa kemajuan tersebut hanya dapat berkembang secara konsisten apabila seluruh pelaku industri dapat mengikuti perkembangan trend dan teknologi terbaru sehingga dapat meningkatkan kualitas produk kosmetik yang mampu berdaya saing namun tetap mengedepankan aspek keamanan, kemanfaatan dan mutu kosmetik.
Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional BPOM Dra Reri Indriani Apt M.Si menyatakan, mendukung penuh kegiatan ICI 2022 agar terus bisa memberikan manfaat dan bergerak bersama-sama untuk memberikan produk yang terbaik bagi konsumen Indonesia.
“Tahun ini, Perkosmi dengan bangga kembali mengadakan ICI yang ke 11 kalinya di Indonesia. Kami senang sekali bisa kembali hadir untuk semakin meningkatkan industri kecantikan di Indonesia, tidak hanya bagi konsumen, tetapi juga untuk produsen, distributor, dan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat didalamnya,” terang Reri Indriani. [Shanty Rd]







