Rabu, Oktober 14, 2026

Simpang Siur Data Penerima Jadi Celah Penyelewengan Bansos BBM

JAKARTA, sinar-berita.com |-Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Dewi Anggraeni mengingatkan selalu ada potensi penyelewengan dalam praktik penyaluran dana bantalan sosial (Bansos) atas pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM).

“Celah penyelewengan dana Bansos sangat lebar, terlebih kalau pendataanya tidak jelas dan tepat, dan pengadaanya tidak transparan” ujarnya, dalam satu acara program wawasan, Senin ( 5/9/2022 ).

Dewi menilai, tidak ada perubahan dari kasus sebelum atau saat pandemi Covid-19, bahkan saat pandemi sedang berat-beratnya ditahun 2020, rakyat sangat terpuruk dan butuh bantuan, menterinya malah melakukan korupsi.

“Anggaran saat itu sangat besar  KPK menyetor uang rampasan sebesar Rp16,2 milliar dari Yuliari Peter Batubara, menteri sosial saat itu. Bayangkan jika lancar jadi bansos, berapa banyak penduduk terbantu” kata Dewi.

Perbedaan pernyataan dinas dan Kementerian Sosial

Dinas sosial mengaku sudah mengirim hasil pendataan dilapangan ke kementerian sosial namun, Kemensos menyebutkan data dilapangan bermasalah.

“Kami pernah memantau dilapangan RT, RW, Kelurahan, Kecamatan, sebenarnya meng-update, tapi data tidak dipakai Kementerian. Kementerian menyebut punya data sendiri. Memang rumit sekali data ini. Kita belum tau dimana bottleneck nya pendataan penerima Bansos ini, jadi tugas Kementerian Sosial tanggung jawab untuk memperbaiki.” ungkapnya.

Menurut Dewi penyaluran Bansos senilai Rp24,7 trillun berpotensi tidak tepat sasaran kalau masih menggunakan model pendataan yang lama, yang data penerimanya tidak cocok. Hal ini juga dapat membuat program ini tidak berdampak.

Misalnya, jika masih ada nelayan yang harus tetap membeli BBM untuk melaut, tapi tidak dapat Bansos BBM.

“Celah untuk penyelewengan dana Bansos non tunai seperti minyak goreng, bisa dari pengadaan misalnya, harusnya A tapi Batau C. Selisih itulah yang diambil, lalu pungli. Masyarakat yang tidak bisa pakai kartu Bansos akan dibantu, tapi minta bayaran dari membantu itu” lanjut Dewi.

Pada tahun 2021 ICW sudah melakukan pemantauan dan menyampaikan hasilnya ke Pemetintah. Dewi berharap catatan tersebut bisa menjadi perhatian oleh pemerintah.

“Kami mempunyai mitra daerah, tapi tetap harus dibantu oleh masyarakat dengan aktif melakukan pengaduan, sehingga kami dapat mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk memperhatikan” pungkasnya. [Maria]

RICHARD ARITONANGhttps://www.sinar-berita.com/
sinar-berita.com adalah media publikasi cetak dan online yang juga menggunakan facebook, twitter, instagram

Related Articles

COSMAX Indonesia Raih Sertifikasi AEO dari Dirjen Bea dan Cukai

Jakarta, sinar-berita.com| COSMAX Indonesia memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pencapaian ini menempatkan...

COSMAX Indonesia Hadirkan Enam Poster di IFSCC 2026

Perth, sinar-berita.com| Memperkuat kehadirannya di panggung riset kosmetik global dalam Kongres Ke-36 International Federation of Societies of Cometic Chemists (IFSCC) 2026 yang diselenggarakan di...

PT COSMAX Indonesia Raih Most Immersive Award dan Sustainability Award

Kabupaten Tangerang, sinar-berita.com| Menghadirkan beragam inovasi produk dan konsep kecantikan serta merepresentasikan trend industri kecantikan tahun 2027, COSMAX Indonesia kembali ambil bagian dalam gelaran...

FPMI Datangi Mabes Polri, Desak Kapolri ‘Berantas’ Oknum Yang Coba Bekingi Mafia Gas

Jakarta, sinar-berita.com|Forum Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FPMI), dipimpin Ketua Umumnya Shella Maulana, hari ini mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan sikap tegas terhadap maraknya mafia...

Aroma Limbah PT JPN Diduga Penyebab Siswa SMPN 4 Jombang Mual

Jombang, sinar-berita.com| Aktivitas belajar mengajar di SMPN 4 Jombang. Jawa Timur tergangggu akibat munculnya bau menyengat yang diduga berasal dari limbah cair pengolahan ayam...

Langgar Rambu Lalin, Sopir Truk Diduga Gunakan SIM Palsu

Jombang, sinar-berita.com|Saat melakukan patroli hunting, di jalan Cempaka desa Mojongapit Jombang Jawa Timur, petugas Unit Turjawali Polres Jombang Jawa timur temukan pengemudi truk yang...

PT SGS Jombang Terus Mangkir dalam Sidang Kasus PHK Buruh

Jombang, sinar-berita.com| Perusahaan kayu lapis PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Kabupaten Jombang  Jawa Timur, kembali tidak hadir  dalam persidangan perkara perselisihan hubungan Industrial  yang...

Puntung Rokok, Diduga Pemicu Kebakaran Rumah di Tembelang Jombang

Jombang, sinar-berita.com| Bangunan rumah milik Supiah warga dusun Kontol kecamatan Tembelang kabupaten Jombang Jawa timur terbakar, Senin (21/9/2026). Kebakaran diduga dipicu puntung rokok mengenai...

Gelar RUPSLB, Ratu Kantongi Restu Pemegang Saham, Perkuat Penambahan Modal

Jakarta, sinar-berita.com|PT. Raharja Energi Cepu Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Acara Rapat yang diselenggarakan memperoleh persetujuan...
- Advertisement -

Latest Articles