Jakarta, SINAR-BERITA.com|* Pertamina memastikan distribusi atau kegiatan operasional di Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara sudah kembali beroperasi untuk memenuhi kebutuhan BBM, karena Depo Pertamina Plumpang di back-up oleh terminal lain di Jakarta.
“Saya ingin meng update, pasca situasi kejadian yang terjadi di Integrated Terminal Plumpang Jakut, dapat kita saksikan bahwa kegiatan operasional di terminal BBM ini sudah mulai beroperasi kembali semenjak status Emergency sudah dicabut per pagi tadi,” kata Vice President Corporate Communication PT. Pertamina Persero Fajar Djoko Santoso dalam keteranganya, Sabtu (4/3/2023).

Selain fokus pendistribusian BBM keberbagai wilayah, Fajar juga memastikan akan memberikan pelayanan maksimal kepada korban jiwa, korban luka, hingga pengungsi yang terdampak, terkait dengan penyebab kebakaran pihaknya belum bisa memberikan kepastian data dan informasi,”
“Untuk penanganan pengungsi sejak semalam dari CSR PT. Pertamina terus memberikan bantuan kepada para pengungsi disekitar lokasi kejadian, Pertamina bertangung jawab dan berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik untuk para pengungsi, termasuk beaya perawatan bagi korban luka dan santunan untuk korban jiwa,” ungkap Fajar.

Untuk sementara dikabarkan ada sebanyak 16 orang meninggal dunia, dan puluhan lainnya luka- luka serta ratusan warga mengungsi akibat kebakaran yang terjadi dipemukiman warga yang bermukim dekat Depo Pertamina Plumpang. Para korban luka dibawa keberbagai Rumah Sakit seperti RSPP, RS.Mulyasari,RSUD Tugu, RS.Pelabuhan dan RS.Polri.[Maria]







