Jakarta, sinar–berita.com|Dengan tema Strengthening Occupational Health and Safety (K3) in Business Sustainability, acara puncak penghargaan ISEA 2023 diadakan di Ballroom Menara Peninsula Jakarta, Rabu (11/10/2023).
ISEA 2023 memberikan apresiasi kepada perusahaan yang dinilai berhasil dalam kinerja dan mampu bertransformasi maju dengan bertahan tangguh, sejalan strategi, dengan visi yang kuat untuk K3.
“Dengan didukung kementerian terkait dan beberapa konsultan management, First Indonesia Magazine dengan bangga mengakui dan menghargai upaya luar biasa dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat dalam sektor korporasi,” kata Maya Yulianti dalam sambutannya.
Maya juga mengatakan penghargaan ini juga menjadi tantangan bagi para korporasi untuk tetap menjaga prestasi ini.
”Kita harus terus berinovasi, meningkatkan praktik K3, dan memastikan bahwa K3 tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tindakan di lingkup perusahaan. Karena penghargaan ini juga bukanlah sekadar sebuah prestasi, tetapi cerminan dari dedikasi, komitmen, dan kerja keras semua anggota tim dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat,” ujar Maya.
Maya juga menyampaikan penghargaan ini juga diharapkan dapat menginspirasi yang lainnya untuk mengikuti jejak mereka dan memprioritaskan keselamatan dan kesehatan tenaga kerja di setiap kegitan bisnisnya.
Di sisi lain, Prof. dr. Tan Malaka. MOH. Ph. D Health Occupational Safety sebagai pembicara dalam acara tersebut menyampaikan dalam konteks dunia usaha dan tempat kerja, K3 tidak hanya menjadi kebutuhan dasar tetapi juga persyaratan yang diatur oleh regulasi hukum.
“Regulasi ini mencakup standar yang harus dipatuhi oleh perusahaan untuk melindungi tenaga kerja dan pemangku kepentingan lainnya. Selain itu, tuntutan dari pembeli (buyer) juga turut memengaruhi praktik K3 di perusahaan. Untuk menjaga hubungan bisnis yang berkelanjutan, perusahaan seringkali harus memenuhi persyaratan K3 yang ditetapkan oleh pembeli mereka. Ini mencakup aspek-aspek seperti kualitas produk, bahan baku yang aman, dan lingkungan kerja yang sehat,” ujar Prof. dr. Tan Malaka. MOH. Ph. D Health Occupational Safety.
Tan melanjutkan, K3 bukan hanya tentang kepatuhan terhadap regulasi atau tuntutan pembeli, namun juga sebagai instrumen penting meningkatkan produktivitas kerja.
Dengan memasukkan pertimbangan K3 dalam desain peralatan dan bangunan, serta memastikan bahwa budaya K3 tercermin dalam rencana bisnis, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, sehat, dan produktif.
Adapun peserta korporasi yang berhasil melewati tahap penilaian dan meraih penghargaan di ajang ISEA 2023 berjumlah 35 korporasi. Mereka telah menerapkan langkah-langkah K3 di dalam lingkup bisnis dengan unggul.[Shanty]







