Jakarta, SINAR-BERITA.com |* Cinta Quran Foundation menyelenggarakan Amazing Muharam 12, agenda tahunan yang memberi dampak positif kepada masyarakat. Mengusung tema ‘Infinity Life: Serenity – Happiness – Meaningful,’ event akbar ini digelar di Ritz Carlton Pacific Place, Ahad (20/08/2023).
Acara ini dibuka oleh Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, yang membuka acara ini berpendapat, acara amazing muharam dan acara lain berbalut keagamaan yang melibatkan banyak ummat muslim, merupakan modal bergeraknya sektor ekonomi kreatif serta UMKM.
“Begitu besarnya acara ini maka ada peluang usaha, begitu banyak konten yang otomatis tercipta dalam upaya mendukung serta mendorong kegiatan UMKM sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi” ungkap Sandiaga.
Tausiyah atau ceramah agama diisi oleh UAS (Ustadz Abdul Somad), Ustadz Fatih Karim. Event ini diselenggarakan oleh Founder & CEO Cinta Quran dan dihadiri ribuan umat Islam Jabodetabek yang memenuhi ballroom Pacific Place Ritz Carlton Hotel Jakarta.

UAS di acara Amazing Muharam mengungkapkan, ada 72 sampai 73 persen umat islam di dunia tidak bisa baca Alquran (buta huruf) Alquran.
“Dengan adanya acara ini di harapkan bisa menjadi tonggak Founder & CEO Cinta Quran. Event ini merupakan awal untuk membebaskan saudara-saudara muslim kita yang masih buta huruf atau tidak bisa baca Qur’an. Semoga tidak berhenti sampai hari ini saja dan di acara ini saja, kita bisa berkumpul untuk memotivasi umat Islam yang belum bisa baca Qur’an,” urai Abdul Somad.
Penceramah lain yakni Ustadz Fatih mengatakan, Amazing Muharam 12 di selenggarakan untuk menunjukan kemuliaan bulan Muharam, dan misi besar untk menjadikan Indonesia Cinta Qur’an untuk itu amazing Muharam ini di selenggarakan.
“Sebagaimana kita ketahui, Indonesia dengan jumlah pemeluk agama Islam terbesar di dunia harusnya membuat Rasulullah tersenyum dan bangga tapi nyatanya, jumlah penganut Islam terbesar di dunia ini membuat Rasulullah bersedih karena umat yang banyak itu, 73 persen tidak bisa membaca Alquran ” jelas Ustadz Fatih kepada awak media
Buta aksara alquran masih menjadi persoalan serius umat muslim di Indonesia. Institut Ilmu Qur’an (IIQ) Jakarta menyatakan, pada 2022 sebanyak 3.111 orang muslim sebagai sampel yang tersebar di 25 Provinsi, 72.25 % tidak mampu membaca Al-Qur’an.
Sebelumnya data Dewan Masjid Indonesia, menyebut, pada 2019 sebanyak 65% dari 223 juta umat musli, di Indonesia tak mampu membaca Al-Qur’an. Data tentang fenomena buta huruf Al-qur’an di indonesia itu sangat mengkhawatirkan, umat Islam Khususnya di Indonesia.

Acara ini melibatkan beberapa pembicara inspiratif nasional dan internasional yang memiliki kompetensi baik dalam ilmu maupun pengalaman diantaranya, Habib Ali Zainal Abidin Al Kaff, Vince Asya Focarelli, Arie K Untung, Coach Jamil Azzaini, Coach Harri Firmansyah, Coach Asep Supriatna, Taufiq Ismail, Opick Tombo Ati, Ummu Sajjad, dan Angelina Sondakh. [Shanty Rd]







