Jakarta, SINAR-BERITA.com |* Sekolah Tinggi Teologi (STT) Agapes Jakarta menyelenggarakan Wisuda Ke-19. Kegiatan ini dipusatkan di Gedung Persada Halim Kota Jakarta Timur, umat (11/8/2023).
Sebanyak 28 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa S1 Teologi dan Pendidikan Agama Kristen serta S2 Teologi, berhasil lulus dengan hasil membanggakan. Dengan demikian, hingga saat ini, sudah 700 orang lulusan dari STT Agapes Jakarta, sejak digelar pertama kali pada tahun 2000.
Dalam sambutannya, Ketua Sekolah Tinggi Teologi Agapes Jakarta, Welly Pandensolang berpesan agar para lulusan dapat terus mengembangkan kemampuan mereka sehingga dapat selalu berkiprah dalam dunia, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Para lulusan yang diwisuda hari ini juga dapat terus menjaga nama baik keluarga besar Sekolah Tinggi Teologi Agapes Jakarta, agar cita-cita lembaga untuk menjadikan para Alumni sebagai warga dunia yang bertanggung jawab dapat terealisasi melalui karya nyata yang dilakukan,” katanya.
Dalam wisuda ke-19 ini, tercatat mahasiswi atas nama Agatha Chrysandra Pigesia dari Jurusan Sarjana Pendidikan Agama Kristen dan Andrian Chrisdianto Teja dari Magister Teologi, berhasil menjadi wisudawan terbaik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,70.
Dalam kesempatan wisuda kali ini, Sekolah Tinggi Teologi Agapes Jakarta beroleh kunjungan Ketua BPD GBI DKI Jakarta, Pdt. Kiki Tjahjadi.
Sekolah Tinggi Teologi Agapes Jakarta (STT Agapes Jakarta) telah mendapatkan legalitas akreditasi dari BAN-PT, baik untuk Program Studi S1 Teologi dan Pendidikan Agama Kristen maupun S2 Program Studi Magsiter Teologi dan Magister Pendidikan Agama Kristen. Oleh karena itu, STT Agapes memiliki wewenang untuk mengeluarkan Ijazah Negara.
STT Agapes Jakarta adalah lembaga pendidikan teologi yang bersifat interdenominasi yaitu, berada di bawah naungan Yayasan Agape Jaya Indonesia dan tidak di bawah payung dari sebuah denominasi gereja tertentu.
Karakter organisasi demikian memungkinkan STT Agapes Jakarta dapat bekerja sama dengan semua denominasi gereja Tuhan dan lembaga Kristen di dalam dan luar negeri, baik dalam bidang pendidikan teologi dan pendidikan Kristen maupun dalam bidang pelayanan kerohanian dan misi pemberitaan Injil.

Keunggulan secara internal ialah, STT Agapes Jakarta memiliki keunikan yang menjadi karakter khas dari lembaga ini yaitu, bahwa semua doktrin pengajaran telah dirancang berdasarkan teologi biblika dan kajian eksegesis induktif, yang bersumber dari bahasa asli Alkitab yakni, bahasa Ibrani untuk Perjanjian Lama dan bahasa Yunani untuk Perjanjian Baru, menyebabkan seluruh kebenaran Alkitab dapat dibeberkan secara obyektif dan komprehensif. [Shanty Rd]







