Jakarta, SINAR-BERITA.com|* PT Home Credit Indonesia (Home Credit), perusahaan pembiayaan berbasis teknologi, telah melakukan survei terhadap kurang lebih dari 1.300 responden pada Februari 2023 melalui aplikasi My Home Credit.
VP Brand & Marketing Strategy Home Credit Indonesia Martha Grashianamengatakan, dalam memenuhi kebutuhan masyarakat memiliki pilihan sumber dana yang beragam, termasuk layanan pembiayaan.
“Hasil survei membuktikan bahwa masyarakat lebih cenderung mengalokasikan dana untuk memenuhi kebutuhan ramadhan seperti zakat, buka puasa bersama, makanan hingga belanja aneka kebutuhan untuk Lebaran Idul Fitri 2023″, kata Martha dalam keterangan persnya di Zoti Restauran Hotel Morissey Menteng Jakarta Pusat, Sabtu (8/4/2023).
Dari survei tersebut, responden membeli sejumlah barang di bulan Ramadan seperti fashion, gadget, elektronik rumah tangga, furnitur dan lainnya. Survei juga menunjukkan bahwa responden tidak hanya mengandalkan uang tunai, namun juga mempertimbangkan untuk menggunakan layanan pembiayaan untuk membeli berbagai barang seperti furnitur, perlengkapan elektronik rumah tangga, dan gadget.

“Berbagai kemudahan bagi pelanggan, seperti proses yang cepat dan mudah (54%), tenor yang cocok (54%), pengalaman yang baik dengan pembiayaan barang sebelumnya (50%), promo yang aktraktif (39%), dan lainnya dapat ditemui di layanan pembiayaan barang Home Credit yang dapat digunakan untuk membeli berbagai barang di toko offline ataupun online,” ungkap Martha.
Dalam survei tersebut, terungkap bahwa responden cenderung lebih memilih saluran pembelian offline dengan porsi 54%, seperti toko-toko di pusat perbelanjaan modern (mall) atau pasar tradisional, untuk membeli berbagai barang seperti gadget (termasuk smartphone), peralatan elektronik rumah tangga, furniture, kebutuhan dasar seperti beras, dan lainnya.
Martha menambahkan, responden lebih cenderung memilih saluran pembelian offline dengan porsi 54%, di pusat perbelanjaan modern (mall) dan pasar tradisional. sementara 46% pembelian secara online seperti e-commerce, media sosial, website brand, atau saluran lain untuk melakukan transaksi seperti membeli fashion dan aksesoris, perlengkapan hobi, dan pembayaran tagihan.
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atas pembiayaan barang tersebut, Home Credit menghadirkan program spesial bernama Promo Ngabuburit. Program ini berlaku sepanjang bulan Ramadan dan memungkinkan masyarakat yang menggunakan layanan Home Credit untuk mendapatkan ratusan hadiah menarik setiap harinya, seperti emas 5 gram, peralatan elektronik, gadget, dan saldo Home Credit Pay.
Menariknya, Promo Ngabuburit ini juga dapat dikombinasikan dengan promo Home Credit lainnya seperti promo 0% dan bebas satu kali cicilan di lebih dari 23.000 toko mitra yang bekerjasama dengan Home Credit di seluruh Indonesia tersebut.
“ Program spesial selama Ramadan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya serta memanfaatkan waktu Ngabuburit bersama kerabat dan orang-orang. Berbagai program spesial dari Home Credit dapat dilihat di www.homecredit.co.id,” jelas Martha.
Yusuf Aria Putera, selaku Merchant Business CVM Lead PT Bank Jago Tbk.mengatakan, sebagai bank berbasis teknologi yang tertanam dalam ekosistem digital di Indonesia, Bank Jago berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Home Credit Indonesia.

Kolaborasi yang dilakukan bersama Home Credit Indonesia adalah penyaluran kredit dan edukasi nasabah. Memiliki aspirasi untuk meningkatkan kesempatan tumbuh berjuta orang melalui solusi finansial digital dan berfokus pada kehidupan.
“Ini memudahkan mereka untuk lebih bijak mengatur dana masuk dan keluar langsung dari kantong yang diinginkan agar tidak overspending khususnya di bulan Ramadan. Kami merancang fitur-fitur Jago App dengan menempatkan aspek hidup sebagai prioritas utama, kemudian aspek keuangan sebagai prioritas selanjutnya,” ungkap Yusuf.
Perencana Keuangan Annisa Steviani menambahkan, bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk mulai meningkatkan kemampuan manajemen keuangan, mengingat kebutuhan atau pengeluaran yang semakin meningkat. Salah satu caranya adalah dengan menjaga rasio kewajiban yang dimiliki oleh seseorang terhadap pendapatan di level tertentu.
“Masyarakat saat ini memiliki berbagai pilihan metode pembayaran untuk memenuhi kebutuhannya, mulai dari uang tunai, pembiayaan barang, paylater, kartu kredit, pinjaman tunai dan sebagainya. Kemampuan untuk mengelola berbagai metode pembayaran tersebut menjadi semakin penting pada saat ini, terlebih jika terdapat keterbatasan uang tunai atau kebutuhan untuk bisa dengan baik mengelola Tunjangan Hari Raya (THR) yang diterima menjelang Lebaran,” tutupnya.[Shanty Rd]







