JAKARTA, sinar-berita.com | – Kabupaten Dairi merupakan salah satu dari tujuh Kabupaten yang mengelilingi Danau Toba dan berada di dataran tinggi Bukit Barisan. Lingkungan kabupaten Dairi juga berperan sebagai penyangga ekosistem danau Toba, dengan sungai-sungai yang mengalir ke Danau Toba.
Keberagaman etnis yang mendiami kabupaten Dairi seperti Pakpak, Toba, Karo, Simalungun, Mandailing, Nias, Minang, Aceh, Jawa dan Tionghoa, merupakan warisan budaya bangsa yang bernilai luhur yang membentuk identitas kabupaten Dairi.
Berbagai potensi wisata alam dan budaya ini yang merupakan aset yang sangat potensial untuk pengembangan kepariwisataan. Dalam mengembangkan potensi besar ini, berbagai upaya telah dan sedang dilakukan.
‘Semesta Dairi Memanggil’, suatu program penguatan destinasi pariwisata dan kebudayaan dengan cara menerapkan konsep promosi pariwisata yang kreatif, dengan terobosan baru, dan bisa mewujudkan semangat G20.
Cara yang paling tepat dan disuai para wisatawan dalam negeri mau pun mancanegara saat Ini adalah dengan memadukan berbagai straksi dengan amenities, antara bercerita secara menarik, tetapi juga, ada produk yang bisa dilihat, dirasa, dialami dan dinikmati.

Acara Temu Media Semesta Dairi Memanggil merupakan tahap awal untuk membuka rangkaian acara dengan tujuan memperkenalkan Dairi bersama berbagai kekayaan alam, budaya dan masyarakatnya yang selama ini tidak begitu terdengar.
Kopi Sidikalang sebenarnya sudah menjadi konsumsi pencinta kopi di mancanegara melalui salah satu gerai kopi terkenal di dunia. Tenun Ulos Dairi seperti Ulos Silahisabungan, sesungguhnya jenis ulos yang terbaik dengan pola dan teknis tenun yang cukup rumit.

Mengapa mengangkat tema Semesta Dairi Memanggil?
Memanggil atau mengundang atau mengajak, merupakan kata yang sangat mudah dimengerti oleh siapa saja, dari mana saja (lokal mau pun intenasional). Tujuannya untuk membawa wisatawan lokal dan mancanegara, termasuk anak daerah yang sukses dari kabupaten Dairi.
Pilihan kata ‘semesta’ menunjukkan semua bagian yang ada di wilayah Dairi yang dipromosikan dan dipamerkan ke masyarakat Indonesia dan internasional. Rangkaian Kegiatan Semesta Dairi Memanggil 2022 yang tersusun dalam agenda yakni;
° Juni-Juli : Workshop Menulis melibatkan 100 siswa untuk belajar menulis Narasi dalam bahasa daerah yang akan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan dipubikasikan dalam bentuk buku.
° Agustus-September : Volunteer Program mengundang para pekerja sukarela dari berbagai negara untuk membantu dalam dua program utama yaitu, Konservasi Ikan Purba (IHAN) di Tao Silalahi dan Smart City di Sidikalang.
° Oktober: Hari Jadi Kabupaten Dairi, dilaksanakan kegiatan Parade dan Pameran Budaya, dan berbagai aktifitas Promosi Kopi diantaranya;
- The Adventure of Sidikalang Coffee dengan mengundang Media, Investor, Pebisnis Kopi Indonesia (Sumatera Utara) datang ke Sidikalang, berkunjung ke ladang kopi, bertemu dengan petani kopi perempuan, menyaksikan proses roasting kopi dari biji kopi sampai siap seduh, Lunch Picnic dengan Petani Kopi dan Photoshoot Eksklusif dengan Fotografer Profesional untuk dijadikan bahan Publikasi Social Media.
- Kompetisi Barista Ala Kedai Kopi (UMKM) berhadiah Beasiswa. Kompetisi ini membuka kesempatan untuk barista lokal Sidikalang menjadi Barista Profesional yang akan meningkatkan rasa bangga punya kedai kopi “kekinian” di Sidikalang dan sekitarnya.
Untuk promosi tenun ulos, Fashion Show mengundang rumah mode Jakarta dan Internasional dengan model dari Dairi, Photoshoot dengan Ulos Khas Kabupaten Dairi, dengan menunjukkan Keindahan alam Dairi sebagai latarnya.
Dan, November, Dairi-Toba International Writers Festival yaitu Workshop, Diskusi dan Penulisan Buku “Travel To Dairi With Love”[Shanty Rd]







