Kabupaten Tegal, S|B sinar–berita.com|Pilkades serentak gelombang pertama di Kabupaten Tegal berlangsung sukses. Sebanyak 47 Desa dan 17 Kecamatan melakukan pemilihan Kepala Desa baru di masing-masing Desa, Kamis (12/10/2023)
Bupati Tegal Umi Azizah menyampaikan, sejauh ini, dalam pelaksanaan Pilkades, tidak ditemukan kendala terkait perhitungan suara calon Kades.
“Terima kasih saya sampaikan kepada unsur Forkopimda, TNI-Polri dan segenap panitia di tingkat desa hingga kecamatan serta elemen masyarakat yang sudah menjaga ketertiban selama Pilkades berlangsung sehingga warga bisa menyalurkan hak pilihnya dengan aman,” ungkapnya.
Saat hari pilkades, Bupati Tegal bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tegal melakukan peninjauan secara langsung dengan berkunjung ke lima desa antara lain, desa Kedungjati, Sidamulya, Sumingkir, Dukuhwringin, dan Maribaya.
Kapolres Tegal AKBP Mochammad Sajarod Zakun juga dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan analisis terhadap kondisi lingkungan sosial di 49 desa.

“Maka Hasilnya, ada lima desa yang masuk dalam pemantauan terkategori rawan, dari lima desa tersebut, ada tiga desa yang memiliki tingkat kerawanan tinggi, karena daftar pemilih tetapnya lebih dari 10 ribu orang,” tutur Kapolres Tegal.
Kondisi ini, lanjutnya, memerlukan pengamanan khusus. Disamping itu, ada dua desa penyelenggara Pilkades yang sedang bersengketa di pengadilan dan sempat audiensi di Dispermasdes.
Pada pelaksanaan Pilkades kali ini, Polisi mengerahkan sebanyak 1.273 personel pengamanan dari kepolisian termasuk bantuan Brimob, Ditsamapta Polda Jeteng maupun Dalmas Polres Rayon Pekalongan, juga personil gabungan dari Kodim 0712/Tegal, Satpol PP dan Satuan Linmas.
Komandan Kodim 0712/Tegal Letkol Inf Suratman menuturkan, pihaknya menerjunkan 250 personel TNI selalu siap membantu pemerintah daerah, termasuk kepolisian, baik dalam hal informasi intelijen, keamanan, dan teritorial. [Rico/Ramli]







